20 Contoh Kila-kila Sunda “Ceuk Kolot Baheula” yang Masih Dipercaya Hingga Sekarang

Sukabumiupdate.com
Senin 18 Mei 2026, 18:30 WIB
20 Contoh Kila-kila Sunda “Ceuk Kolot Baheula” yang Masih Dipercaya Hingga Sekarang

Ilustrasi - kila-kila Sunda lengkap dengan artinya yang masih dipercaya sampai sekarang (Sumber : AI chatGPT)

SUKABUMIUPDATE.com - Masyarakat Sunda mengenal yang namanya kila-kila atau pertanda. Dalam budaya Sunda, kila-kila adalah tanda atau firasat yang dipercaya memberi isyarat tentang sesuatu.

Biasanya berasal dari pengamatan alam baik kondisi sekitar maupun perilaku binatang, kebiasaan hidup,n dan cerita turun-temurun dari orang tua dulu atau biasa dikatakan “ceuk kolot baheula” (kata orang tua dulu).

Kila-kila ini sebagian memang terdengar mistis, tapi banyak juga yang sebenarnya lahir dari pengalaman masyarakat zaman dulu yang sangat dekat dengan alam.

Nah, berikut ini daftar kila-kila Sunda lengkap dengan artinya yang masih dipercaya sampai sekarang.

Baca Juga: Mengenal Kila-kila Sunda: Kepercayaan Orang Tua Dulu Saat Membaca Tanda Alam

Baca Juga: 50 Contoh Pepeling Sunda Lengkap dengan Artinya, “Tong Gede Hulu!”

1. Kukupu asup ka imah

Kupu-kupu yang masuk ke dalam rumah dipercaya sebagai pertanda akan ada tamu datang.

2. Cakcak disada waktu aya nu nyarita

Jika ada cicak berbunyi saat seseorang bicara, konon itu pertandan jika ucapan itu dianggap benar. Makanya sering ada yang bilang “Tah, aya cakcak!”

3. Sireum pindah rame-rame

Semut berpindah ramai-ramai dipercaya sebagai pertanda akan turun hujan.

4. Panon kedutan

Mata berkedut dipercaya akan bertemu seseorang, mendapat kabar, atau mengalami sesuatu peristiwa dalam waktu dekat.

5. Ceuli ngadegung

Jika telinga berdenging, konon ada yang sedang membicarakan kita.

6. Manuk gagak Disada tipeuting

Gagak berbunyi malam hari, dulu dianggap pertanda kabar kurang baik.

7. Angin gede dadakan

Angin besar tiba-tiba dipercaya ada sesuatu yang “lewat”.

8. Ucing disada peuting

Kucing bersuara terus malam hari pertanda akan ada tamu atau suasana kurang baik.

9. Anjing ngagogog ka langit peuting

Anjing menggonggong ke langit malam dulu sering dianggap melihat makhluk tak kasat mata.

10. Pare atawa tangkal ngadadak loba hama

Tanaman tiba-tiba diserang hama dipercaya sebagai pertanda musim akan berubah.

11. Hawu hese hurung

Api di tungku dapur sulit menyala dipercaya ada suasana rumah yang kurang baik.

12. Ngimpi huntu coplok

Mimpi gigi copot jadi salah satu kila-kila paling terkenal yang sering dikaitkan dengan kabar duka.

13. Gelas peupeus sorangan

Gelas pecah sendiri dipercaya ada pertanda perubahan atau masalah.

14. Lampu ngadadak pareum terus hurung deui

Lampu mati lalu menyala lagi kadang dianggap ada “yang lewat”.

15. Hayam kongkorongok tengah peuting

Ayam berkokok tengah malam dulu dianggap tanda suasana gaib tertentu.

16. Langit beureum waktu sareupna

Langit merah saat senja diyakini sebagai pertanda perubahan cuaca.

17. Tangkal gede sada tipeuting

Pohon besar berbunyi malam hari sering dianggap ada penghuni gaibnya.

18. Aya sora lengkah di hateup peuting

Ada suara langkah di atap malam hari dulu sering bikin takut anak-anak.

19. Manuk asup ka imah

Burung masuk ke dalam rumah dipercaya membawa kabar tertentu.

20. Kabut turun leuwih gancang

Kabut turun terlalu cepat pertanda cuaca akan berubah.

Itulah contoh kila-kila Sunda dan artinya. Sekarang mungkin banyak kila-kila dianggap sekadar cerita lama.

Tapi di balik semua itu, tersimpan kenangan tentang cara hidup orang Sunda dulu yang begitu dekat dengan alam dan penuh rasa peka terhadap sekelilingnya.

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini