SUKABUMIUPDATE.com - Pelatih Strasbourg, Liam Rosenior, muncul sebagai kandidat paling kuat untuk mengisi posisi manajer Chelsea yang ditinggalkan Enzo Maresca. Mantan pelatih Leicester City berusia 45 tahun, resmi meninggalkan jabatannya sebagai pelatih kepala Chelsea pada Kamis lalu di tengah adanya ketegangan internal dengan jajaran manajemen serta pemilik klub.
Proses pencarian pengganti pelatih asal Italia tersebut kini tengah berjalan. Rosenior, yang berkewarganegaraan Inggris, disebut sebagai calon terdepan, meskipun sejumlah sumber menegaskan bahwa Chelsea juga masih mempertimbangkan nama-nama lain.
Baca Juga: Profil Igor Sergeev, Calon Penyerang Persib Bandung
Klub tempat Rosenior saat ini menangani tim berada di bawah kepemilikan BlueCo, perusahaan investasi yang merupakan konsorsium pembeli Chelsea pada tahun 2022. Pelatih berusia 41 tahun yang sebelumnya menukangi Hull City itu dikabarkan mendapat dukungan kuat dari internal Chelsea. Seiring potensi kepindahannya, Strasbourg juga disebut mulai menyiapkan kandidat pelatih pengganti.
Pelatih kepala Chelsea U-21, Calum McFarlane, akan menangani tim dalam laga kontra Manchester City pada Minggu mendatang, serta dijadwalkan hadir dalam konferensi pers pada Jumat untuk memberikan pratinjau pertandingan tersebut.
Baca Juga: KUHP Baru Mulai Berlaku Hari Ini, Hubungan Seks di Luar Nikah Bisa Dipenjara
Sejak diberhentikan Hull City pada 2024, Rosenior sukses membawa Strasbourg menembus kompetisi Eropa setelah finis di peringkat ketujuh pada musim pertamanya di Ligue 1.
Klub asal Prancis tersebut sempat menundukkan Crystal Palace pada November lalu dalam perjalanan mereka mengakhiri fase liga Conference League yang diikuti 36 tim sebagai pemuncak klasemen, sekaligus menjadikan mereka salah satu unggulan dalam ajang tersebut.
Baca Juga: Didominasi Film Horor, Ini 12 Film Indonesia yang Tayang di Bioskop Januari 2026
Pada musim ini, Strasbourg kembali menempati posisi ketujuh klasemen Ligue 1, namun performa terkini mereka kurang konsisten dengan tiga kekalahan dari empat laga terakhir, sementara satu pertandingan lainnya berakhir imbang.
Reputasi Rosenior dalam mengembangkan pemain, penerapan gaya bermain yang jelas, serta kemampuannya mengelola ruang ganti dengan baik membuat namanya sempat dikaitkan dengan beberapa klub pada bursa musim panas lalu, termasuk Bayer Leverkusen.
Sumber: bbc.com



