TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
bankbjb

Kronologi Tragedi Kanjuruhan Versi Polisi dan Tanggapan Polri Soal Gas Air Mata

Minggu 2 Okt 2022, 10:43 WIB

5. Pemain Persebaya Surabaya memasuki kendaraan Baracuda dan bergerak meninggalkan stadion dengan Pengawalan Sat Lantas, Brimob dan TNI, namun diadang oleh Aremania dengan melakukan pembakaran Barier Lantas, Pagar, dan dua kendaraan roda empat pribadi milik anggota Polri serta Truk Dalmas Sat Brimob.

6. Selain melakukan pembakaran, Aremania juga melakukan penyerangan terhadap personel pengawalan dengan menggunakan batu, botol dan kayu, sehingga kendaraan rombongan pemain Persebaya tertahan di jalur jalan keluar.

7. Untuk menghalau massa yang anarkis, dilakukan upaya pembubaran dengan penembakan gas air mata, namun massa tidak bergeming dan semakin menyerang aparat keamanan.

8. Akibat kejadian di dalam tribun stadion tersebut banyak korban yang mengalami sesak napas dan lemas di evakuasi ke Unit Kesehatan Stadion Kanjuruhan, namun untuk mengevakuai ke rumah sakit terhambat oleh aksi Aremania di pintu masuk stadion.

9. Saat bersamaan dilakukan evakuasi menggunakan mobil ambulans dan bisa dibukakan jalan oleh massa Aremania, namun karena banyaknya korban dan kurangnya ambulans, maka evakuasi korban dengan menggunakan kendaraan dinas Kasat Lantas, kendaraan Grand Max Polsek Jajaran, Truk Dalmas Polres, Truk Dalmas Brimob dan TNI, namun dalam perjalanan juga dilempari batu dan diadang oleh Aremania.

10. Setelah Aremania mengetahui banyak korban yang dievakuasi menggunakan kendaraan Dinas TNI - Polri, akhirnya tekanan massa Aremania sedikit berkurang ketika ada kendaraan dinas melakukan evakuasi korban melintas.

Water Canon Masuk Stadion Kanjuruhan

11. Ketika tekanan massa Aremania mulai berkurang, selanjutnya kendaraan Water Canon Polres Malang bergerak maju untuk memadamkan api dan diikuti oleh rombongan kendaraan Baracuda Pemain Persebaya Surabaya, kendaraan Pengawalan dari TNI dan Brimob, sehingga rombongan kendaraan Pemain Persebaya Surabaya serta petugas pengawalan bisa bergerak meninggalkan Stadion Kanjuruhan.

12. Setelah rombongan kendaraan Pemain Persebaya meninggalkan Stadion Kanjuruhan, massa Aremania mulai mencair dan meninggalkan lokasi depan Pintu masuk stadion.

Akibat tragedi Kanjuruhan itu, PT Liga Indonesia Baru selaku operator BRI Liga 1 menghentikan semua pertandingan untuk satu pekan ke depan. 


Halaman :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini
x