SUKABUMIUPDATE.com - Pekan penutup putaran pertama Super League akan menyajikan sejumlah pertandingan bergengsi, dengan salah satu duel paling dinanti mempertemukan Persib Bandung dan Persija Jakarta. Laga sarat rivalitas tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 11 Januari 2026, pukul 15.30 WIB, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Persib Bandung yang merupakan tim kebanggaan warga Jawa Barat dan Persija Jakarta yang mewakili Ibu Kota menjadi salah satu alasan timbulnya rivalitas kedua tim ini. Laga ini menjadi merepresentasikan kelas sosial sebagai orang kota dan daerah.
Baca Juga: Investasi Jangka Panjang, Arsenal Perpanjang Kontrak Bukayo Saka
Selain itu, kedua basis pendukung menjadi “bumbu” yang acap kali membawa suasana pertandingan menjadi lebih seru. Pendukung kedua tim, terkenal dengan animo dan totalitas saat mendukung tim kebanggannya. Di setiap akhir musim, operator liga melakukan rekap jumlah pendukung yang hadir ke stadion, hasilnya Bobotoh dan The Jakmania menduduki urutan teratas.
Sejak awal persaingan Persib dan Persija terbentuk, berbagai kisah panas kerap terjadi di luar lapangan. Mulai dari insiden yang menelan korban dari kalangan suporter hingga diangkat ke layar lebar lewat film Romeo Juliet pada 2009. Rivalitas ini juga diwarnai kepindahan pemain ke kubu lawan, serta persaingan sengit dalam perburuan pemain naturalisasi, seperti Thom Haye yang akhirnya berlabuh ke Persib dan Jordi Amat yang memilih bergabung dengan Persija.
Baca Juga: UMK Kabupaten Sukabumi Rp3,83 Juta, Pengusaha Dilarang Bayar di Bawah Ketentuan
Duel Persib kontra Persija akan menjadi pertandingan pamungkas bagi kedua tim pada putaran pertama Super League musim 2025/2026. Mengacu pada klasemen sementara, Persib menempati peringkat ketiga dengan koleksi 35 poin. Sementara itu, Persija berada satu tingkat di atasnya di posisi kedua dengan raihan angka identik, namun skuad besutan Mauricio Souza unggul dalam selisih produktivitas gol dibandingkan Maung Bandung.
Saat ini, Persib Bandung dan Persija Jakarta sama-sama terlibat dalam persaingan ketat di jalur teratas klasemen demi memperebutkan trofi Super League musim ini. Persib, yang sukses menjuarai kompetisi liga dalam dua musim beruntun, kini mengusung ambisi besar untuk mencatatkan sejarah dengan meraih gelar ketiga secara berturut-turut.
Baca Juga: Minim Transportasi, Puluhan Tahun Siswa di Lengkong Sukabumi Naik Elf dan Truk ke Sekolah
Di sisi lain, Persija yang terakhir kali merasakan gelar juara pada musim 2018, datang dengan motivasi tinggi untuk kembali menantang dan mengakhiri penantian panjang mereka akan prestasi tertinggi tersebut
Di laga Jumat kemarin, Persita sukses mengalahkan Borneo FC 2-0, hal tersebut membuka kesempatan bagi Persib dan Persija untuk merebut takhta klasemen dari Pesut Etam, sekaligus membuka kesempatan untuk menjadi juara paruh musim Super League musim ini. Faktor tersebut akan semakin memanaskan rivalitas kedua tim untuk saling sikut dan memperebutkan hasil yang terbaik.
Sumber: dari berbagai sumber






