Doa Puasa Ramadan Hari ke-9: Memohon Rahmat dan Bimbingan

Sukabumiupdate.com
Jumat 27 Feb 2026, 05:00 WIB
Doa Puasa Ramadan Hari ke-9: Memohon Rahmat dan Bimbingan

Ilustrasi berdoa. Doa Puasa Ramadan Hari ke-9: Memohon Rahmat dan Bimbingan (Freepik)

SUKABUMIUPDATE.com - Ramadan adalah bulan penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan. Setiap hari yang dilalui menjadi kesempatan berharga untuk memperbaiki diri dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT. Memasuki hari ke-9, semangat ibadah seharusnya semakin tumbuh dan hati semakin lembut dalam bermunajat. 

Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih kesabaran, keikhlasan, dan ketergantungan penuh kepada-Nya. Salah satu cara menghidupkan Ramadan adalah dengan membaca doa-doa harian yang sarat makna. Doa puasa hari ke-9 ini mengandung permohonan mendalam tentang rahmat, petunjuk, dan keridhaan Allah.

Baca Juga: Doa Puasa Ramadan Hari ke-8: Memohon Kebaikan dan Hati yang Penuh Kasih

Berikut bacaan lengkap doa puasa ramadan hari ke-9:

اللَّهُمَّ اجْعَلْ لِي فِيْهِ نَصِيبًا مِنْ رَحْمَتِكَ الْوَاسِعَةِ، وَاهْدِنِي فِيْهِ لِبَرَاهِيْنِكَ السَّاطِعَةِ، وَخُذْ بِنَاصِيَتِي إِلَى مَرْضَاتِكَ الْجَامِعَةِ، بِمَحَبَّتِكَ يَا أَمَلَ الْمُشْتَاقِينَ

Arab Latin: Allahummaj'alli fihi nashibam mir rahmatikal wâsi'ah, wadini fihi libarāhīnikas sathi'ah, wa khudz bināshiyatî ilā mardhātikal jami'ah, bimahabbatika ya Amalal musytâqîn.

Artinya: "Ya Allah, berikan padaku di dalamnya bagian dari rahmat-Mu yang luas, bimbinglah daku di dalamnya dengan ilmu-Mu yang bercahaya, dan bimbinglah daku pada keridhaan-Mu yang sempurna dengan cinta-Mu wahai Dambaan orang-orang yang merindukan".

Baca Juga: Doa Puasa Ramadan Hari ke-7: Mohon Kekuatan Ibadah dan Dijauhkan dari Dosa

Doa puasa Ramadan hari ke-9 pada dasarnya berisi permohonan agar Allah SWT menganugerahkan sebagian dari rahmatnya yang luas, memberikan petunjuk dan pemahaman yang terang dalam membedakan kebenaran, serta menuntun hidup kita menuju keridhaannya yang sempurna. Doa ini mencerminkan sikap rendah hati dan ketergantungan penuh seorang hamba kepada Allah, sekaligus harapan agar setiap langkah, pikiran, dan keputusan selalu berada dalam bimbingan dan cintanya, sehingga puasa yang dijalani tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga membawa hati semakin dekat kepada-Nya.

Dengan membaca dan menghayati doa ini, kita diingatkan untuk terus merindukan Allah sebagai tujuan utama hidup, sebagaimana penutup doa: “Ya Amalal musytâqîn” Wahai Dambaan orang-orang yang merindukan.

Baca Juga: Doa Puasa Ramadan Hari ke-6: Permohonan Dijauhkan dari Murka Allah

Sumber: muslim.okezone

Berita Terkait
Berita Terkini