DPRD Sukabumi Sambut Keluhan FPP Soal Pelayanan di RSUD Palabuhanratu

Kamis 13 Juli 2023, 23:44 WIB
Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi saat berdiskusi dengan Forum Pemuda Palabuhanratu | Foto : Ilyas Supendi

Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi saat berdiskusi dengan Forum Pemuda Palabuhanratu | Foto : Ilyas Supendi

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi bertemu dengan Forum Pemuda Palabuhanratu di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Kamis (13/7/2023).

Dalam pertemuan yang juga dihadiri dari pihak rumah sakit, Forum Pemuda Palabuhanratu (FPP) mengeluhkan terkait pelayanan rumah sakit Palabuhanratu serta pengelolaan kebersihan yang tidak maksimal.  

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Komisi IV Usep Wawan mengatakan, pihaknya menyambut baik atas kedatangan Forum Pemuda Palabuhanratu yang menyampaikan keritiknya terkait pelayanan dan kebersihan yang ada di RSUD Palabuhanratu.

"Jadi FPP mengkritisi atas pengaduan-pengaduan dari masyarakat yang pernah melakukan pengobatan di rumah sakit dari pelayanan lalu kebersihan karena dianggap kalau kebersihan ini sistemnya dikontraktualkan, dengan di anggarkan besar tapi hanya belum maksimal," ujar anggota Komisi IV DPRD Sukabumi, Usep Wawan kepada awak media, Kamis (13/7/2023).

Usep menjelaskan, pihaknya akan lebih meningkatkan pengawasan terhadap anggaran yang dikeluarkan untuk kontraktual yang di anggap oleh FPP belum maksimal itu.

Baca Juga: Cerita Gunung Jayanti Sukabumi dan Ramalan Datangnya Ratu ke Tujuh

"DPRD akan tingkat pengawasan lebih di fokuskan lagi yang kedua karena menyangkut dari sarana dan prasarana, jadi rumah sakit Palabuhanratu sudah overload sehingga pasiennya menumpuk, jadi sarana dan prasarananya yang kurang anggarannya," ungkapnya.

Usep menegaskan, pihaknya dari DPRD Kabupaten Sukabumi dari Komisi IV akan kendorng pemerintah daerah segera mengangarkan untuk meningkatkan saran dan prasarana.

"Kami dari DPRD Komisi IV mendorong pemerintah daerah dari eksekutif agar dianggarkan untuk peningkatan dari sarana dan pra sarana rumah sakit Palabuhanratu, sehingga orang yang berobat ke rumah sakit tidak antri di IGD. untuk pasen yang mau ke ruangan aja harus antri," jelas usep.

" Makanya perlu ada perhatian khusus dari pemerintah daerah eksekutif, menganggarkan sehingga pembangunan rumah sakit Palabuhanratu segera dipercepat bisa melayani masyarakat sebaik baiknya," sambungnya.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi25 Juli 2024, 23:36 WIB

Jembatan 'Viral' di Sukabumi Ditutup, Pemdes Segera Bangun Jembatan Sementara

Jembatan viral di perbatasan Lengkong dan Jampangtengah Sukabumi ditutup, akan dibangun jembatan sementara.
Pemkab Sukabumi tutup jembatan viral yang menghubungkan dua desa di Lengkong dan Jampangtengah. (Sumber : SU/Ragil)
Nasional25 Juli 2024, 22:42 WIB

Kejagung Ajukan Kasasi atas Vonis Bebas Terdakwa Pembunuhan Wanita Sukabumi

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar mengatakan, pengajuan kasasi ini dilakukan karena putusan PN Surabaya dinilai tidak tepat.
Gregorius Ronald Tannur saat mengikuti sidang di PN Surabaya pada Selasa 2 April 2024. (Sumber : SuaraJatim/Yuliharto Simon)
Nasional25 Juli 2024, 22:23 WIB

3 Media Lokal Gresik Sabet Media Innovation Awards 2024

Penghargaan untuk tiga media lokal Gresik Jawa Timur ini diberikan dalam acara Jatim Media Summit 2024.
Tiga media lokal Gresik Jawa Timur menyabet penghargaan Media Innovation Awards 2024. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi25 Juli 2024, 21:52 WIB

Bupati Sukabumi Buka Suara Terkait Tuduhan Penyalahgunaan APBD 2023

Bupati Sukabumi Marwan Hamami buka suara terkait tuduhan penyalahgunaan anggaran Rp33 Miliar di APBD 2023.
Bupati Sukabumi Marwan Hamami. (Sumber : SU/Ilyas)
Sukabumi25 Juli 2024, 21:24 WIB

LPI Desak Inspektorat Sukabumi Proses Hukum Oknum Terlibat Penyalahgunaan Bankum Desa

Puluhan massa yang tergabung dalam Laskar Pasundan Indonesia (LPI) melakukan aksi demonstrasi untuk mendesak agar kasus penyaLaporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Inspektorat Kabupaten Sukabumi
Aksi unjuk rasa Laskar Pasundan Indonesia di inspektorat Kabupaten Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Jawa Barat25 Juli 2024, 21:22 WIB

Data Sementara BPBD: Gempa M 4,1 di Kuningan Rusak 3 Rumah dan 1 Masjid

BPBD Kabupaten Kuningan mencatat terdapat sejumlah bangunan rusak terdampak gempa darat M4,1 Kamis (25/7/2024)
Sejumlah rumah dan satu unit masjid alami kerusakan akibat gempa darat M4,1 di Kuningan. (Sumber Foto: BPBD Kuningan)
Life25 Juli 2024, 21:00 WIB

Tes Ilusi Optik: Kamu Harus Temukan Kacang Tertawa di Gambar Ini Dalam Waktu 7 Detik!

Permainan ilusi optik adalah sebuah permainan yang memanfaatkan manipulasi visual untuk menciptakan efek penipuan atau persepsi yang salah pada mata dan otak kita.
Permainan ilusi optik adalah sebuah permainan yang memanfaatkan manipulasi visual untuk menciptakan efek penipuan atau persepsi yang salah pada mata dan otak kita. (Sumber : Playbuzz/Jagran Josh).
Sukabumi25 Juli 2024, 20:26 WIB

Jika Anggaran Makan Gratis Rp7.500, Pemilik Warteg Sukabumi: Cuma Nasi, Tempe Orek atau Kentang

Tanggapi isu anggaran makan bergizi gratis dipangkas, Pemilik warteg di Sukabumi bingung tawarkan menu Rp 7.500 saat harga bahan pangan naik.
Dengan uang Rp 7.500 hanya dapat nasi dan satu lauk di warteg Sukabumi. (Sumber : SU/Ibnu)
Sehat25 Juli 2024, 20:00 WIB

Mengenal 4 Manfaat Kesehatan Pisang Merah yang Jarang Sekali Diketahui

Pisang merah dapat dikonsumsi langsung, diolah menjadi jus, smoothie, atau dijadikan bahan kue dan roti.
Ilustrasi - Pisang merah memiliki rasa yang lebih manis dan sedikit asam dibandingkan pisang kuning biasa. (Sumber : unsplash.com/@Ovidiu Creanga).
Science25 Juli 2024, 19:54 WIB

BMKG: Gempa Darat Guncang Kuningan dan Sekitarnya Akibat Sesar Ciremai

Gempa darat berkekuatan M4,1 di Kuningan ini menurut hasil analisa BMKG akibat aktivitas sesar Ciremai.
BMKG sebut gempa darat yang mengguncang Kuningan dan sekitarnya akibat sesar Ciremai. (Sumber : Istimewa)