SUKABUMIUPDATE.com — Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU menilai Kota Sukabumi memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai kota berbasis jasa dan layanan (service city) yang ditopang oleh sumber daya manusia (SDM) unggul. Hal tersebut disampaikan dalam kunjungannya ke Balai Kota Sukabumi, Sabtu (17/1/2026).
Kunjungan Rektor UI bersama jajaran pimpinan universitas tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dan Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi. Pertemuan tersebut membahas sinergi pembangunan daerah, khususnya di sektor kesehatan dan pengembangan SDM.
Prof. Heri Hermansyah menyampaikan bahwa Sukabumi memiliki peluang strategis untuk menjadi kota jasa, baik sebagai daerah tujuan tenaga profesional dari luar maupun sebagai pusat pendidikan dan pelatihan keterampilan. Menurutnya, penguatan SDM menjadi kunci utama dalam mendukung transformasi tersebut.
“Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah sangat penting, terutama dalam pengembangan sektor kesehatan dan SDM. Sukabumi memiliki potensi untuk tumbuh sebagai *service city* yang kompetitif,” ujar Kang Heri yang juga kelahiran Kota Sukabumi.
Dalam pertemuan itu, Pemerintah Kota Sukabumi memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah, di antaranya penurunan angka pengangguran, peningkatan kualitas layanan publik, serta penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai program strategis, termasuk program wakaf sebagai alternatif pembiayaan pembangunan.
Baca Juga: Komisi I DPRD Sukabumi Perketat Pengawasan Perizinan Sumur Bor
Salah satu fokus utama pembahasan adalah peningkatan mutu layanan kesehatan. Pemerintah Kota Sukabumi mendorong pengembangan kapasitas RSUD dan puskesmas agar ke depan dapat menjadi fasilitas layanan kesehatan yang lebih profesional dan berkualitas.
Untuk mendukung hal tersebut, Pemkot Sukabumi dan Universitas Indonesia merencanakan penandatanganan dua Nota Kesepahaman (MoU) di bidang kesehatan dan pengembangan SDM. Rencana kerja sama mencakup kolaborasi dengan Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), serta Keperawatan UI, termasuk peningkatan mutu layanan, penguatan kapasitas tenaga kesehatan, dan peluang penempatan tenaga profesional maupun peserta didik di fasilitas kesehatan daerah.
Selain sektor kesehatan, kerja sama juga diarahkan pada pengembangan *migrant center* sebagai pusat pelatihan tenaga kerja di berbagai bidang, seperti kesehatan dan keperawatan, hospitality, engineering, serta sektor lainnya. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat perlindungan pekerja migran Indonesia.
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyampaikan apresiasi atas kunjungan pimpinan Universitas Indonesia. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sukabumi untuk terus melakukan perbaikan dan inovasi pembangunan dengan dukungan kalangan akademisi dan praktisi.
Baca Juga: Tendangan Panenka Brahim Diaz di Final Piala Afrika Berujung Petaka
“Kami merasa bahagia dan bangga, terlebih Universitas Indonesia dipimpin oleh putra daerah asal Sukabumi. Pemerintah Kota Sukabumi berkomitmen untuk terus menjadi lebih baik dengan dukungan para akademisi yang memiliki pengetahuan dan pengalaman,” ujar Ayep Zaki.
Melalui pertemuan tersebut, diharapkan rencana kerja sama antara Pemerintah Kota Sukabumi dan Universitas Indonesia dapat segera ditindaklanjuti dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas layanan publik, penguatan SDM, serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Sumber : kdpsukabumikota






