SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah pohon tumbang menutupi akses jalan desa di Kampung Citundun, RT 49/21, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Senin (19/01/2026) sore. Peristiwa tersebut sempat mengganggu mobilitas warga karena jalan desa otomatis tidak dapat dilalui.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Parungkuda, M Ramdan, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 14.15 WIB. Setelah laporan diterima, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
“Barusan kita menerima laporan, pohon tumbang ini menutupi akses jalan desa,” ujar Ramdan kepada Sukabumiupdate.com, Senin (19/01/2026).
Menurutnya, pohon yang tumbang merupakan jenis jati putih dengan tinggi diperkirakan sekitar 10 hingga 15 meter dan diameter batang sekitar 40 hingga 60 sentimeter. Dugaan sementara, pohon tumbang dipicu kondisi cuaca ekstrem.
Baca Juga: Dunia Angka, Jalan Menuju Prestasi: Riza, Bocah Sukabumi Belajar Matematika Lewat Permainan
“Kondisi pohonnya masih segar, bukan karena lapuk. Tapi posisinya di pinggir gawir, sehingga akarnya terangkat,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, seluruh badan jalan desa yang menghubungkan arah Palasarihilir menuju Bojonggenteng sempat tertutup total. Namun, gangguan akses tidak berlangsung lama.
“Setelah kita dapat informasi, kurang lebih setengah jam kemudian pohon sudah bisa dievakuasi,” kata Ramdan.
Selain menutup jalan, pohon tumbang juga sempat mengenai kabel yang berada disitu. Ramdan menyebut terdapat kabel jaringan dan kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) yang melintang di lokasi kejadian.
Baca Juga: Putusan MK Tok! Wartawan Tak Bisa Langsung Digugat Pidana atau Perdata
“Yang sebelah kiri itu kabel jaringan, sementara yang sebelah kanan kabel PJU,” ujarnya.
Proses evakuasi dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai unsur. Personel yang terlibat antara lain P2BK, Satpol PP, TKSK, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
Dalam kejadian ini, tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material yang berarti. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Hanya kabel saja yang terdampak,” ungkap Ramdan.
Ia memastikan kondisi terkini di lokasi sudah kembali normal. Jalan desa telah dapat dilalui kembali, sementara kabel yang terdampak juga sudah dirapikan oleh pihak terkait.
“Kondisi sekarang sudah aman, jalan sudah bisa dilewati lagi dan kabel langsung dirapikan oleh yang punya,” pungkasnya.






