Dipaksa Beli Tiket Bus Hingga Dipalak Rp 100 Ribu, Pengunjung Terminal Kena Pungli Sadis!

Rabu 11 Mei 2022, 14:25 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Viral dimedia sosial, seorang pengunjung terminal curhat dengan membagikan momen saat dirinya bertemu dengan pungli sadis.

Curhatan tersebut dibagikan dalam sebuah unggahan akun Instagram @underc0ver.id.

Baca Juga :

Dilansir dari suara.com, dalam unggahannya tersebut, dijelaskan awal mula dirinya bertemu dengan para pelaku pungli di terminal.

Menurut keterangan pengunggah, insiden ini terjadi di Terminal Bekasi. Awalnya, ia menuju ke terminal Bekasi dengan santai.

photoDipaksa Beli Tiket Bus hingga Dipalak Rp 100 Ribu, Pengunjung Terminal Kena Pungli Sadis - (Via Suara.com)

Tiba-tiba ketika sampai di terminal, ia bertemu dengan orang yang diduga seorang pungli dengan menanyakan tujuan kemana.

Lalu ia menjawab dengan santai dan pelaku pungli itu pun sembari menulis di sebuah nota. Padahal ia tak meminta untuk dipesankan bus.

Ia sudah menduga kalau pelaku pungli hendak meminta uang dengan modus memesankan bus.

Ketika ditanya tentang identitas, pengunjung terminal itupun tak memberi tahu karena sudah merasa ada yang aneh dengan orang yang menanyai identitasnya.

Kemudian pelaku pungli tersebut mengaku sudah memesankan tiket untuk pengunjung terminal tersebut. Ia meminta uang jasa kepadanya usai membantu memesankan bus.

Padahal pengunjung terminal tersebut tak tahu menahu bus mana dan kursi berapa yang hendak ditungganginya.

Ia pun menolak untuk membayarnya. Namu pelaku pungli tersebut memaksa meminta uang dan mengancam kalau tidak membayar tetap dikenai tarif Rp 100 ribu untuk pembatalan.

Padahal pengunjung terminal tersebut belum dikonfirmasi, tetapi pelaku pungli tiba-tiba memesankannya.

Aksi ini pun viral di media sosial dan mendapatkan respons dari warganet di kolom komentar.

"Ini biasanya di terminal semarang, gue pernah, lu bakal diikuti terus sampai lu pergi ke wc pun bakal diikuti ditunggui. Lu lapor dinas perhubungan gak bakal ngefek, udah kerja sama cok mereka. Kalau lu nolak sudah ada pedagang asongan, dll siap mengerubungimu. Tips dari gue, jangan pernah turun di terminal," tulis @asr***.

"Gue mah sudah biasa di Terminal Pbaya. Tapi kita kalau sudah paham, tenang aja. Bilang aja mau ada yang jemput atau tolak aja sudah punya tiket. Jangan panik dan bingung. Soalnya mereka kalo gak gitu juga bakal maksa mulu," timpal @mri***.

"Masih ada aja cari uang kaya gitu, kalau mau jadi calo, jadi calo yang bener," celetuk @bud***.

SUMBER: SUARA.COM

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkini
Entertainment28 Februari 2024, 22:59 WIB

3 Fakta Menarik Mengenai Hubungan Asmara Karina Aespa dan Lee Jae Wook

Kabar terkait hubungan asmara antara Karina Aespa dan Lee Jae Wook yang diunggah Dispatch berhasil menghebohkan media sosial.
Potret Kedekatan Hubungan Karina Aespa dan Lee Jae Wook.  Sumber Foto: Dispatch
Sukabumi28 Februari 2024, 22:32 WIB

8 dari 35 Siswa SD di Sukabumi yang Keracunan Belum Bisa Sekolah, 1 Dirawat di RS

Berikut update kondisi puluhan Siswa SD di Sukabumi yang Keracunan Jajanan. Delapan belum bisa masuk Sekolah karena belum sembuh total.
IGD RS Bunut Kota Sukabumi. (Sumber : SU/Asep Awaludin)
Jawa Barat28 Februari 2024, 22:19 WIB

Sekolah Vokasi IPB Sukabumi Sepakati 8 Bidang Kerja Sama dengan Sukabumiupdate.com

Sebagai ikhtiar menghasilkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja, Sekolah Vokasi IPB Kampus Sukabumi berkomitmen untuk memperluas kerjasama dengan pihak eksternal, salah satunya dengan Sukabumiupdate.com
Penandatanganan MoU oleh Dekan Sekolah Vokasi IPB University, Dr Aceng Hidayat dan Chief Executive Officer (CEO) Sukabumiupdate.com, Nuril Arifin | Foto : Sukabumi Update
Sukabumi28 Februari 2024, 21:24 WIB

Gempa Dangkal M1,8 di Warnasari, BMKG: Sesar Lokal di Timur Laut Kota Sukabumi

Gempa M1,8 terjadi di Sukabumi, Jawa Barat (Jabar), Rabu (28/2/2024) pukul 19.50 WIB. Titik lokasinya di Warnasari.
Episenter gempa M1,8 di Warnasari Sukabumi Rabu (28/2/2024) pukul 19.50 WIB. (Sumber : BMKG)
Jawa Barat28 Februari 2024, 21:11 WIB

Rektor INKHAS Optimis MoU dengan UIN SGD Bandung Akan Tingkatkan Mutu Pendidikan

Rektor Institut KH. Ahmad Sanusi Sukabumi (INKHAS), Dr. H. A. Suganda, M.Ag, menyatakan optimismenya terhadap penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Lembaga Bahasa UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Penandatanganan MoU antara INKHAS Sukabumi dan UIN SGD Bandung | Foto : dok. Inkhas
Sukabumi28 Februari 2024, 20:35 WIB

Protes Jalan Rusak, Warga Cidahu Pampang Tulisan "Korban Janji": Ini Kata PU Sukabumi

Sejumlah warga memprotes jalan rusak ruas Caringin- Cidahu Kabupaten Sukabumi, protes dilakukan dengan menanam pohon pisang dan pampang gambar bertuliskan "Korban Janji"
Protes jalan rusak ruas Caringin- Cidahu Kabupaten Sukabumi, warga tanam pohon pisang dan pampang gambar bertuliskan "Korban Janji" | Foto : Ibnu Sanubari
Bola28 Februari 2024, 20:30 WIB

6 Fakta Menarik Persib Saat Tundukan PSIS, Nick Absen Hingga Clean Sheet Kevin

Berikut ini beberapa fakta menarik Persib Bandung usai menaklukan PSIS Semarang di pekan ke-26 Liga 1
Berikut ini beberapa fakta menarik Persib Bandung usai menaklukan PSIS Semarang di pekan ke-26 Liga 1 (Sumber : Persib.co.id)
Life28 Februari 2024, 20:00 WIB

8 Bahasa Tubuh Orang yang Sudah Tidak Betah Sendiri, Kamu Salah Satunya?

Berikut ini adalah bahasa tubuh orang yang sudah tidak betah sendiri dan ingin segera punya pasangan
Ilustrasi - Berikut ini adalah bahasa tubuh orang yang sudah tidak betah sendiri dan ingin segera punya pasangan (Sumber : pexels.com/@Andrea Piacquadio)
Sukabumi Memilih28 Februari 2024, 19:46 WIB

Sibuknya Bawaslu Kota Sukabumi, Banyak Terima Laporan Pelanggaran Pemilu

Ketua Bawaslu Kota Sukabumi Yasti Yustia Asih mengatakan terdapat 9 laporan dugaan pelanggaran yang diterimanya. Yaitu mulai dari politik uang (money politic), pengrusakan alat peraga kampanye (APK) dan rekapitulasi suara
Ketua Bawaslu Kota Sukabumi Yasti Yustia Asih | Foto : Asep Awaludin
Sukabumi Memilih28 Februari 2024, 19:43 WIB

Putusan Dugaan Pemindahan Suara Caleg PDIP Kota Sukabumi Diumumkan 29 Februari

Bawaslu akan umumkan hasil putusan dari sidang dugaan pemindahan suara Caleg PDIP DPRD Kota Sukabumi, Kamis 29 Februari 2024 besok.
Situasi persidangan lanjutan kasus dugaan pemindahan suara di Pileg 2024 DPRD Kota Sukabumi, Rabu (28/2/2024). (Sumber : SU/Asep Awaludin)