Mobil Sampah Diduga Mundur di Tanjakan, Pemotor Tewas di Cikembar Sukabumi

Sukabumiupdate.com
Minggu 09 Agu 2026, 20:33 WIB
Mobil Sampah Diduga Mundur di Tanjakan, Pemotor Tewas di Cikembar Sukabumi

Tangkapan layar korban kecelakaan maut di Cikembar, Sukabumi. (Sumber: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com – Suasana di Kampung Ciangsana, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, mendadak geger setelah kecelakaan maut melibatkan sepeda motor dan mobil sampah terjadi pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Korban ditemukan dalam kondisi sudah ditutupi daun dan karung saat warga mulai berdatangan ke lokasi.

Heri (40), warga yang melintas di lokasi, mengaku mengetahui kejadian itu saat dalam perjalanan pulang kerja. Ia tidak melihat langsung detik-detik kecelakaan, namun sempat melihat kondisi lokasi tak lama setelah peristiwa terjadi.

"Saya pas lewat saja. Sudah ditutupi pakai daun, jadi tidak melihat apa-apa lagi," kata Heri saat dikonfirmasi.

Menurut informasi yang diperolehnya dari warga di sekitar lokasi, kecelakaan diduga melibatkan sebuah mobil sampah dan sepeda motor matik.

Baca Juga: 332 Eks Buruh Tambang Emas Sukabumi Minta Langkah Konkret Penanganan Tunggakan Gaji Rp8,4 Miliar

Peristiwa itu diduga bermula ketika mobil sampah hendak melintasi jalan yang cukup curam. Saat kendaraan berusaha menanjak, mobil disebut tidak kuat melaju dan kemudian bergerak mundur.

Di saat bersamaan, sebuah sepeda motor berada tepat di belakang kendaraan tersebut.

"Katanya menabrak dari belakang motornya. Posisi mobil itu kan naik, pas mau naik untuk buang sampah, katanya tidak kuat mengendalikan. Mobil mundur, motornya kencang, jadi menabrak belakang mobil," ujarnya.

Heri menyebut kondisi jalan di lokasi memang cukup ekstrem karena memiliki tanjakan yang curam. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang membuat kendaraan berat kesulitan melaju. "Menanjak banget begitu," katanya.

Saat tiba di lokasi, Heri melihat seorang pengendara laki-laki menjadi korban dalam kecelakaan tersebut. Usianya diperkirakan sekitar 45 hingga 50 tahun. Namun, ia mengaku tidak mengetahui identitas korban. "Korban satu orang," ujarnya.

Baca Juga: Mantan Kameramen TV Nasional Kini Cari Kerja Apa Saja, dari OB hingga Sopir

Informasi yang beredar di lokasi menyebut korban meninggal dunia. Heri sendiri tidak memastikan kondisi tersebut secara langsung karena memilih tidak mendekati korban.

"Katanya sih iya, meninggal di tempat. Saya juga tidak melihat, takut," katanya.

Tak lama berselang, petugas kepolisian disebut tiba di lokasi untuk melakukan penanganan. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Sekarwangi.

Peristiwa tersebut sempat menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas. Heri bahkan sempat berhenti sejenak untuk merekam kondisi di sekitar lokasi menggunakan telepon genggamnya.

"Saya yang mengambil sambil lewat, berhenti sebentar. Habis merekam video, saya berangkat," ujarnya.

Baca Juga: Dua Orang Terluka, Kronologi Mobil Isuzu Traga Box Tabrak Tiang Telepon di Jampangkulon Sukabumi

Rekaman itu kemudian diunggah Heri ke media sosial. Ia berharap informasi tersebut dapat membantu masyarakat mengetahui adanya kecelakaan, terutama apabila terdapat keluarga yang tengah mencari keberadaan anggota keluarganya.

Meski demikian, Heri menegaskan dirinya tidak mengetahui secara pasti identitas korban maupun kronologi kecelakaan. Ia hanya mengetahui informasi berdasarkan keterangan warga setelah tiba di lokasi.

Sementara itu, penyebab pasti kecelakaan serta identitas korban masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian.

Berita Terkait
Berita Terkini