SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat beraudiensi dengan Pemerintah Kota Sukabumi untuk memberikan pendampingan terkait pencapaian indikator utama pembangunan dan program strategis lainnya. Audiensi yang digelar di balai kota, Kamis 29 Januari 2026, dan diikuti oleh aparatur Diskominfo Kota Sukabumi, Dinas Kesehatan, juga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, membahas seputar potensi, permasalahan, dan strategi pembangunan Kota Sukabumi.
Statistisi Ahli Madya Diskominfo Provinsi Jawa Barat sekaligus Ketua Pendamping Sinergitas Encep Wagan Refliana, menegaskan bahwa pengendalian indikator pembangunan menjadi kunci agar program pemerintah tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Percepatan penanganan kemiskinan, pengangguran, stunting, penguatan ketahanan pangan, serta pengendalian inflasi harus dikawal bersama, berbasis data yang kuat dan tata kelola yang terintegrasi,” ujarnya dilansir dari portal pemkot Sukabumi.
Baca Juga: Awalnya Selip, Kronologi Avanza Masuk Jurang di Jalan Alternatif Leuwipeuti Nagrak Sukabumi
Menurut Encep, sinergitas ini juga menjadi instrumen pendukung tugas Gubernur Jawa Barat dalam mempercepat implementasi program strategis di kabupaten dan kota. Dengan koordinasi yang solid, pemerintah daerah diharapkan dapat bergerak lebih cepat dan terukur.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memaparkan sejumlah skema pendampingan strategis bagi Pemerintah Kota Sukabumi. Mulai dari penguatan kualitas dan pemanfaatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional, pembinaan analisis statistik sektoral, hingga peningkatan diseminasi dan komunikasi publik.
Pendampingan juga mencakup evaluasi Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), bagi pakai infrastruktur pusat komputasi, penguatan keamanan informasi melalui Indeks KAMI, serta implementasi modul sandi data pada aplikasi pemerintahan.
Baca Juga: Disambut Haru, Lanti TKW Sukabumi Pulang Lemas dan Jalani Perawatan di RSUD Bunut
Selain itu, sinergi diarahkan pada integrasi layanan publik berbasis digital, seperti hotline layanan kependudukan terintegrasi, integrasi CCTV melalui Jaringan Intra Pemerintah (JIP) untuk mendukung keamanan dan koordinasi real-time, penerapan Ticketing Management System Sapawarga, hingga pemanfaatan Dashboard Executive Jawa Barat.
Kepala Diskominfo Kota Sukabumi, Endah Aruni, menegaskan bahwa sinergitas dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat merupakan langkah konkret untuk mempercepat transformasi digital dan integrasi layanan pemerintahan.
“Diskominfo juga menekankan pentingnya penguatan diseminasi dan komunikasi publik agar program pembangunan dapat dipahami serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya. Integrasi layanan digital dinilai akan meningkatkan efektivitas pelayanan publik sekaligus transparansi kinerja pemerintah.
Baca Juga: Kurma dan Keringan untuk yang Puasa, MBG Tetap Jalan Selama Ramadan 2026
Kolaborasi ini mempertegas komitmen Pemerintah Kota Sukabumi dan Diskominfo Provinsi Jawa Barat dalam memastikan pembangunan yang terarah, terukur, dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. (adv)





