Selain Dua SPBU, Tiga Objek Tanah di Sukabumi Juga Disita Terkait Kasus TPPU

Jumat 26 Agustus 2022, 18:30 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Pengadilan Negeri Cibadak buka suara terkait penyitaan dua SPBU di Kabupaten Sukabumi oleh Bareskrim Polri pada Kamis kemarin, 25 Agustus 2022. Penyitaan ini berkaitan dengan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang atau TPPU mantan Ketua DPRD Jawa Barat berinisial IS dan istrinya EK.

Selain dua SPBU di Cikidang dan SPBU Bagbagan di Palabuhanratu, Bareskrim Polri lewat Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus atau Dittipideksus juga melayangkan surat pemrintaan izin penyitaan ke Pengadilan Negeri Cibadak untuk tiga objek lainnya. Ketiga objek ini adalah tanah di Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi.

Ketua Pengadilan Negeri Cibadak Mahendrasmara Purnama Jati mengatakan total ada lima objek yang izin penetapan penyitaannya diminta diterbitkan Pengadilan Negeri Cibadak oleh Dittipideksus Bareskrim Polri pada 30 Juni 2022. Kelima objek ini adalah dua SPBU (Cikidang dan Palabuhanratu) dan tiga objek tanah di Gegerbitung.

"Yang dimintakan (izin penetapan penyitaan) di Sukabumi ini ada lima objek termasuk dua SPBU, yang ketiga objek lainnya itu tanah yang ada di Desa Buniwangi, Gegerbitung," kata Mahendra saat ditemui di kantor Pengadilan Negeri Cibadak di Jalan Jenderal Sudirman Blok Jajaway Nomor 2, Palabuhanratu, Jumat (26/8/2022).

photoSPBU di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, yang disita Dittipideksus Bareskrim Polri, Kamis (25/8/2022). - (Istimewa)

Baca Juga :

Disita Bareskrim Polri, SPBU Cikidang dan Bagbagan Sukabumi Tetap Beroperasi

Diketahui, dua SPBU tersebut disita pada Kamis kemarin berdasarkan penetapan Pengadilan Negeri Cibadak Nomor: 378/Pen.pid/2022/Pn Cbd tanggal 8 Juli 2022. Sementara berdasarkan informasi yang dihimpun, eksekusi penyitaan terhadap tiga objek tanah di Gegerbitung dilakukan Jumat ini dengan nomor penetapan yang sama.

Meski telah disita, kedua SPBU itu hingga kini masih beroperasi. Rinciannya, kedua SPBU ini adalah SPBU Cikidang di Jalan Cipetir, Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang. Kemudian SPBU di Jalan Bagbagan, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu. Kedua SPBU ini milik mantan Ketua DPRD Jawa Barat IS dan istrinya EK yang kini berstatus tersangka dugaan TPPU.

Mahendra mengatakan kedua SPBU tersebut masih bisa beroperasi karena tidak mengurangi kebermanfaatannya. Penyitaan dilakukan supaya kedua SPBU tidak dipindahtangankan. Mahendra menyebut permintaan izin penyitaan oleh penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri lantaran ada sangkaan Pasal 372 dan 378 KUHP serta UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Mahendra mengamini penyitaan kedua SBPU itu terkait kasus dugaan TPPU mantan Ketua DPRD Jawa Barat IS dan istrinya EK yang kini berstatus tersangka. Menurut Muhendra, SBPU tersebut termasuk objek bukan barang bergerak, sehingga polisi sebelum melakukan penyitaan, harus punya izin penetapan terlebih dahulu dari pengadilan.

"Beda halnya kalau untuk objek barang bergerak, tanpa izin apabila memang diperlukan dengan segera itu bisa langsung dilakukan penyitaan. Jadi untuk penyitaan sendiri itu yang melakukan bukan pengadilan tapi pihak penyidik," kata dia. "Di pengadilan itu untuk memenuhi syarat formilnya sebagaimana Pasal 38 KUHAP dan memang harus dimintakan izinnya saja,” imbuh Muhendra.

Terkait sampai kapan kedua SPBU itu disita, Mahendra menyebut sampai ada putusan dari pengadilan yang menyidangkan perkara dugaan TPPU tersebut. “Karena sudah masuk ke ranah penyidikan, sampai adanya putusan persidangan kasus ini,” ujarnya.

“Kita sendiri tidak tahu apakah perkara ini akan diadili di mana, karena kalau untuk penyitaan itu ada di izin ataupun persetujuan kita itu dapat dilakukan di mana barang itu berada, pengadilan wilayah barang itu berada. Jadi kalau untuk pemeriksaan pokok perkara bisa saja di tempat lain,” kata dia.

Berita sebelumnya menyebutkan kedua SPBU tersebut milik mantan Ketua DPRD Jawa Barat berinisial IS dan istrinya EK, yang kini berstatus tersangka dugaan TPPU atas laporan SG. Sekadar diketahui, SG melaporkan IS dan istrinya EK setelah menerima uang sebesar Rp 57 miliar untuk pembelian rumah, tanah, dan SPBU

Kemudian, rumah, tanah, dan SPBU tersebut, oleh IS dibalik nama atas nama EK. IS juga tidak memberikan hasil dari usaha SPBU terhadap SG. sehingga SG merasa dirugikan karena rumah, tanah, dan SPBU, dikuasai IS dan EK.

Akibatnya, IS dan EK dijerat Pasal 378 KUHP dan/atau 372 KUHP dan Pasal 3, Pasal 4, dan Pasal 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Hingga berita ini tayang, Dittipideksus Bareskrim Polri enggan memberikan keterangan karena menurut mereka kewenangannya ada di Humas.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkini
Sehat25 Februari 2024, 20:00 WIB

5 Tanda Orang yang Mengalami Gangguan Kepribadian Antisosial

Berikut ini tanda orang yang mengalami Gangguan Kepribadian Antisosial atau Antisocial Personality Disorder
Ilustrasi - Berikut ini tanda orang yang mengalami Gangguan Kepribadian Antisosial atau Antisocial Personality Disorder (Sumber : Freepik/freepik)
Sukabumi Memilih25 Februari 2024, 19:28 WIB

Hasil Rekap Internal, Paoji Diprediksi Kembali Masuk Gedung Jajaway Sukabumi

Caleg DPRD Kabupaten Sukabumi dari PDIP nomor urut satu, Paoji Nurjaman diprediksi kembali melenggang ke Gedung Jajaway.
Caleg DPRD Kabupaten Sukabumi dari PDIP nomor urut satu, Paoji Nurjaman (tengah), saat berfoto dengan pendukungnya. (Sumber : Istimewa)
Food & Travel25 Februari 2024, 19:00 WIB

Tempat Melepas Stres 5 Danau di Sukabumi Untuk Papajar Jelang Ramadan

Berikut ini beberapa danau di Sukabumi yang cocok dijadikan tempat papajar menjelang datangnya bulan Ramadan
Ilustrasi - Berikut ini beberapa danau di Sukabumi yang cocok dijadikan tempat papajar menjelang datangnya bulan Ramadan | Foto: SU/Oksa Bachtiar Camsyah
Life25 Februari 2024, 18:00 WIB

Sholawat Al Qolbu Mutayyam, Bacaan dan Terjemahannya

Berikut ini bacaan Sholawat Al Qolbu Mutayyam yang menunjukan rasa cinta dan rindu kepada Nabi Muhammad SAW
Ilustrasi - Sholawat Al Qolbu Mutayyam, Bacaan dan Terjemahannya | Foto: bandung.go.id
Sukabumi Memilih25 Februari 2024, 17:51 WIB

Kian Tak Terbendung ke Senayan, Iman Adinugraha Sudah Raup Hampir 70 Ribu Suara

Caleg DPR RI dari Partai Demokrat Iman Adinugraha tak terbendung dan semakin dekat untuk lolos ke Senayan dari Dapil Sukabumi.
Ketua DPC Demokrat Kabupaten Sukabumi Iman Adinugraha saat menerima kunjungan Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY di Cicurug. (Sumber : SU/Ibnu)
Jawa Barat25 Februari 2024, 17:05 WIB

Resmi Dilantik, DPC IKA Undip Bogor Siap Kolaborasi Bangun Daerah

Berikut daftar nama Pengurus DPC IKA UNDIP Bogor 2024-2029 yang baru dilantik Minggu (25/2/2024).
Pengurus DPC Bogor IKA Undip 2024-2029 bersama Wali Kota Bogor Bima Arya, Ketua Umum IKA Undip Abdul Kadir Karding, dan Ketua DPD IKA Undip Jabar Eko Prasetyo Utomo. (Sumber : Istimewa)
Sehat25 Februari 2024, 17:00 WIB

4 Jenis Gangguan Kepribadian dan Ciri Orang yang Mengalaminya

Berikut ini beberapa jenis gangguan kepribadian dan ciri-ciri orang yang mengalaminya
Ilustrasi - 4 Jenis Gangguan Kepribadian dan Ciri Orang yang Mengalaminya (Sumber : unsplash.com/@Pooja Roy)
Sukabumi25 Februari 2024, 16:41 WIB

Mayat Pria Ditemukan di Pantai Cibuaya Sukabumi, Diduga Korban Tenggelam

Mayat pria yang ditemukan tergeletak di pesisir Pantai Cibuaya Sukabumi itu menurut warga merupakan ODGJ.
Proses evakuasi mayat pria diduga ODGJ di Pantai Cibuaya Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Gadget25 Februari 2024, 16:00 WIB

Xiaomi 14 Hingga Meizu 21 Pro, 4 HP Baru Siap Ramaikan Pasar

Inilah deretan HP baru yang akan meramaikan pasar gadget minggu ini
Xiaomi 14 Hingga Meizu 21 Pro, 4 HP Baru Siap Ramaikan Pasar (Sumber : Istimewa)
Sukabumi25 Februari 2024, 15:11 WIB

Potret Adu Ketangkasan Domba Garut di Pajampangan Sukabumi

Ratusan ekor domba garut milik puluhan peternak di wilayah Pajampangan Sukabumi ikuti adu kontes ketangkasan.
Ratusan ekor domba garut milik puluhan peternak di wilayah Pajampangan Sukabumi ikuti adu kontes ketangkasan di lapang Puskeswan Surade, Minggu (25/2/2024). (Sumber : Istimewa)