Cetak Generasi Qurani, Disdik Sukabumi Perkuat Program Beasiswa Tahfidz

Sukabumiupdate.com
Jumat 01 Mei 2026, 11:22 WIB
Cetak Generasi Qurani, Disdik Sukabumi Perkuat Program Beasiswa Tahfidz

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi. (Sumber : Dok disdik.)

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memperkuat kualitas pendidikan berbasis keagamaan melalui Program Beasiswa Tahfidz Al-Qur’an. Program ini menjadi salah satu upaya strategis dalam mencetak generasi Qurani yang unggul dan berakhlak mulia.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka bagi seluruh peserta didik di jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP), dengan syarat utama berasal dari Kabupaten Sukabumi.

“Prosedur seleksi calon penerima beasiswa ini terbuka bagi semua murid SD dan SMP yang memenuhi syarat administrasi, serta wajib memiliki Kartu Keluarga Kabupaten Sukabumi atau merupakan asli warga Sukabumi,” ujar Herdiawan, pada sukabumiupdate.com, pada Jumat (1/5/2026).

Baca Juga: Disambut Massa Buruh, Prabowo Ikuti May Day 2026 di Monas

Ia menjelaskan, kategori penerima beasiswa dibedakan berdasarkan jenjang pendidikan dan capaian hafalan Al-Qur’an. Untuk tingkat SD, kategori awal mensyaratkan hafalan minimal 2 juz (Juz 30 ditambah 1 juz), sementara kategori lanjutan mencapai 3 juz. Sedangkan pada jenjang SMP, kategori awal berkisar antara 3 hingga 4 juz, dan kategori lanjutan mencapai 5 juz hafalan.

Guna memastikan hasil seleksi yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi menggandeng Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Sukabumi dalam proses penilaian.

“Untuk menjaga kualitas hasil seleksi dan evaluasi, kami bekerja sama dengan LPTQ Kabupaten Sukabumi. Penilaian dilakukan langsung oleh tim juri yang kompeten di bidangnya,” jelasnya.

Baca Juga: Parkir Liar Depan IGD RSUD Palabuhanratu Ditertibkan, Ganggu Lalin hingga Rusak Jalan

Adapun terkait mekanisme evaluasi dilakukan dengan memanggil peserta yang telah lolos tahap verifikasi administrasi untuk mengikuti uji hafalan secara langsung di hadapan tim juri dari LPTQ.

“Peserta akan diuji secara langsung dalam ruangan oleh tim juri LPTQ, sehingga kemampuan hafalan yang dinilai benar-benar sesuai dengan kapasitas masing-masing peserta,” tambahnya.

Melalui program ini, Herdiawan berharap dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik kepada Allah SWT, sekaligus membentuk karakter yang berakhlak mulia. Selain itu, program ini juga bertujuan melahirkan generasi yang mencintai Al-Qur’an dan mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Tips Mengatasi Badan Sakit dan Pegal Saat Bangun Tidur

"Semangat belajar siswa dalam mempelajari, menghafal, dan memahami Al-Qur’an diharapkan semakin tumbuh dan berkembang, seiring dengan komitmen pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang religius dan berdaya saing," tandasnya. (adv)

 

Berita Terkait
Berita Terkini