SUKABUMIUPDATE.com - Arsenal ditahan imbang Bayern Leverkusen 1-1 di leg pertama Liga Champions pada Kamis, 12 Maret 2026, dinihari WIB, di BayArena. Penalti Kai Havertz di ujung laga selamatkan The Gunners dari kekalahan. Tim tuan rumah unggul terlebih dahulu melalui sundulan Robert Andrich menit ke-46
Setelah laga usai, Mikel Arteta memberikan keterangan bahwa dirinya berjanji akan meningkatkan performa anak asuhnya. kini The Gunners kini menjadi tim favorit untuk lolos ke babak berikutnya setelah leg kedua nanti akan bermain di hadapan publik London. Kendati demikian Arteta mengatakan bahwa dirinya merasa kesulitan saat bermain di Liga Champions.
Baca Juga: 8 Tips Mudik Aman dan Nyaman Agar Tidak Mudah Lelah di Perjalanan
"Betapa sulitnya menang melawan lawan mana pun dalam kompetisi ini, terutama saat bermain di kandang lawan. Ada faktor besar di sana. Kemudian Anda menyadari apa yang telah kami lakukan untuk memenangkan delapan pertandingan di kompetisi ini, karena ini sangat sulit sehingga belum ada yang pernah melakukannya sebelumnya,” ujarnya dilansir dari espn.
Ia pun memberikan pujian pada performa Harvertz yang memberikan ketenangan saat melakukan eksekusi penalti saat menghadapi mantan timnya. Pemain berusia 26 tahun tersebut menghabiskan sekitar satu dekade bersama Leverkusen setelah bergabung sejak usia 10 tahun, sebelum akhirnya hijrah ke Chelsea pada 2020. Tiga tahun kemudian, ia melanjutkan kariernya dengan bergabung ke Arsenal pada 2023.
"Tingkat eksekusi jelas harus lebih baik dan akan lebih baik di leg kedua. Kami akan menyesuaikan beberapa hal dan ya, kami akan terus maju." tambahnya.
Baca Juga: Niat Berburu Ikan di Malam Hari, Warga Ciracap Sukabumi Tewas Tenggelam di Pantai Cibuaya
Harvertz yang masuk sebagai pemain pengganti disambut tepuk tangan oleh pendukung tuan rumah. Pemain asal Jerman tersebut mengatakan bahwa telah akrab dengan setiap sudut BayArena.
“Sepak bola adalah permainan yang lucu dan menghadirkan kisah-kisah spesial, dan kembalinya dia ke sini setelah sekian lama, menjadi bagian dari klub ini, untuk datang ke sini dan mencetak gol sepenting itu. Saya mengenal stadion ini dengan baik dan sudah sering mengambil tendangan penalti dari tempat ini," ucapnya.
Baca Juga: Kronologi Pelepasan Lahan Senilai Rp14 M ke BPRS HIK Parahyangan, Nasib Penjual Digantung!
Di sisi lain, pelatih Leverkusen, Kasper Hjulmand, menyesalkan keputusan wasit yang memberikan penalti untuk Arsenal setelah Malik Tillman melakukan pelanggaran terhadap Madueke.
"Bagi saya itu bukan penalti, Terkadang wasit seharusnya tidak meniup peluit dan kemudian memeriksanya dengan VAR. Dengan begitu, semuanya akan 100 persen aman dan pasti. Jika dia meniup peluit, itu bukan kesalahan yang jelas dan nyata, jadi tetap dianggap pelanggaran." tegasnya.
Sumber: espn.com






