Ditinjau Wapres, Intip Spesifikasi Rumah Tahan Gempa di Cianjur

Rabu 04 Januari 2023, 16:35 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin meninjau pembangunan rumah tahan gempa di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu (4/1/2023). | Foto: www.wapresri.go.id

Wakil Presiden Maruf Amin meninjau pembangunan rumah tahan gempa di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu (4/1/2023). | Foto: www.wapresri.go.id

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meninjau pembangunan rumah tahan gempa di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. "Di daerah patahan, episentrum gempa, itu dilakukan relokasi salah satu tempat relokasinya di sini, ada 200 unit di sini dan seluruhnya 1.000-an yang direlokasi," kata Wapres Ma'ruf di Desa Sirnagalih, Rabu (4/1/2023).

Mengutip laporan berita tempo.co, di lokasi yang lahannya disediakan pemerintah daerah dan telah dinyatakan aman oleh BMKG tersebut akan berdiri Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA). Rumah tahan gempa memiliki spesifikasi berupa fondasi lajur batu kali dengan struktur baja CNP dibungkus mortar. Dindingnya menggunakan bata ringan yang diaci serta dicat. Kusen dan rangka atapnya memakai baja ringan.

"Adapun rumah yang tidak direlokasi di tempat lama itu dibangun oleh pemilik, boleh dibangun oleh pemerintah dengan dana yang ada, tetapi konstruksinya harus dengan konstruksi tahan gempa," ungkap Wapres. Dia mengakui bahwa hunian tahan gempa Cianjur belum seluruhnya didirikan namun akan dibangun bertahap.

Baca Juga: Logistik Bantuan Gempa Cianjur Menipis, Gempa Susulan Masih Ada

Pada tahap I dilakukan renovasi rumah di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, seluas lokasi 2,5 hektare dengan target pembangunan total sejumlah 200 unit (80 unit ditargetkan selesai akhir Desember 2022 dan 120 unit selesai Januari 2023).

Hingga 3 Januari 2023 sudah ada 188 unit lokasi siap bangun, 264 unit Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) terpasang lengkap, 164 unit tertutup atap, dan 91 unit selesai 100 persen. Luas tanah untuk satu rumah adalah 75 meter persegi dengan bangunan 36 meter persegi, berlantai keramik, dan listrik 900 watt.

Sedangkan tahap II pembangunan di Kecamatan Mande seluas 30 hektare masih dalam proses peralihan status dan land clearing tahap awal. Progres per 3 Januari 2023, sebanyak 43 unit lokasi siap bangun, 14 unit RISHA terpasang lengkap, dan 4 unit tertutup atap.

Sementara bagi masyarakat yang tinggal di daerah cukup aman dari gempa, namun mengalami kerusakan, pemerintah memberikan bantuan berdasarkan tingkat kerusakan rumahnya masing-masing sebesar Rp 60 juta (rusak berat), Rp 30 juta (rusak sedang), dan Rp 15 juta (rusak ringan).

Sumber: Tempo.co

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Entertainment28 Februari 2024, 22:59 WIB

3 Fakta Menarik Mengenai Hubungan Asmara Karina Aespa dan Lee Jae Wook

Kabar terkait hubungan asmara antara Karina Aespa dan Lee Jae Wook yang diunggah Dispatch berhasil menghebohkan media sosial.
Potret Kedekatan Hubungan Karina Aespa dan Lee Jae Wook.  Sumber Foto: Dispatch
Sukabumi28 Februari 2024, 22:32 WIB

8 dari 35 Siswa SD di Sukabumi yang Keracunan Belum Bisa Sekolah, 1 Dirawat di RS

Berikut update kondisi puluhan Siswa SD di Sukabumi yang Keracunan Jajanan. Delapan belum bisa masuk Sekolah karena belum sembuh total.
IGD RS Bunut Kota Sukabumi. (Sumber : SU/Asep Awaludin)
Jawa Barat28 Februari 2024, 22:19 WIB

Sekolah Vokasi IPB Sukabumi Sepakati 8 Bidang Kerja Sama dengan Sukabumiupdate.com

Sebagai ikhtiar menghasilkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja, Sekolah Vokasi IPB Kampus Sukabumi berkomitmen untuk memperluas kerjasama dengan pihak eksternal, salah satunya dengan Sukabumiupdate.com
Penandatanganan MoU oleh Dekan Sekolah Vokasi IPB University, Dr Aceng Hidayat dan Chief Executive Officer (CEO) Sukabumiupdate.com, Nuril Arifin | Foto : Sukabumi Update
Sukabumi28 Februari 2024, 21:24 WIB

Gempa Dangkal M1,8 di Warnasari, BMKG: Sesar Lokal di Timur Laut Kota Sukabumi

Gempa M1,8 terjadi di Sukabumi, Jawa Barat (Jabar), Rabu (28/2/2024) pukul 19.50 WIB. Titik lokasinya di Warnasari.
Episenter gempa M1,8 di Warnasari Sukabumi Rabu (28/2/2024) pukul 19.50 WIB. (Sumber : BMKG)
Jawa Barat28 Februari 2024, 21:11 WIB

Rektor INKHAS Optimis MoU dengan UIN SGD Bandung Akan Tingkatkan Mutu Pendidikan

Rektor Institut KH. Ahmad Sanusi Sukabumi (INKHAS), Dr. H. A. Suganda, M.Ag, menyatakan optimismenya terhadap penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Lembaga Bahasa UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Penandatanganan MoU antara INKHAS Sukabumi dan UIN SGD Bandung | Foto : dok. Inkhas
Sukabumi28 Februari 2024, 20:35 WIB

Protes Jalan Rusak, Warga Cidahu Pampang Tulisan "Korban Janji": Ini Kata PU Sukabumi

Sejumlah warga memprotes jalan rusak ruas Caringin- Cidahu Kabupaten Sukabumi, protes dilakukan dengan menanam pohon pisang dan pampang gambar bertuliskan "Korban Janji"
Protes jalan rusak ruas Caringin- Cidahu Kabupaten Sukabumi, warga tanam pohon pisang dan pampang gambar bertuliskan "Korban Janji" | Foto : Ibnu Sanubari
Bola28 Februari 2024, 20:30 WIB

6 Fakta Menarik Persib Saat Tundukan PSIS, Nick Absen Hingga Clean Sheet Kevin

Berikut ini beberapa fakta menarik Persib Bandung usai menaklukan PSIS Semarang di pekan ke-26 Liga 1
Berikut ini beberapa fakta menarik Persib Bandung usai menaklukan PSIS Semarang di pekan ke-26 Liga 1 (Sumber : Persib.co.id)
Life28 Februari 2024, 20:00 WIB

8 Bahasa Tubuh Orang yang Sudah Tidak Betah Sendiri, Kamu Salah Satunya?

Berikut ini adalah bahasa tubuh orang yang sudah tidak betah sendiri dan ingin segera punya pasangan
Ilustrasi - Berikut ini adalah bahasa tubuh orang yang sudah tidak betah sendiri dan ingin segera punya pasangan (Sumber : pexels.com/@Andrea Piacquadio)
Sukabumi Memilih28 Februari 2024, 19:46 WIB

Sibuknya Bawaslu Kota Sukabumi, Banyak Terima Laporan Pelanggaran Pemilu

Ketua Bawaslu Kota Sukabumi Yasti Yustia Asih mengatakan terdapat 9 laporan dugaan pelanggaran yang diterimanya. Yaitu mulai dari politik uang (money politic), pengrusakan alat peraga kampanye (APK) dan rekapitulasi suara
Ketua Bawaslu Kota Sukabumi Yasti Yustia Asih | Foto : Asep Awaludin
Sukabumi Memilih28 Februari 2024, 19:43 WIB

Putusan Dugaan Pemindahan Suara Caleg PDIP Kota Sukabumi Diumumkan 29 Februari

Bawaslu akan umumkan hasil putusan dari sidang dugaan pemindahan suara Caleg PDIP DPRD Kota Sukabumi, Kamis 29 Februari 2024 besok.
Situasi persidangan lanjutan kasus dugaan pemindahan suara di Pileg 2024 DPRD Kota Sukabumi, Rabu (28/2/2024). (Sumber : SU/Asep Awaludin)