drh Slamet: Tarik Piutang Negara untuk Bantu Penanggulangan Corona

Jumat 03 April 2020, 02:30 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai PKS, drh Slamet, menyoroti langkah pemerintah Republik Indonesia (RI) melakukan pinjaman kepada band dunia untuk penangan penyebaran virus corona atau covid-19. Ia menilai, seharusnya pemerintah lebih konsentrasi pada piutang yang dimiliki, dimana saat ini berada di perusahaan yang terkena denda kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2019.

BACA JUGA: Waspadai Covid-19, drh Slamet Cek Persediaan Bahan Pangan Pokok ke Bulog Sukabumi

"Bank Dunia baru saja menyetujui pinjaman sebesar US$300 juta atau setara Rp 4,95 triliun (berdasarkan kurs Rp16.500 per dolar AS) untuk Indonesia. Pinjaman disetujui di tengah penyebaran pandemi virus corona. Tetapi, saya kurang menyetujui itu," kata Slamet kepada sukabumiupdate.com, Kamis (2/4/2020).

Menurut Slamet, ada langkah lain yang bisa dilakukan pemerintah selain meminjam pada bank dunia. Salah satunya, sambung Slamet, yaitu melalui denda bagi para perusak hutan melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). "Berdasarkan putusan MA, pemerintah punya dana sebesar Rp 18,3 triliun yang bisa ditagihkan kepada perusahaan perusak hutan. Apa salahnya kalau bencana kali ini kita gunakan dana tersebut," tegas Slamet.

Anggota Komisi IV DPR RI tersebut menjelaskan, pemerintah harus jeli dalam menangani suatu persoalan. Artinya, ucap Slamet, di manapun dana tersebut berada, maka harus dikejar sebaik dan secepat mungkin.

"Ini bisa menjadi solusi buat pemerintah daripada meminjam terus ke bank dunia. MA yang memenangkan sidang melawan perusak lingkungan di berbagai kasus. Total nilai kemenangan lewat putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap mencapai Rp 18,3 triliun," tuturnya

BACA JUGA: Cegah Covid-19, drh Slamet Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Beberapa Masjid

Namun, sejak Januari 2019, tidak jelas prestasi KLHK dalam menjalankan putusan MA tersebut. Oleh karena itu, sudah saatnya KLHK menyeriusi persoalan tersebut.

"Pemerintah juga dapat menunda proyek-proyek prestise lainnya seperti pemindahan ibukota. Ada amanat yang cukup besar bagi pemerintah, yaitu kewajiban mendahulukan keselamatan jiwa rakyat banyak bangsa Indonesia yang merupakan tujuan dari penyelenggaraan pemerintahan itu sendiri," tukasnya.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Editor :
Berita Terkini
Life20 Juli 2024, 08:00 WIB

40 Kata-kata Motivasi untuk Anak Sekolah Agar Semangat Dalam Belajar

Kata-kata motivasi dapat membantu anak untuk membangun mental yang kuat dan tidak mudah menyerah.
Ilustrasi - Kata-kata motivasi dapat membantu anak untuk mengembangkan karakter positif, seperti ketekunan, kerja keras, dan optimisme. (Sumber : pexels.com/@Rebecca Zaal).
Keuangan20 Juli 2024, 07:00 WIB

10 Tips Menabung untuk Investasi Masa Tua, Hidup Bahagia dan Sejahtera

Kurangi pengeluaran yang tidak perlu dan fokus pada kebutuhan daripada keinginan bisa menjadi cara hidup yang membantu suksesnya investasi masa tua.
Ilustrasi. Menabung untuk Investasi Masa Tua (Sumber : Freepik/@freepik)
Science20 Juli 2024, 06:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 20 Juli 2024, Cek Dulu Langit di Akhir Pekan

Sebagian besar wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya diperkirakan mengalami cuaca cerah berawan dan berawan pada Sabtu Juli 2024.
Ilustrasi - Sebagian besar wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya diperkirakan mengalami cuaca cerah berawan dan berawan pada Sabtu Juli 2024. (Sumber : pexels.com/Jonathan Young)
Food & Travel20 Juli 2024, 05:30 WIB

Spot Berburu Kerang, Sisi Lain Pantai Cikadal Sukabumi Lokasi Utama GCS Ke-3

Pantai Cikadal di Desa Mandrajaya Ciemas Sukabumi disebut juga Pantai Patireman. Lokasi favorit berburu tiram atau kerang laut.
Warga saat berburu tiram/kerang laut di Pantai Cikadal atau Pantai Patireman, Desa Mandrajaya, Kabupaten Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi19 Juli 2024, 23:32 WIB

Identitas Wanita Korban Tabrak Lari di Parungkuda Sukabumi Terungkap

Keluarga korban tabrak lari di Parungkuda Sukabumi berharap polisi bisa menangkap pelaku.
Polisi saat olah TKP kasus kecelakaan yang menewaskan seorang wanita usai disambar mobil di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, Parungkuda Sukabumi. (Sumber Foto : Istimewa)
Nasional19 Juli 2024, 22:41 WIB

Wanita Sukabumi Ini Ditangkap Bareskrim Karena Terlibat Kasus Scam Online Internasional

Berikut peran dari Wanita Sukabumi yang ditangkap Bareskrim Polri saat pulang kampung karena terlibat kasus Scam Online Internasional Jaringan Dubai.
Kasubdit II Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Alfis Suhaili saat konpers terkait penangkapan wanita Sukabumi tersangka scam online internasional di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2024). (Sumber : Humas Polri)
Sehat19 Juli 2024, 21:44 WIB

BPA pada Kemasan Air Minum Dilarang, Uni Eropa Resmi Terapkan Akhir 2024

Sebanyak 27 negara maju yang bergabung dalam Uni Eropa tegas menyatakan, BPA sudah tidak boleh lagi digunakan mulai akhir tahun 2024.
(Foto Ilustrasi) Uni Eropa mengeluarkan aturan terkait penggunaan BPA pada kemasan galon isi ulang. | Foto: Istimewa
Life19 Juli 2024, 21:00 WIB

10 Cara Mendidik Anak ADHD dengan Pola Pengasuhan yang Efektif dan Tepat

Beberapa pengasuhan yang tepat untuk mendidik anak ADHD adalah solusi yang bisa dilakukan.
Ilustrasi - Beberapa pengasuhan yang tepat untuk mendidik anak ADHD adalah solusi yang bisa dilakukan. (Sumber : unsplash.com/@Séan Gorman)
Sukabumi19 Juli 2024, 20:53 WIB

Resmi Jadi Kapolres Sukabumi Kota, Ini Pesan AKBP Rita Suwadi

Kedatangan AKBP Rita Suwadi sebagai Kapolres Sukabumi Kota baru disambut polisi cilik dan tradisi pedang pora.
Tradisi pedang pora sambut kedatangan AKBP Rita Suwadi sebagai Kapolres Sukabumi Kota yang baru. (Sumber : Istimewa)
DPRD Kab. Sukabumi19 Juli 2024, 20:32 WIB

Harapan Anggota DPRD Sukabumi Terkait Penyelenggaraan Healthy Cities Summit 2024

Harapan dan pesan Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Badri Suhendi terkait penyelenggaraan event HCS 2024 pada 28-31 Juli 2024 mendatang.
Badri Suhendi, Anggota Komisi I DPRD Fraksi Demokrat Kabupaten Sukabumi | Foto: dok setwan