Pasca Gempa Lebak, 723 Warga Sukabumi Mengungsi

Sukabumiupdate.com
Sabtu 24 Feb 2018, 16:47 WIB
Pasca Gempa Lebak, 723 Warga Sukabumi Mengungsi

SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak 723  dari 233 kepala keluarga di Kabupaten Sukabumi masih mengungsi pasca terdampak guncangan Gempa Lebak. Pos pengungsian dibangun di sejumlah tempat.

Informasi yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menunjukan, sebaran warga yang mengungsi berada di empat kecamatan. Yakni Kecamatan Kabandungan, Bojonggenteng, Cikakak, dan Pabuaran.

BACA JUGA: Panik Diguncang Gempa Susulan, Warga Kabandungan Sukabumi Kembali ke Pengungsian

Pengungsi paling banyak berada di Kecamatan Kabandungan yakni 433 jiwa dari 158 kepala keluarga. Pengungsi di Kabandungan tersebar di enam wilayah desa yakni Desa Mekarjaya, Tugubandung, Cipeuteuy, Cihamerang, Cianaga, dan Kabandungan.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi, Eka Widiaman mengatakan, pengungsi yang terdata tidak sepenuhnya tinggal di pengungsian. Mayoritas pengungsi hanya menghuni tenda pengungsian pada malam hari.

BACA JUGA: Korban Gempa di Cihamerang Kabandungan Sukabumi Butuh Bantuan Logistik

"Jadi belum dipastikan, berapa banyak pengungsi yang benar-benar tinggal di posko atau tenda seharian," kata Eka dikonfirmasi sukabumiupdate.com, Kamis (25/1/2018).

Mayoritas pengungsi enggan tinggal di rumahnya karena khawatir terjadi gempa susulan. Banyak pula yang mengungsi karena rumahnya mengalami rusak berat.

BACA JUGA: Begini Dampak Kerusakan Akibat Gempa Lebak di Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi

"Kebanyakan pengungsi tidur di tenda. Siangnya kembali ke rumah. Ada pulanyang mengungsi ke rumah kerabat," tutur Eka.

Eka menjelaskan, pihaknya sudah membangun 20 tenda pengungsian. Sebanyak 9 tenda di Kecamatan Cikakak, 7 di Kabandungan, dan 4 tenda di Kecamatan Pabuaran.

"Kebutuhan logistik sejauh ini masih mencukupi. Akan kami salurkan kepada warga yang membutuhkan," kata Eka.

Berita Terkini