Akhir Perjalanan Panjang Lee Biskuit Marie, 92 Tahun di Asia Tenggara

Akhir Perjalanan Panjang Lee Biskuit Marie, 92 Tahun di Asia Tenggara

Lee produsen biskuit marie pamit mundur setelah 92 tahun perjalanan bisnis makanan ringan (Sumber: dok lee)

SUKABUMIUPDATE.com - Lee Biscuits, perusahaan makanan ringan asal Malaysia mengkonfirmasi rencana penghentian seluruh kegiatan produksi pada akhir Oktober 2026. Perjalanan panjang 92 tahun produsen Biskuit Marie di Asia Tenggara ini akan berakhir.

Bagi sebagian orang, biskuit Marie tak sekadar camilan, melainkan kepingan kenangan masa kecil dan kehangatan keluarga. Karena itu, kabar penutupan pabrik Lee Biscuits mengundang perhatian, terutama dari konsumen yang mengenal merek ini sejak lama. 

Sejumlah media menjelaskan penutupan Lee Biscuits berkaitan dengan strategi restrukturisasi induk perusahaan. Perusahaan memilih meninggalkan bisnis manufaktur makanan ringan untuk mengkonsolidasikan aset untuk memperkuat sektor usaha utamanya, perkebunan karet dan kelapa sawit. 

Baca Juga: Ukir Sejarah, Lamine Yamal Raih Trofi Kopa 2026 untuk Ketiga Kali Beruntun

Langkah ini menunjukkan perubahan arah bisnis yang cukup besar setelah puluhan tahun memproduksi makanan ringan. Selain itu, pemasok dan pelanggan dilaporkan mulai menerima pemberitahuan penghentian produksi sejak September 2026. 

Keputusan tersebut memperlihatkan bahwa perusahaan telah mempersiapkan penghentian operasional secara bertahap. Namun, hingga pemberitaan ini disusun, belum ada kepastian mengenai kemungkinan produksi kembali melalui perusahaan lain atau skema kerja sama baru.

Karyawan Terdampak

Penghentian produksi Lee Biscuits membawa konsekuensi bagi pekerja. Media Malaysia, China Press, melaporkan sekitar 300 karyawan masih bertugas hingga akhir Oktober 2026. Mereka berfokus menyelesaikan pekerjaan terakhir, termasuk membersihkan area pabrik dan menangani kebutuhan menjelang penutupan operasional. 

Baca Juga: Peringatan Dini Cuaca 3 Harian Jabar, BMKG: Sukabumi Berpotensi Diguyur Hujan Lebat

Sementara itu, manajemen senior pabrik menyebut perusahaan telah mengadakan penjualan penghabisan stok selama dua pekan terakhir. Seluruh persediaan biskuit dilaporkan telah terjual habis dalam periode tersebut. 

Kondisi ini menandai tahap akhir kegiatan produksi perusahaan. Meski begitu, rincian lengkap mengenai kompensasi, proses pemutusan hubungan kerja, dan dukungan bagi seluruh pekerja belum dijelaskan secara menyeluruh dalam informasi yang tersedia.

Sejarah Panjang 92 Tahun

Lee Biscuits berawal di Singapura pada 1934. Pengusaha sekaligus filantropis Lee Kong Chian mendirikan perusahaan tersebut dan mengembangkan mereknya melalui berbagai produk biskuit. Setelah beroperasi di Singapura selama sekitar 21 tahun, perusahaan memindahkan kegiatan usahanya ke Malaysia pada 1955, untuk memanfaatkan peluang industri dan rantai pasok pertanian. 

Baca Juga: Pakai Anggaran Pemda Dirawat Kelas 3, Rencana Pembiayaan Pasien Jabar Tak Tercover SJSN

Selanjutnya, kegiatan produksi pernah berlokasi di Tampoi, Johor Bahru, sebelum berpindah ke Pontian pada 2005. Selain biskuit Marie, Lee Biscuits dikenal melalui produk saltine crackers, biskuit berlapis gula warna-warni atau iced gem, serta biskuit sandwich lemon. 

Ragam produk tersebut membantu membangun pengenalan merek selama beberapa generasi. Akan tetapi, situs resmi dan halaman media sosial perusahaan dilaporkan sudah tidak dapat diakses pada Oktober 2026, sehingga informasi mengenai kelanjutan merek masih terbatas.

Masa Depan Biskuit Marie?

Penutupan pabrik Lee Biscuits bukan satu-satunya perubahan besar dalam perjalanan grup induknya. Pada 2023, grup tersebut juga menutup pabrik pengalengan nanas yang telah beroperasi selama puluhan tahun di Skudai. Perubahan itu sejalan dengan pergeseran fokus menuju usaha perkebunan kelapa sawit. Kini, penghentian produksi biskuit mempertegas arah konsolidasi bisnis perusahaan. 

Baca Juga: Raffi Ahmad hingga Irfan Hakim Terima Peringatan Serangan Udara saat Umrah

Bagi konsumen, pertanyaan utamanya adalah apakah biskuit Marie dan produk Lee Biscuits lainnya masih akan tersedia melalui jalur distribusi alternatif. Sampai saat ini, belum ada informasi resmi yang memastikan kelanjutan produksi dengan skema berbeda. 

Perjalanan 92 tahun Lee Biscuits menjadi pengingat bahwa perubahan strategi bisnis dapat mengakhiri sebuah lini produksi yang telah melekat dalam ingatan masyarakat

Berita Terkait

Berita Terkini