Raffi Ahmad hingga Irfan Hakim Terima Peringatan Serangan Udara saat Umrah

Raffi Ahmad hingga Irfan Hakim Terima Peringatan Serangan Udara saat Umrah

Raffi Ahmad hingga Irfan Hakim Terima Peringatan Serangan Udara saat Umrah (Sumber : Instagram/@irfanhakim75)

SUKABUMIUPDATE.com - Rombongan umrah yang terdiri dari Meisita Lomania, Raffi Ahmad, hingga Irfan Hakim membagikan momen perjalanan umrahnya yang mendadak panik dan cemas saat menerima notifikasi darurat ancaman serangan udara di wilayah Arab Saudi.

Situasi mencekam tersebut terjadi ketika bus rombongan yang ditumpangi sedang perjalanan menuju kota Taif, dan tiba-tiba mendapatkan notifikasi peringatan ancaman serangan udara di ponsel.

Peringatan tersebut membuat Raffi Ahmad beserta rombongan terpaksa harus memutar balik arah kendaraan. Kejadian itu dibagikan oleh selebgram Meisita Lomania melalui akun media sosial pribadinya pada Sabtu, 24 Oktober 2026.

"Di perjalanan ibadah kali ini, kami berusaha semakin berserah diri kepada Allah. Saat di bus bersama @irfanhakim75 @raffinagita1717 rombongan FYP, tiba-tiba muncul peringatan ancaman serangan udara," tulis Meisita Lomania dikutip pada Selasa, (27/10/2026).

Baca Juga: Keluarga dan Orang Dekat Raffi Ahmad yang Isi Jabatan Publik, Ini Daftarnya

Dalam video yang diunggah memperlihatkan Meisita Lomania, Raffi Ahmad, Irfan Hakim beserta jamaah umrah lainnya mengamati ponsel mereka setelah mendapatkan pesan dari otoritas setempat.

Dalam pesan tersebut meminta seluruh orang yang ada di kawasan terdampak serangan untuk segera berlindung dan menjauhi area terbuka. Bahkan, para jamaah diberikan instruksi resmi dalam melindungi diri.

"Wilayah ini berada dalam ancaman serangan udara dari pihak musuh. Harap tetap tenang, berlindung di dalam ruangan atau tempat yang aman dan jauh dari jendela serta pintu, dan ikuti instruksi dari Pertahanan Sipil,” tulisnya dalam bahasa inggris dan arab.

Setelah mendapat pesan itu, rombongan memutuskan untuk menghentikan perjalanan demi keselamatan. Meisita Lomania, Raffi Ahmad, Irfan Hakim, dan para jamaah yang ada di dalam bus tampak menghubungi pihak keluarga yang ada di Indonesia, dan berdoa bersama.

"Kami hanya bisa terus berikhtiar, berdoa, dan berserah diri kepada Allah. Ya Allah, jaga setiap langkah umatmu, tenangkan hati kami, dan lindungi semua umatmu. Semoga tidak terjadi serangan dan tak ada siapa pun yang terluka," lanjutnya.

Akhirnya, perjalanan ibadah menuju Kota Taif resmi dibatalkan setelah mengetahui bahwa kawasan tersebut masuk ke dalam zona merah. Rombongan memilih ke tempat yang lebih aman.

"Limpahkan rahmat dan keberkahan-Mu, izinkan kami semua kembali kepada keluarga dengan selamat. Teman-teman, saling mendoakan ya. Aamiin," katanya.

Seperti diketahui, hubungan Arab Saudi dengan kelompok Houthi tengah memanas. Rentetan serangan terjadi ke Arab Saudi sejak Oktober 2026. Pihak Otoritas Pertahanan Sipil Arab Saudi telah menerbitkan peringatan siaga bahaya untuk empat daerah di kawasan barat, termasuk wilayah Makkah.

Baca Juga: Raffi Ahmad Ungkap Alasan Operasi Tengah Malam, Ternyata Angkat Tumor Lipoma

Bahkan, kawasan Kota Pesisir Jeddah, wilayah pegunungan Taif, hingga pusat industri minyak Yanbu juga mendapatkan peringatan bahaya serangan udara, sehingga pemerintah setempat melakukan pengawasan keamanan secara ketat.

Selain itu, pemerintah Arab Saudi juga menegaskan larangan untuk publik merekam maupun menyebarkan operasi pertahanan udara terhadap drone dan rudal. Apabila ditemukan ada penyebaran maka terancam sanksi hukum berat.

Berita Terkini