SUKABUMIUPDATE.com- Kroasia berhasil meraih kemenangan pertama di Piala Dunia 2026 setelah berhasil mengalahkan Panama dengan skor 1-0 melalui gol tunggal Ante Budimir pada Rabu, 24 Juni 2026, pukul 06.00 WIB, di Stadion BMO, Toronto, Kanada.
Gol semata wayang yang dicetak Ante Budimir setelah masuk sebagai pemain pengganti pada awal babak kedua memastikan Kroasia meraih kemenangan sekaligus mengakhiri harapan Panama untuk bertahan di Piala Dunia 2026. Panama sendiri datang ke laga ini setelah menelan dua kekalahan beruntun di fase grup.
Baca Juga: Peringati Bulan Bung Karno, Legislator Jabar Tegaskan Pentingnya Gotong Royong dan Nasionalisme
Sepanjang babak pertama yang berakhir tanpa gol, Panama mampu merepotkan Kroasia melalui serangan-serangan cepat mereka. Melihat performa timnya yang kurang meyakinkan, pelatih Zlatko Dalic melakukan dua pergantian pemain di lini depan saat turun minum.
Keputusan tersebut terbukti tepat. Budimir, yang baru masuk di babak kedua, sukses memecah kebuntuan dengan menyelesaikan umpan silang rendah Josip Stanisic di tiang jauh dengan penyelesaian yang tenang dan akurat.
Baca Juga: Jaenudin Tegaskan Tak Ada Intervensi SPMB Jabar Saat Reses di Parungkuda
Kemenangan ini menjadi hadiah istimewa bagi kapten Kroasia, Luka Modric, yang menjalani laga internasional ke-200 bersama negaranya. Gelandang berusia 40 tahun itu tampil dalam Piala Dunia kelimanya sebelum ditarik keluar pada menit ke-81.
Modric juga mencatatkan pencapaian luar biasa dengan menjadi pemain pria keempat yang mencapai 200 penampilan internasional. Dalam pertandingan ini, ia membukukan akurasi umpan sebesar 88 persen, melanjutkan konsistensinya yang selalu mencatat tingkat keberhasilan umpan di atas 80 persen dalam 19 penampilan Piala Dunia.
Baca Juga: Buron Kasus Penganiayaan dan Penyekapan Pacar, Taufik Hidayat Berhasil Ditangkap
Usai pertandingan, Modric mendapat penghormatan dari rekan-rekannya yang mengangkatnya ke udara sebagai bentuk apresiasi atas pencapaiannya tersebut.
Panama sebenarnya sempat memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan dan menjaga asa mereka di turnamen. Namun, kiper Kroasia Dominik Livakovic tampil gemilang dengan melakukan beberapa penyelamatan krusial dalam satu rangkaian serangan berbahaya menjelang cooling break babak kedua.
Sumber: dari berbagai sumber







