Transportasi Jabar Dibenahi, KDM Siapkan Peremajaan Angkot dan Aktifkan Bandara Husein

Sukabumiupdate.com
Jumat 24 Jul 2026, 17:11 WIB
Transportasi Jabar Dibenahi, KDM Siapkan Peremajaan Angkot dan Aktifkan Bandara Husein

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM). (Sumber Foto: Humas Jabar)

SUKABUMIUPDATE.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menyiapkan sejumlah langkah untuk membenahi sistem transportasi di Jawa Barat. Selain mengevaluasi operasional angkutan kota (angkot) yang sudah tidak layak jalan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga memastikan Bandara Husein Sastranegara akan kembali beroperasi mulai Agustus 2026.

Evaluasi akan difokuskan pada angkutan antarkabupaten dan antarkota yang masih menggunakan armada tua dan dinilai tidak lagi memenuhi standar pelayanan publik.

KDM mengatakan, pemerintah tidak hanya akan melakukan penertiban, tetapi juga menyiapkan solusi melalui transformasi tata kelola angkutan umum dengan memberdayakan para sopir agar dapat menjadi pemilik armada.

"Kita ingin sopir menjadi pemilik kendaraan. Pemerintah sedang memikirkan skema pembiayaan tanpa uang muka (DP) sehingga kesejahteraan mereka tumbuh. Jika sopir bertindak sekaligus sebagai pemilik yang mencicil dan merawat kendaraannya, mereka akan jauh lebih tertib dibandingkan jika hanya sekadar menyetor," ujar KDM di Kota Bandung, Rabu (22/7/2026).

Baca Juga: Proyek BRT Bandung Raya Senilai Rp1,3 Triliun Dimulai, KDM Sebut Era Baru Transportasi Publik

Ia menambahkan, program peremajaan angkot akan diarahkan menggunakan kendaraan ramah lingkungan berbasis electric vehicle (EV) sebagai bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan berbahan bakar fosil.

Menurut KDM, keberhasilan transportasi publik modern tidak hanya ditentukan oleh kualitas armada, tetapi juga harus didukung perubahan budaya masyarakat dan peningkatan kualitas infrastruktur perkotaan.

"Transportasi modern itu bukan hanya kendaraannya yang bagus, tetapi perilaku masyarakatnya juga harus berubah dan layanan kotanya ikut modern," tegasnya.

Ia menilai sistem transportasi yang baik harus didukung trotoar yang ramah pejalan kaki, penerangan jalan yang memadai, pengelolaan sampah yang baik, fasilitas publik yang bersih, serta sistem keamanan terpadu yang mampu mengimbangi tingginya mobilitas masyarakat.

Bandara Husein Sastranegara Kembali Beroperasi

Selain transportasi darat, KDM juga mengumumkan rencana pengoperasian kembali Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung mulai Agustus 2026 untuk melayani sejumlah rute penerbangan domestik.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga akan mendorong pembukaan kembali penerbangan internasional dari bandara tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

Seiring rencana tersebut, KDM meminta Pemerintah Kota Bandung terus meningkatkan kualitas pelayanan publik agar mampu mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan investasi.

Terkait pembagian peran dengan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Dedi menegaskan koordinasi dengan pemerintah pusat terus dilakukan. Menurutnya, Bandara Kertajati tetap difokuskan sebagai pusat layanan penerbangan haji dan umrah.

"Nanti biar tidak menjadi salah persepsi. Untuk kegiatan penerbangan Haji dan Umrah, tetap menggunakan Bandara Kertajati," pungkas KDM. (adv)

Sumber: Humas Jabar

Berita Terkait
Berita Terkini