Jelang Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026, Lionel Scaloni: Jangan Campurkan Sepak Bola dan Politik!

Sukabumiupdate.com
Rabu 15 Jul 2026, 16:00 WIB
Jelang Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026, Lionel Scaloni: Jangan Campurkan Sepak Bola dan Politik!

Aksi Lionel Scaloni saat memberikan arahan pada para pemain Argentina di Piala Dunia 2026 (Sumber: web/reuteus.com)

SUKABUMIUPDATE.com - Jelang Inggris menghadapi Argentina di babak semifinal Piala Dunia 2026, pelatih Argentina, Lionel Scaloni, mengatakan bahwa dirinya enggan mencampurkan sepak bola dan politik. Kedua negara akan melanjutkan rivalitas paling bersejarah dalam dunia sepak bola, Inggris berusaha untuk mengalahkan sang juara bertahan dan memastikan langkah ke babak final setelah terakhir kali pada 1966 lalu. 

Sebelumnya di masa lampau, kedua negara sempat berselisih akibat kepentingan politik di luar lapangan. Kedua negara terlibat Perang Falkland 1982 yang berlangsung selama 74 hari dan mengakibatkan 649 tentara Argentina, 225 pejuang Inggris dan tiga warga sipil. 

Wilayah seberang laut Inggris, yang dikenal di Argentina sebagai Las Malvinas, tetap menjadi subjek sengketa kedaulatan antara kedua negara.

Baca Juga: Bisakah Jude Bellingham dan Harry Kane Akhiri Puasa Gelar Inggris di Piala Dunia 2026 ?

“Yang pasti, ini adalah pertandingan sepak bola. Saya tidak bisa mencampuradukkan semuanya, terutama karena menghormati apa yang terjadi bertahun-tahun lalu. Itu adalah periode yang sangat menyedihkan dalam sejarah kita, dan tidak banyak yang bisa kita lakukan untuk mengubahnya, itulah kenyataannya. Berbagai peristiwa terjadi di belahan dunia lain, dan kita mengkritik keberadaan perang. Tentu saja kita mengenang orang-orang itu. Tetapi ini adalah pertandingan sepak bola; kita tidak boleh mencampuradukkan keduanya,” ujar Scaloni dilansir dari bbc.com

Usai meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026, para pemain Argentina terekam merayakan keberhasilan mereka dengan menyanyikan yel-yel yang menyinggung Kepulauan Falkland (Malvinas), sekaligus menyebut nama dua ikon sepak bola Argentina, Diego Maradona dan Lionel Messi.

Maradona dikenang sebagai sosok yang membawa Argentina menyingkirkan Inggris di perempat final Piala Dunia 1986 melalui dua gol legendaris, yakni gol kontroversial "Tangan Tuhan" dan aksi solo spektakuler yang hingga kini dianggap sebagai salah satu gol terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia. Sementara itu, Lionel Messi akan menghadapi Inggris untuk pertama kalinya sepanjang karier profesionalnya pada semifinal kali ini.

Baca Juga: Preview Inggris vs Argentina Semifinal Piala Dunia 2026, The Three Lions Tantang Juara Bertahan

Peraih delapan Ballon d'Or tersebut kembali menjadi motor permainan La Albiceleste sepanjang turnamen. Messi telah mengoleksi delapan gol di Piala Dunia 2026, jumlah yang sama dengan penyerang Prancis, Kylian Mbappe, sehingga keduanya memimpin daftar pencetak gol terbanyak sementara.

Meski tampil produktif, perjalanan Argentina menuju semifinal tidak berlangsung mudah. Juara dunia tiga kali itu harus berjuang keras di setiap laga fase gugur dan belum pernah meraih kemenangan dengan nyaman.

Sebelum menaklukkan Mesir, Argentina lebih dulu membutuhkan babak perpanjangan waktu untuk mengatasi perlawanan Tanjung Verde di babak 32 besar. Hal serupa kembali terjadi di perempat final saat mereka harus bermain hingga extra time sebelum akhirnya menyingkirkan Swiss yang tampil dengan 10 pemain.

Baca Juga: Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Ungguli Lionel Messi dalam Perebutan Sepatu Emas

Meski timnya beberapa kali mendapat tekanan sepanjang fase gugur, pelatih Lionel Scaloni tetap menunjukkan rasa percaya diri. Arsitek yang membawa Argentina menjadi juara dunia di Qatar 2022 itu menegaskan dirinya tidak merasa khawatir dengan performa La Albiceleste menjelang duel semifinal melawan Inggris.

Sumber: bbc.com

Berita Terkait
Berita Terkini