SUKABUMIUPDATE.com - Lagu Menari-nari menjadi salah satu karya terbaru dari Raim Laode yang menghadirkan nuansa emosional dan penuh makna. Dirilis pada 24 April 2026 dan termasuk dalam album Iqro, lagu ini langsung menarik perhatian karena liriknya yang menyentuh tentang perjalanan hati dalam menghadapi kehilangan.
Melalui lagu ini, Raim Laode menggambarkan proses seseorang dalam belajar mengikhlaskan hubungan yang pernah begitu berarti. Dengan suasana yang sendu dan penuh kenangan, pendengar diajak masuk ke dalam pergulatan batin antara mempertahankan dan merelakan. Setiap lirik terasa dekat dengan realita, terutama bagi mereka yang pernah berada di posisi sulit untuk melepaskan seseorang yang masih dicintai.
Baca Juga: Lirik Lagu Feel Me DK dan Seungkwan SEVENTEEN, Cinta Tulus yang Ditakdirkan
Lirik Lagu Menari-Nari - Raim Laode
Menari-nari tawamu kembali
Mengisi hari yang ramai
Kini kau sudah berlaga dengannya
Meski mendung selalu
Tertulis di setiap statusmu
Bahkan kini kau jadi sejarah
Senyumanmu nasih yang tetap
Paling ku suka
Betapa bodohnya diri yang lalu
Dan ku berdoa Tuhan pertemukan
Dia dengan yang dia suka
Insan yang baik maka berhenti
Kukagumimu
Terima kasihku
Terima kasihku ucapkan karenamu
Ucapkan karenamu
Pernah warnai
Pernah warnai sejarah
Baca Juga: Lirik Lagu Feel Me DK dan Seungkwan SEVENTEEN, Cinta Tulus yang Ditakdirkan
Kini ku sudah
Kini ku sudah belajar karenamu
Meski sulit kulihat senyummu
Bukan karenaku
Betapa waktu bukan kuasa kita
Andai ku bisa
Kuputar kembali waktu bersama
Ku ingin kembali
Kucium kembali
Betapa bodohnya kita yang muda
Bahkan kini kau jadi sejarah
Senyumanmu masih tetap paling kusuka
Betapa bodohnya diri yang lalu
Dan ku berdoa Tuhan pertemukan
Dia dengan yang dia suka
Insan yang baik maka berhenti
Kukagumimu
Ku ingin kembali
Maka berhenti kukagumimu
Baca Juga: Lirik Lagu CELEBRATION LE SSERAFIM, Merayakan Luka Masa Lalu
Menari-nari bukan sekadar lagu tentang perpisahan, tetapi juga tentang kedewasaan dalam mencintai. Lagu ini menyampaikan bahwa mengikhlaskan bukan berarti berhenti mencintai, melainkan belajar menerima bahwa tidak semua kebahagiaan harus dimiliki. Dengan pesan yang dalam dan emosional, karya ini menjadi pengingat bahwa setiap kehilangan adalah bagian dari proses untuk tumbuh dan melangkah ke depan dengan hati yang lebih lapang.
Sumber; Youtube RaimLaode




