Update Ledakan Bom di Polsek Astana Anyar: 1 Polisi Meninggal, 7 Terluka Termasuk Warga

Rabu 07 Desember 2022, 12:35 WIB
Situasi Pasca Bom di Polsek Astana Anyar | Foto: Istimewa

Situasi Pasca Bom di Polsek Astana Anyar | Foto: Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Update terbaru dari aksi Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar yang terjadi hari ini, dikabarkan jika satu anggota polisi meninggal dunia.

Sebelumnya diberitakan jika ada tiga anggota polisi yang terluka akibat bom di Polsek Astana Anyar tersebut, hingga saat ini bertambah menjadi tujuh orang dengan data tiga luka berat dan empat orang luka ringan, serta 1 orang meninggal dunia.

"Update korban peristiwa bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar dari anggota Polri satu orang meninggal dunia, tiga luka berat dan empat luka ringan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Rabu (7/12/2022) seperti mengutip dari Suara.com.

Baca Juga: 3 Polisi Terluka, Kronologi Bom Meledak di Polsek Astana Anyar

Selain itu, kata Ramadhan juga menambahkan bahwa ada satu warga juga mengalami luka ringan akibat bom bunuh diri tersebut.

"Dari masyarakat satu orang luka ringan," katanya

Ramadhan mengklaim situasi dan kondisi di sekitar Polsek Astana Anyar telah terkendali. Dia meminta masyarakat agar tetap tenang.

"Disampaikan kepada masyarakat bahwa situasi hingga saat ini terkendali dan masyarakat agar tetap tenang," kata dia.

Baca Juga: Pelaku Tewas, Kata Emil Soal Dugaan Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar

Sebelumnya diketahui jika aksi bom bunuh diri tersebut dilakukan oleh seorang laki-laki yang menerobos masuk dan mengacungkan senjata tajam saat anggota polisi sedang melangsungkan apel pagi hingga bom tersebut akhirnya meledak.

"Polsek Astana Anyar sedang apel, satu orang laki-laki masuk ke polsek mengacungkan senjata tajam, menerobos barisan apel, anggota menghindar, dan terjadi ledakan, pelaku membawa bom. Diduga bom bunuh diri, pelaku meninggal dunia," ungkap Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung.

Sumber: Suara.com

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Sehat22 Mei 2024, 14:30 WIB

Berapa Seharusnya Kadar Asam Urat yang Normal? Simak Penjelasannya Disini

Kadar asam urat yang tinggi (hiperurisemia) mungkin disebabkan oleh peningkatan produksi atau penurunan pembersihan asam urat dari dalam tubuh.
Ilustrasi - Kadar asam urat yang tinggi (hiperurisemia) mungkin disebabkan oleh peningkatan produksi atau penurunan pembersihan asam urat dari dalam tubuh. (Sumber : Freepik.com/@stefamerpik)
Keuangan22 Mei 2024, 14:19 WIB

Paling Banyak Lulusan Sekolah Ini, Menaker Soal 9,9 Juta Anak Muda Nganggur

Menaker Ida menyebut salah satu penyebab tingginya angka pengangguran karena ketidakcocokan antara keterampilan yang dimiliki lulusan dengan kebutuhan industri pasar tenaga kerja
Ilustrasi perayaan kelulusan sekolah. BPS catat 9,9 juta anak muda indonesia nganggur (Sumber: istimewa)
Life22 Mei 2024, 14:15 WIB

5 Hantu Terseram di Pulau Sumatera, Ada yang Suka Jahil dan Habisi Nyawa Manusia

Sumatera dikenal memiliki beberapa cerita hantu yang kerap mengganggu penduduk setempat. Cerita mistis tersebut sampai saat ini masih dipercaya oleh mereka sebagai mitologi
Ilustrasi hantu menyeramkan yang ada di pulau Sumatera (Sumber : Pexels.com/@Charlesparker)
Sukabumi22 Mei 2024, 14:10 WIB

Puskesmas dan Forkopimcam Kalibunder Sukabumi Launching Program Geber Si Jumo

UPTD Puskesmas Kalibunder Kabupaten Sukabumi launching kegiatan Gerakan Bersama Literasi Stunting, Imunisasi, Pencegahan DBD, dan Penanggulangan TBC (Geber Si Jumo), dan Jaga Ibu Hamil Lingkungan Bersih dan Sehat (Jamilah)
Acara launching kegiatan Geber Sijumo (Gerakan bersama iterasi Stunting, Imunisasi, Pencegahan DBD, dan Penanggulangan TBC) dan kegiatan Jaga Ibu Hamil Lingkungan Bersih dan Sehat (Jamillah) Foto : Ragil Gilang
Life22 Mei 2024, 14:00 WIB

Kepribadian dan Hati yang Baik, 10 Hal Menarik Ini Bisa Bikin Jatuh Cinta!

Orang yang menarik cenderung bisa membuat pasangan merasa aman, baik secara fisik maupun emosional, sangat penting.
Ilustrasi. Kepribadian dan Hati yang Baik, Intip Apa Saja Hal Menarik yang Bisa Bikin Jatuh Cinta! (Sumber : Pexels/PolinaTankilevitch)
Bola22 Mei 2024, 13:45 WIB

Siap Hadapi Madura United di Final, Bojan Pastikan Seluruh Pemain Bugar

Pelatih Persib Bojan Hodak cukup yakin saat nanti menghadapi Madura United di Final Championship Series.
Pelatih Persib Bojan Hodak cukup yakin saat nanti menghadapi Madura United di Final Championship Series. | Foto: persib.co.id/Amandeep Rohimah
Kecantikan22 Mei 2024, 13:30 WIB

Serum, Pelembab hingga Toner, Ini 9 Manfaat Niacinamide untuk Kulit Wajah

Niacinamide membantu memperbaiki penghalang kulit, yang dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV, polusi, dan faktor lingkungan lainnya.
Ilustrasi. Skincare Niacinamide untuk Kulit Wajah. (Sumber : Pexels/shvetsproduction)
Sukabumi22 Mei 2024, 13:02 WIB

Dinsos Sukabumi Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Tegalbuleud

Kepala Desa Tegalbuleud, Ramdan Arif Firmansyah bantuan dari Dinas Sosial berupa sembako, alat mandi, kasur lipat, alat dapur, makanan siap saji, paket makanan anak, dan lain lain.
Dinas Sosial (Dinsos)  Kabupaten Sukabumi, salurkan bantuan untuk korban kebakaran di Tegalbuleud Sukabumi (Sumber: istimewa)
Sehat22 Mei 2024, 13:00 WIB

Gula Darah Susah Turun? Cek Penyebab dan Cara Mengatasinya dengan Gaya Hidup Sehat!

Mengelola gula darah memerlukan pendekatan yang holistik, meliputi perubahan gaya hidup, diet, aktivitas fisik, dan manajemen stres.
Ilustrasi. Gula Darah Susah Turun? Cek Penyebab dan Cara Mengatasinya dengan Gaya Hidup Sehat! (Sumber : Pexels/PolinaTankilevitch)
Sehat22 Mei 2024, 12:45 WIB

Punya Hipertensi? Hindari 7 Makanan Tinggi Garam Ini Agar Tekanan Darah Aman

Bagi seseorang yang memiliki riwayat atau mengalami hipertensi sebaiknya hindari untuk mengkonsumsi makanan yang tinggi garam, karena dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan kemungkinan terkena penyakit kardiovaskular
Hindarilah 7 makanan tinggi garam ini jika mempunyai tekanan darah tinggi atau hipertensi (Sumber : Freepik/@Racool_studio)