Bikin Betah, Kawasan Pantai Cisolok Bersolek Sambut Wisatawan Lebaran

Sukabumiupdate.com
Senin 16 Mar 2026, 17:39 WIB
Bikin Betah, Kawasan Pantai Cisolok Bersolek Sambut Wisatawan Lebaran

Karanghawu, salah satu ikon di kawasan pantai Cisolok, Kabupaten Sukabumi. (Sumber: SU/Ilyas Supendi)

SUKABUMIUPDATE.com – Pemerintah Kecamatan Cisolok mulai melakukan berbagai persiapan menghadapi lonjakan wisatawan pada libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Sejumlah langkah antisipasi disiapkan agar kawasan wisata, khususnya pantai di wilayah tersebut, tetap aman, nyaman, tertib, dan kondusif bagi para pengunjung.

Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, mengatakan persiapan dilakukan bersama unsur Forkopimcam, instansi terkait, serta masyarakat sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi meningkatnya aktivitas wisata selama libur Lebaran.

Menurutnya, selain menjadi momen untuk mempererat silaturahmi, libur Idul Fitri juga identik dengan meningkatnya kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi, terutama pantai yang tersebar di wilayah Kecamatan Cisolok.

“Karena itu diperlukan kesiapan bersama agar para pengunjung dapat menikmati keindahan alam Cisolok dengan aman dan nyaman, sekaligus tetap menghormati budaya serta kearifan lokal masyarakat,” ujar Okih.

Baca Juga: Lebaran Mendekat Curanmor Marak: Maling Motor di Sukabumi Modus Bangunin Sahur

Untuk menjaga citra kawasan wisata tetap bersih, tertib, dan nyaman, Okih mengimbau masyarakat serta para pelaku usaha pariwisata menerapkan Panca Pesona Pariwisata.

Pertama, Soméahna hadé ka sémah, yakni bersikap ramah dan santun kepada setiap wisatawan yang datang. Keramahan masyarakat dinilai menjadi salah satu daya tarik yang dapat memberikan kesan positif bagi pengunjung.

Kedua, Soméah kana runtah, yaitu menjaga kebersihan lingkungan dengan mengelola sampah dengan baik dan tidak membuang sampah sembarangan.

Ketiga, Soméah kana parkiran, yakni menata area parkir secara tertib dan rapi serta tidak memungut tarif di luar ketentuan atau harga yang tidak wajar.

Keempat, Soméah kana jajanan, yaitu menyediakan makanan dan minuman yang sehat, halal, serta dijual dengan harga yang wajar bagi wisatawan.

Baca Juga: Perkuat Sinergi dengan PWI, BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Gencarkan Literasi Jaminan Sosial

“Kelima, Soméah kana larangan, yaitu menjaga kawasan wisata dari peredaran narkoba, minuman keras, serta berbagai perbuatan yang melanggar norma agama dan hukum,” tegasnya.

Selain kepada masyarakat dan pelaku usaha, Okih juga mengingatkan para wisatawan untuk mematuhi sejumlah aturan saat berkunjung ke kawasan pantai di Cisolok.

"Wisatawan diharapkan menjaga sopan santun serta menghormati adat istiadat masyarakat setempat. Pengunjung juga diminta menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan serta memanfaatkan tempat sampah yang telah disediakan," tuturnya.

Tak hanya itu, Okih juga meminta wisatawan untuk mematuhi aturan parkir serta mengikuti arahan petugas di lapangan guna menghindari kemacetan dan menjaga keamanan kendaraan.

Baca Juga: Joan Laporta Menang Telak, Kembali Duduki Kursi Presiden Barcelona

“Yang tidak kalah penting, pengunjung harus mengutamakan keselamatan saat berwisata, terutama ketika berenang di pantai dengan memperhatikan rambu-rambu serta peringatan dari petugas,” kata Okih.

Ia juga mengingatkan agar wisatawan menghindari berbagai tindakan yang melanggar hukum dan norma agama, seperti penyalahgunaan narkoba, minuman keras, maupun perbuatan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Okih juga berharap kawasan wisata pantai di Kecamatan Cisolok tetap terjaga keindahan, kebersihan, dan keamanannya, sehingga memberikan pengalaman berwisata yang menyenangkan bagi para pengunjung.

“Mari kita jaga bersama keindahan, kebersihan, keamanan, dan kenyamanan kawasan wisata pantai di Kecamatan Cisolok agar tetap menjadi destinasi wisata yang aman, tertib, bersih, dan menyenangkan bagi semua,” pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terkini