Heri Gunawan Minta Kritik Program MBG Tetap Objektif: Lihat Dampaknya bagi Petani dan UMKM

Sukabumiupdate.com
Rabu 24 Jun 2026, 17:12 WIB
Heri Gunawan Minta Kritik Program MBG Tetap Objektif: Lihat Dampaknya bagi Petani dan UMKM

Heri Gunawan saat kunjungan ke SDN 1 Mangkalaya, Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh | dok. Gerindra

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Heri Gunawan, angkat bicara mengenai derasnya dinamika kritik di ruang publik terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, kebebasan berpendapat merupakan bagian dari kehidupan demokrasi, namun penyampaiannya tetap harus menjunjung etika.

"Saya menghormati kebebasan berpendapat. Akan tetapi, kritik yang berkembang di ruang publik seharusnya tetap menjaga batas-batas etika dan tidak menjurus pada penghinaan terhadap pribadi seseorang, apalagi kepala negara," kata Heri Gunawan dalam keterangannya kepada sukabumiupdate.com, Rabu (24/6/2026).

Ia menegaskan bahwa setiap bentuk penyampaian aspirasi masyarakat patut dihormati. Namun, menurutnya, penting untuk melihat secara utuh siapa yang dimaksud dengan rakyat ketika suatu kritik mengatasnamakan kepentingan masyarakat.

Heri mempertanyakan apakah para petani yang kini memiliki kepastian pasar karena hasil panennya terserap, para pedagang dan pelaku UMKM yang merasakan peningkatan omzet, hingga masyarakat yang memperoleh manfaat ekonomi dari Program Makan Bergizi Gratis tidak termasuk bagian dari rakyat yang suaranya juga harus didengar.

Baca Juga: Di Sukabumi Harga Telur dan Ayam Mulai Turun, UPTD: Dipengaruhi Libur MBG

Ia juga menyoroti manfaat program tersebut bagi kelompok rentan. Menurutnya, anak-anak yang memperoleh asupan gizi lebih baik, ibu hamil yang mendapatkan perhatian terhadap kebutuhan nutrisi, serta ibu menyusui yang menerima manfaat program merupakan bagian dari rakyat yang layak menjadi pertimbangan dalam menilai keberhasilan sebuah kebijakan.

Heri menilai Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga telah menciptakan dampak ekonomi yang luas. Program tersebut, katanya, membentuk rantai ekonomi yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat, membuka lapangan pekerjaan baru, menggerakkan usaha-usaha kecil, serta memberikan harapan bagi keluarga yang berjuang meningkatkan kesejahteraan.

Karena itu, ia mengajak semua pihak untuk melihat manfaat program secara menyeluruh sebelum mengatasnamakan rakyat dalam menyampaikan kritik.

"Jangan sampai suara sebagian pihak menutupi kenyataan bahwa masih banyak masyarakat kecil yang menggantungkan harapan, penghasilan, dan masa depan mereka pada keberlangsungan program tersebut," ujarnya.

Meski memberikan dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis, Heri menegaskan bahwa pelaksanaannya tetap perlu terus disempurnakan. Menurutnya, evaluasi dan penyesuaian secara menyeluruh harus dilakukan agar program semakin tepat sasaran, berkualitas, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Baca Juga: Warga Pesisir Soroti 25 Tahun Dermaga Mangrak, Syukuran Hari Nelayan Cisolok ke-29

Di akhir pernyataannya, Heri menekankan bahwa kepentingan rakyat semestinya diukur dari manfaat yang dirasakan masyarakat secara luas, bukan hanya dari sudut pandang kelompok tertentu.

"Suara petani, UMKM, pekerja, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak Indonesia juga merupakan suara rakyat yang patut didengar dan diperjuangkan," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terkini