Gempa Dangkal M4,3 Guncang Selatan Cianjur, Getaran Terasa di Sukabumi
BMKG melaporkan gempa bumi Magnitudo 4,3 guncang 13 km Selatan Kabupaten Cianjur pada Selasa (1/9/2026) sore kedalaman 5 km.
BMKG melaporkan gempa bumi Magnitudo 4,3 guncang 13 km Selatan Kabupaten Cianjur pada Selasa (1/9/2026) sore kedalaman 5 km.
GEMPABUMI TEKTONIK M2,2 DIRASAKAN DI CIANJUR, JAWA BARAT.
BMKG melaporkan aktivitas sesar Cugenang masih berlanjut hingga menimbulkan sejumlah getaran gempa di Kabupaten Cianjur dan sekitarnya.
Cianjur diguncang gempa M3,0 pada Jumat 24 Mei 2024 tengah malam. BMKG sebut pemicunya aktivitas Sesar Cugenang.
Diantara 13 gempa merusak Selatan Jawa tahun 1844-2022, dua diantaranya pernah terjadi di Sukabumi, tepatnya Gempa di tahun 2012 dan 2021.
Sesar Cugenang Kembali menggeliat, BMKG mencatat Cianjur Jawa Barat pada Kamis (7/12/2023) sore diguncang 3 kali gempa susulan pasca gempa M 2,9.
Gempa dangkal bermagnitudo 2,6 guncang Kabupaten Cianjur Jawa Barat Selasa (5/12/2023) malam. BMKG sebut akibat aktivitas Sesar Cugenang.
Ratusan unit Huntara Bunga Dompet Dhuafa tersebar di Kampung Sarampad, Desa Sarampad dan Kampung Pangkalan, Desa Benjot.
Gempa Cianjur yang guncangan terasa hingga Sukabumi berada pada kedalaman 10 Km.
Kerangka manusia itu ditemukan di Tebing Palalangon, Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Kerangka tersebut diduga korban gempa Cianjur yang terjadi 4 bulan lalu.
Komunitas gabungan yang terdiri dari Komunitas Golf One Team BRA, Perkumpulan Golf Bandung 1917 dan FOKUS (Forum Urang Sukabumi) bantu korban gempa Cianjur.
Pembukaan kegiatan pendakian Gunung Gede Pangrango tertuang dalam Surat Edaran Nomor 02/BBTNGGP/Tek.2/02/2023.
Pembangunan madrasah ini menjadi bukti BPJS Ketenagakerjaan hadir di masyarakat.
Pemkab Cianjur awalnya sudah mengalokasikan dana Rp 14 miliar yang bersumber dari donasi untuk pembangunan 14 ribu Huntara.
Gempa Cianjur telah membuat retakan di sejumlah jalur pendakian Gunung Gede Pangrango termasuk di bibir kawah Gunung Gede.
Karena gempa bumi tidak dapat diprediksi kapan akan terjadi, oleh sebab itu masyarakat yang tinggal didaerah rawan mesti dibekali ilmu tentang cara menghadapi saat gempa.
Data laporan sementara BPBD Kabupaten Cianjur, mencatat hingga pukul 09.00 WIB beberapa korban Gempa M4.3 mengalami luka ringan, sedang hingga berat,
Warga Cianjur kembali tinggal di tenda sementara waktu, khawatir gempa susulan terjadi lagi.
Berdasarkan Data laporan Sementara BMKG dan BPBD Kab. Cianjur, hingga pukul 05.00 WIB tercatat banyak warga terluka akibat Gempa M4.3 Terkini Cianjur.
Gempabumi M4.3 yang terjadi pukul 02:45:01 WIB tersebut bahkan dirasakan di wilayah Sukabumi.