Rakor Direktorat SD 2026: Revitalisasi Sekolah hingga Pendidikan Karakter Jadi Prioritas

Sukabumiupdate.com
Kamis 12 Mar 2026, 11:32 WIB
Rakor Direktorat SD 2026: Revitalisasi Sekolah hingga Pendidikan Karakter Jadi Prioritas

Pelaksanaan rakor Direktorat SD di Jakarta pada 24–27 Februari 2026. (Sumber: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com – Pemerintah pusat melalui Direktorat Sekolah Dasar terus mendorong transformasi pendidikan dasar di Indonesia. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Program Direktorat Sekolah Dasar Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2026 yang digelar pada 24–27 Februari 2026 di Grand Mercure Jakarta Harmoni.

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan dinas pendidikan dari berbagai daerah, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Kota Sukabumi, Nurhayati, mengatakan rakor tersebut membahas sejumlah kebijakan strategis yang akan menjadi arah pembangunan pendidikan dasar di Indonesia.

“Program prioritas Direktorat Sekolah Dasar saat ini berfokus pada empat pilar utama, yakni penguatan satuan pendidikan, pembelajaran dan digitalisasi, pendidikan karakter, serta penguatan sumber daya manusia,” ujarnya kepada sukabumiupdate.com pada Kamis (12/3/2026).

Baca Juga: H-8 Lebaran, Harga Cabai Merah di Kota Sukabumi Kembali Naik: Rp70 Ribu per Kg

Menurut Nurhayati, pada pilar pertama pemerintah menargetkan program revitalisasi satuan pendidikan melalui skema swakelola yang memberikan tanggung jawab lebih besar kepada sekolah dalam pembangunan sarana dan prasarana.

Program ini mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025, dengan target sekitar 60 ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia mendapatkan program revitalisasi pada 2026.

Selain itu, pemerintah juga mendorong transformasi pembelajaran melalui pendekatan Deep Learning, yang menekankan pemahaman mendalam terhadap materi pelajaran.

“Pendekatan ini tidak hanya menekankan kemampuan membaca atau menghitung, tetapi juga memastikan siswa benar-benar memahami materi yang dipelajari, terutama dalam penguatan literasi dan numerasi,” jelasnya.

Dalam mendukung pembelajaran digital, pemerintah juga berencana menambah fasilitas Papan Interaktif Digital (PID) di setiap satuan pendidikan.

“Setiap sekolah direncanakan mendapatkan tiga unit papan interaktif digital pada tahun 2026 untuk mendukung digitalisasi pembelajaran,” katanya.

Baca Juga: 5 Kesalahan Saat Berbuka Puasa yang Bisa Mengganggu Kesehatan

Di sisi lain, penguatan pendidikan karakter juga menjadi perhatian utama melalui program Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang menanamkan kebiasaan positif sejak dini kepada siswa.

Program tersebut mendorong siswa membiasakan diri dengan kegiatan positif seperti bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, gemar belajar, hingga berperilaku baik dalam kehidupan bermasyarakat.

“Program ini diharapkan dapat membentuk generasi muda yang berkarakter kuat menuju visi Indonesia Emas 2045,” pungkas Nurhayati.(adv)

Berita Terkait
Berita Terkini