Banggar DPRD Apresiasi Pemkab Sukabumi Raih WTP 9 Kali Berturut-turut

Jumat 07 Juli 2023, 19:22 WIB
Sekda Ade dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar dan TAPD menunjukan berita acara rapat banggar yang membahas LPPA TA 2022. (Sumber : Dokpim Pemkab Sukabumi)

Sekda Ade dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar dan TAPD menunjukan berita acara rapat banggar yang membahas LPPA TA 2022. (Sumber : Dokpim Pemkab Sukabumi)

SUKABUMIUPDATE.com - DPRD Kabupaten Sukabumi menggelar rapat gabungan badan anggaran (Banggar) DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Sukabumi yang dipimpin Sekretaris Daerah Ade Suryaman di Aula Rapat DPRD Kabupaten Sukabumi, Jumat (7/7/2023).

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali mengatakan rapat Banggar DPRD dengan TAPD tersebut beragendakan pembahasan terkait Raperda tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (LPPA) Tahun Anggaran 2022.

Menurut Budi, dalam kesempatan tersebut Banggar DPRD Kabupaten Sukabumi mengapresiasi pemerintah daerah atas capaian LHP (Laporan Hasil Pemeriksaan) BPK RI yang mendapatkan predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP).

"Selain itu dalam rapat banggar tadi, kami hanya menegaskan kepada TAPD agar kedepan bisa lebih baik lagi dan bisa mempertahankan WTP yang sudah bisa dipertahankan selama 9 tahun berturut-turut," kata Budi kepada sukabumiupdate.com.

Baca Juga: DPRD Sukabumi Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2022 Dibahas Lebih Lanjut

Budi menuturkan, hasil pembahasan dalam rapat Banggar dengan TAPD terkait LPPA Tahun Anggaran 2022 ini kemudian akan dibawa dalam Rapat Paripurna pada Senin 10 Juli 2023 mendatang.

Sekadar diketahui, Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali mendapat predikat opini WTP yang kesembilan kalinya dari BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat. Capaian tersebut didapat oleh Pemkab Sukabumi pada Jumat 12 Mei 2023 di Aula BPK Provinsi Jawa Barat.

Saat itu Kepala BPK RI perwakilan provinsi Jawa Barat Paula Henry Simatupang menyerahkan langsung Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) LKPD Pemerintah Kabupaten Sukabumi TA 2022 kepada Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri.

Menurut Wabup capaian tersebut merupakan hasil kerja keras bersama. Terutama perangkat daerah yang terus bekerja secara optimal sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Iyos kemudian berharap hasil WTP ke 9 kalinya tersebut bisa dipertahankan dan dapat kembali diraih di tahun depan. (ADV)

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi25 Juli 2024, 23:36 WIB

Jembatan 'Viral' di Sukabumi Ditutup, Pemdes Segera Bangun Jembatan Sementara

Jembatan viral di perbatasan Lengkong dan Jampangtengah Sukabumi ditutup, akan dibangun jembatan sementara.
Pemkab Sukabumi tutup jembatan viral yang menghubungkan dua desa di Lengkong dan Jampangtengah. (Sumber : SU/Ragil)
Nasional25 Juli 2024, 22:42 WIB

Kejagung Ajukan Kasasi atas Vonis Bebas Terdakwa Pembunuhan Wanita Sukabumi

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar mengatakan, pengajuan kasasi ini dilakukan karena putusan PN Surabaya dinilai tidak tepat.
Gregorius Ronald Tannur saat mengikuti sidang di PN Surabaya pada Selasa 2 April 2024. (Sumber : SuaraJatim/Yuliharto Simon)
Nasional25 Juli 2024, 22:23 WIB

3 Media Lokal Gresik Sabet Media Innovation Awards 2024

Penghargaan untuk tiga media lokal Gresik Jawa Timur ini diberikan dalam acara Jatim Media Summit 2024.
Tiga media lokal Gresik Jawa Timur menyabet penghargaan Media Innovation Awards 2024. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi25 Juli 2024, 21:52 WIB

Bupati Sukabumi Buka Suara Terkait Tuduhan Penyalahgunaan APBD 2023

Bupati Sukabumi Marwan Hamami buka suara terkait tuduhan penyalahgunaan anggaran Rp33 Miliar di APBD 2023.
Bupati Sukabumi Marwan Hamami. (Sumber : SU/Ilyas)
Sukabumi25 Juli 2024, 21:24 WIB

LPI Desak Inspektorat Sukabumi Proses Hukum Oknum Terlibat Penyalahgunaan Bankum Desa

Puluhan massa yang tergabung dalam Laskar Pasundan Indonesia (LPI) melakukan aksi demonstrasi untuk mendesak agar kasus penyaLaporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Inspektorat Kabupaten Sukabumi
Aksi unjuk rasa Laskar Pasundan Indonesia di inspektorat Kabupaten Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Jawa Barat25 Juli 2024, 21:22 WIB

Data Sementara BPBD: Gempa M 4,1 di Kuningan Rusak 3 Rumah dan 1 Masjid

BPBD Kabupaten Kuningan mencatat terdapat sejumlah bangunan rusak terdampak gempa darat M4,1 Kamis (25/7/2024)
Sejumlah rumah dan satu unit masjid alami kerusakan akibat gempa darat M4,1 di Kuningan. (Sumber Foto: BPBD Kuningan)
Life25 Juli 2024, 21:00 WIB

Tes Ilusi Optik: Kamu Harus Temukan Kacang Tertawa di Gambar Ini Dalam Waktu 7 Detik!

Permainan ilusi optik adalah sebuah permainan yang memanfaatkan manipulasi visual untuk menciptakan efek penipuan atau persepsi yang salah pada mata dan otak kita.
Permainan ilusi optik adalah sebuah permainan yang memanfaatkan manipulasi visual untuk menciptakan efek penipuan atau persepsi yang salah pada mata dan otak kita. (Sumber : Playbuzz/Jagran Josh).
Sukabumi25 Juli 2024, 20:26 WIB

Jika Anggaran Makan Gratis Rp7.500, Pemilik Warteg Sukabumi: Cuma Nasi, Tempe Orek atau Kentang

Tanggapi isu anggaran makan bergizi gratis dipangkas, Pemilik warteg di Sukabumi bingung tawarkan menu Rp 7.500 saat harga bahan pangan naik.
Dengan uang Rp 7.500 hanya dapat nasi dan satu lauk di warteg Sukabumi. (Sumber : SU/Ibnu)
Sehat25 Juli 2024, 20:00 WIB

Mengenal 4 Manfaat Kesehatan Pisang Merah yang Jarang Sekali Diketahui

Pisang merah dapat dikonsumsi langsung, diolah menjadi jus, smoothie, atau dijadikan bahan kue dan roti.
Ilustrasi - Pisang merah memiliki rasa yang lebih manis dan sedikit asam dibandingkan pisang kuning biasa. (Sumber : unsplash.com/@Ovidiu Creanga).
Science25 Juli 2024, 19:54 WIB

BMKG: Gempa Darat Guncang Kuningan dan Sekitarnya Akibat Sesar Ciremai

Gempa darat berkekuatan M4,1 di Kuningan ini menurut hasil analisa BMKG akibat aktivitas sesar Ciremai.
BMKG sebut gempa darat yang mengguncang Kuningan dan sekitarnya akibat sesar Ciremai. (Sumber : Istimewa)