Gerakan Seribu Karang Taruna, Kota Sukabumi Dihujani Cairan Disinfektan

Kamis 21 Mei 2020, 23:15 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Menjelang hari raya Idul Fitri 1441 atau Lebaran, Karang Taruna Kota Sukabumi bersama pemerintah daerah melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke seluruh jalan protokol dan pusat keramaian kota. Hal itu untuk memutus penyebaran pandemi Corona atau Covid-19.   

BACA JUGA: Gerakan Karang Taruna Peduli Tetangga, Bantu Warga Kota Sukabumi Terdampak Corona

Penyemprotan cairan disinfektan tersebut mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dan satu unit mobil water cannon atau meriam air milik Polres Sukabumi Kota. Kegiatan itu secara resmi dilepas oleh Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, di Balai Kota.

Ketua Karang Taruna Kota Sukabumi, Raden Koesoemo Hutaripto, menuturkan, kegiatan ini mengangkat tema Gerakan Seribu Karang Taruna. Diantaranya gerakan penyaluran seribu nasi bungkus yang dilaksanakan di setiap kelurahan.

Foto bersama, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi (menggunakan baju coklat) bersama Karang Taruna Kota Sukabumi.//FOTO: ISTIMEWA.

"Kemudian gerakan pembagian seribu takjil (makanan pembuka) yang sudah dilaksanakan sebelumnya. Hari ini, gerakan karang taruna penyemprotan seribu rumah, dan seluruh Kota Sukabumi. Fokus awal di titik-titik zona merah tetapi akan dilakukan se-Kota Sukabumi," ujarnya kepada sukabumiupdate.com, Kamis (21/5/2020).

Pria yang akrab disapa Kang Raden ini mengatakan, rencananya penyemprotan disinfektan dilaksanakan selama dua hari, 21-22 Mei 2020. Ia berharap penyemprotan disinfektan tersebut masyarakat dapat tenang melaksanakan ibadah menjelang hari raya Idul Fitri.

"Mudah-mudahan dengan penyemprotan cairan disinfektan ini dapat mengurangi dan memutus pandemi Corona. Selain itu, kami berharap imun masyarakat semakin kuat dan tetap melaksanakan social distancing demi mencegah Corona," tandasnya.

BACA JUGA: Achmad Fahmi Ajak Karang Taruna Bebenah Kota Sukabumi

Sementara itu, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi memberikan apresiasi kepada Karang Taruna yang telah bersinergi dengan pemda dalam melakukan aksi penyemprotan tersebut. Fahmi berharap, penyemprotan disinfektan jelang Idul Fitri ini membuat warga tenang. 

"Lokasi penyemprotan ke titik keramaian hari ini sangat tepat dilakukan H-3 jelang Idul Fitri, karena khawatir banyak warga keluar rumah. Mudah-mudahan aksi ini mampu mengingatkan warga pandemi masih ada, meskipun Kota Sukabumi masuk level 2 warna biru," tandasnya. 

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkini
Sehat18 April 2024, 21:00 WIB

Cara Simpel Membuat Jus Mengkudu untuk Mengontrol Gula Darah, Ini Langkahnya

Jus mengkudu dipercaya bisa mengobati berbagai penyakit salah satunya untuk mengontrol kadar gula darah.
Ilustrasi - Jus mengkudu dipercaya bisa mengobati berbagai penyakit salah satunya untuk mengontrol kadar gula darah. (Sumber : YouTube/@Angela Kim).
Keuangan18 April 2024, 20:30 WIB

Pengunjung Membludak Namun PAD Wisata Belum Maksimal, Ini Respons Bapenda Sukabumi

Bapenda Kabupaten Sukabumi menyoroti soal ramainya wisatawan yang berkunjung di libur Lebaran 2024 namjn tak berbanding lurus dengan pendapatan asli daerah (PAD).
Para pengunjung sedang melakukan aktivitas libur lebaran di objek wisata pantai Karanghawu Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Life18 April 2024, 20:00 WIB

10 Alternatif Kegiatan Menyenangkan Agar Tidak Stres Saat Menghadapi Masalah

Yuk Lakukan Alternatif Hal-hal Menyenangkan Berikut Agar Tidak Stres Saat Menghadapi Masalah Hidup.
Ilustrasi. Mendengarkan Musik. Alternatif Kegiatan Menyenangkan Agar Tidak Stres Saat Menghadapi Masalah (Sumber : pixabay.com/@Martine)
Sehat18 April 2024, 19:45 WIB

Pradibetes: 10 Makanan yang Harus Dihindari Agar Tidak Terjadi Lonjakan Gula Darah

Bagi Anda penderita diabetes, penting untuk selalu menjaga asupan untuk menjaga kadar gula darah.
Ilustrasi Makanan Manis - Bagi Anda penderita diabetes, penting untuk selalu menjaga asupan untuk menjaga kadar gula darah. (Sumber : YouTube/@Teri Raradini)
Bola18 April 2024, 19:30 WIB

Link Live Streaming Timnas Indonesia U-23 vs Australia U-23 di Piala Asia, Gratis!

Bagi kamu yang ingin menyaksikan pertandingan Piala Asia U-23 2024 antara Timnas Indonesia U-23 vs Australia U-23 berikut kami sediakan layanan live streamingnya.
Bagi kamu yang ingin menyaksikan pertandingan Piala Asia U-23 2024 antara Timnas Indonesia U-23 vs Australia U-23 berikut kami sediakan layanan live streamingnya. (Sumber : Instagram/@jagad_stadium/Ist).
Sukabumi18 April 2024, 19:20 WIB

Diduga Rem Blong, Truk AMDK Hantam Angkot di Cicurug Sukabumi

Kecelakaan terjadi di Jalan Nasional Sukabumi-Bogor, tepatnya depan Kantor Kelurahan Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, melibatkan Colt Diesel Isuzu dan Angkot, Kamis (18/04/24).
Kondisi Angkot trayek Cibadak-Cicurug usai ditabrak Truk AMDK di depan Kantor Kelurahan Cicurug, Kabupaten Sukabumi | Foto : Ibnu Sanubari
Sehat18 April 2024, 19:00 WIB

10 Makanan dan Minuman yang Dianjurkan untuk Penderita Gula Darah

Berikut Beberapa Makanan dan Minuman yang Dianjurkan untuk Dikonsumsi Penderita Gula Darah.
Ilustrasi. Sayuran Hijau Brokoli. Makanan yang Dianjurkan untuk Penderita Gula Darah | Foto: Pixabay/silviarita
Sukabumi18 April 2024, 18:42 WIB

Kecelakaan Tunggal Di Depan SMAN 5 Sukabumi, Diduga Ngerem Mendadak Di Jalan Berpasir

Kecelakaan tunggal dialami Asep Syarif Mulyana (43 tahun) asal Kuningan Jawa Barat (Jabar) di Jalan Sarasa tepatnya di Jalan Sarasa Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi
Asep Syarif Mulyana (43 tahun) asal Kuningan Jawa Barat korban kecelakaan tunggal di Jalan Sarasa Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi | Foto : Ist
Sukabumi18 April 2024, 18:35 WIB

Batu Unik Diduga Benda Prasejarah Ditemukan di Sungai Cikarang Ciracap Sukabumi

Batu unik diduga benda prasejarah berupa batu dakon ditemukan warga di aliran Sungai Cikarang Ciracap Sukabumi.
Bongkahan batu unik diduga batu dakon di aliran sungai Cikarang Ciracap Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sehat18 April 2024, 18:30 WIB

Asam Urat: Penyebab, Gejala dan 6 Cara Efektif Untuk Mengobatinya

Asam urat dapat menyerang sendi mana pun, namun paling sering menyerang jempol kaki.
Ilustrasi - Asam urat dapat menyerang sendi mana pun, namun paling sering menyerang jempol kaki. (Sumber : Freepik.com).