SUKABUMIUPDATE.com – Kebakaran melanda area kebun bambu di kawasan Perumahan Sindangpalay RT 001/RW 005, Kelurahan Sindangpalay, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Jumat (14/8/2026) sore.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Sukabumi, Ujang Rustandi, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 17.02 WIB. Petugas kemudian berangkat lima menit setelah laporan diterima dan tiba di lokasi sekitar pukul 17.12 WIB.
"Adanya aktivitas membakar daun kering yang mengakibatkan kebakaran (Kelalaian manusia)," kata Ujang Rustandi dalam laporan kejadian.
Menurutnya, objek yang terbakar merupakan area kebun bambu dengan luas sekitar 10 x 20 meter atau sekitar 200 meter persegi.
Untuk menangani kebakaran tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Sukabumi mengerahkan dua unit kendaraan pemadam, yakni F 9914 S dan F 9906 S.
Baca Juga: Lahan Kosong Milik Pabrik Saus di Cibadak Terbakar, Api Melahap 1.000 Meter Persegi
Petugas dari regu Alpha menjadi tim utama yang melakukan penanganan, dengan dukungan regu Bravo dan Charlie. Proses pemadaman berlangsung sekitar 50 menit hingga api berhasil dikendalikan.
Penanganan kebakaran juga mendapat bantuan dari BPBD Kota Sukabumi, warga sekitar, serta Polsek Cibeureum.
"Api berhasil dipadamkan dan penanganan selesai sekitar pukul 18.07 WIB," ujarnya.
Ujang menambahkan, petugas membutuhkan waktu sekitar 10 menit sejak keberangkatan hingga tiba di lokasi. Jarak tempuh dari Mako Damkar Kota Sukabumi menuju lokasi kebakaran sekitar 7,9 kilometer.
Tidak terdapat laporan korban luka maupun korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Adapun nilai kerugian maupun aset yang terdampak masih belum diketahui.
Baca Juga: Mantan Cawalkot Sukabumi Dilaporkan Terkait Dugaan Penipuan Transaksi Rumah Rp750 Juta
Kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran daun kering yang kemudian merembet dan membakar area kebun bambu. Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas pembakaran di tengah lingkungan yang memiliki material mudah terbakar.
Damkar Kota Sukabumi mengimbau masyarakat untuk tidak meninggalkan pembakaran sampah atau daun kering tanpa pengawasan. Terlebih, api yang semula kecil dapat dengan cepat merembet ke area lain apabila kondisi lingkungan mendukung.














