Mahal Mana? Cabai Rawit di Pasar Cibadak atau Cicurug

Senin 23 Januari 2017, 06:51 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Ancaman petani untuk menaikan harga jual cabai rawit terbukti berdampak langsung pada harga komoditas ini di pasaran. Cabai rawit di dua pasar semi modern Cibadak dan Cicurug Kabupaten Sukabumi harganya terus melonjak sudah melebihi Rp100 ribu per kilogram.

Dari dua pasar ini, Senin (23/1), sukabumiupdate.com melakukan pemantauan khusus untuk cabai rawit dan jenis cabai lainnya. Di Pasar Cibadak, harga paling mahal saat ini adalah cabai rawit merah besar, atau sering disebut cabai jablay, antara Rp120 ribu hingga Rp140 ribu perkilogramnya, tergantung kualitas.

Uda Sahriyal (45), salah seorang pedagang cabai di Pasar Cibadak menyebutkan bahwa cabai rawit merah paling murah dijual dengan harga Rp120 ribu. “Harga ecerannya 30 sampai 35 ribu rupiah per seperempat kilogram,” jelasnya.

BACA JUGA:

Di Pasar Cibadak Rp120 Ribu/Kg, Ini Harga Cabai Rawit di Petani Kabupaten Sukabumi

Ini Analisa Pemkot Sukabumi Soal Menggilanya Harga Cabai Rawit

Petani Cabai Kabupaten Sukabumi Nikmati Harga Tinggi

Di Cibadak, cabai rawit hijau lokal saat ini sudah mencapai Rp65 ribu per kilogram sama dengan harga cabai merah keriting. Harga cabai merah besar hari ini Rp40 ribu perkilogram, cabai hijau besar Rp30 ribu rupiah perkilogram.

“Dulu beli 10 ribu aja dapet seperempat, sekarang sepuluh ribu hanya satu ons. Makan kalau nggak pakai sambal nggak enak om,” jelas salah seorang pembeli di Pasar Cibadak, Ani Andriani (37).

Sementara itu, pantauan di Pasar Cicurug Kabupaten Sukabumi, harga cabai rawit hari ini masih berada di level sangat mahal. “Rp120 ribu perkilogram untuk cabai rawit merah biasa bukan yang besar,” ungkap Agus Sudrajat (42), pedagang sayuran di Los Jembar, blok H 71 Pasar Semi Modern Cicurug.

Agus mengaku tak berani menyimpan stok cabai rawit merah dalam jumlah besar karena sulit laku. Untuk harga cabai rawit hijau di Pasar Cicurug, Rp75 ribu perkilogram.

“Sama-sama masih mahal. Pembeli pun jarang, paling beli dikit,” pungkas Agus.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkini
Sukabumi Memilih25 April 2024, 22:18 WIB

PKB Gagas Poros Ketiga, Siapkan Figur untuk Lawan Asjap dan Iyos di Pilkada Sukabumi

ewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Sukabumi saat ini tengah membuka penjaringan bakal calon bupati / wakil bupati Sukabumi yang akan diusung dalam Pilkada 2024.
Logo Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) | Foto : Ist
Bola25 April 2024, 21:54 WIB

Kalahkan Borneo FC 2-1, Persib Segel Runner-up Regular Series Liga 1 2023/2024

Dua gol Persib Bandung atas Borneo FC disumbangkan David da Silva menit 20 dan Ciro Alves (70).
Para pemain Persib merayakan gol ke gawang Borneo FC pada pertandingan pekan ke-33 Liga 1 2023/2024 di Stadion Si Jalak Harupat, (Sumber : PERSIB.co.id)
Sukabumi Memilih25 April 2024, 21:39 WIB

Tiga Partai Bahas Draft Koalisi, Sepakat Usung Asep Japar di Pilkada Sukabumi?

Menjelang perhelatan Pilkada Sukabumi 2024, sejumlah elit partai tengah sibuk melakukan komunikasi dengan sesama partai untuk membangun koalisi.
Pertemuan Golkar PPP dan Gerindra membahas draf koalisi | Foto : Ist
Sukabumi25 April 2024, 21:19 WIB

Pemkot Sukabumi Beri Hadiah Untuk SKPD dengan Pendaftaran Pekerja Rentan Terbanyak

SKPD yang menerima hadiah dianggap telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendorong pendaftaran pekerja rentan ke dalam program jaminan sosial.
Pemberian hadiah bagi SKPD Pemkot Sukabumi dengan Pendaftaran Pekerja Rentan Terbanyak. (Sumber : Istimewa)
Bola25 April 2024, 21:00 WIB

Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Korea Selatan di Piala Asia U-23 2024, Klik Disini!

Bagi kamu yang ingin menyaksikan pertandingan Piala Asia 2024 antara Timnas Indonesia U-23 vs Korea Selatan U-23 berikut kami sediakan layanan live streamingnya.
Bagi kamu yang ingin menyaksikan pertandingan Piala Asia 2024 antara Timnas Indonesia U-23 vs Korea Selatan U-23 berikut kami sediakan layanan live streamingnya. (Sumber : Instagram/@jagad_stadium/Ist).
Life25 April 2024, 20:59 WIB

Dapat Tekanan dari Orang Tua Lain, Berikut 4 Penyebab Penerapan Pola Asuh Helikopter

Pola asuh helikopter berarti orang tua sepenuhnya menyetir anak mereka agar menjadi orang yang mereka inginkan karena beberapa penyebab.
Ilustrasi penyebab penerapan pola asuh helikopter. | Sumber Foto: Freepik/@freepik
DPRD Kab. Sukabumi25 April 2024, 20:29 WIB

DPRD Sukabumi Apresiasi Capaian Otonomi Daerah dan Harapan untuk Kemajuan Lebih Mandiri

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, Usep Wawan, menyampaikan apresiasi atas capaian otonomi daerah yang mandiri
Usep Wawan, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Nasional25 April 2024, 20:03 WIB

Surya Paloh Deklarasikan NasDem Dukung Penuh Pemerintahan Prabowo-Gibran

Hal itu disampaikan Surya Paloh usai melakukan pertemuan dengan Prabowo Subianto, Kamis, 25 April 2024.
Presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto saat menerima kedatangan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. (Sumber : IG Sufmi Dasco)
Sehat25 April 2024, 20:00 WIB

11 Kebiasaan Ini Bantu Jaga Gula Darah Anda Tetap Normal, Yuk Lakukan

Beberapa kebiasaan ini harus dimulai dari sekarang jiga ingin menjaga gula darah tetap normal.
Ilustrasi - Beberapa kebiasaan ini harus dimulai dari sekarang jiga ingin menjaga gula darah tetap normal.  (Sumber : Freepik/Lifestylememory)
Life25 April 2024, 19:46 WIB

Hindari 8 Aktivitas Berikut Agar Hubungan Orang Tua Dengan Anak Lebih Erat Harmonis

Ikuti tips berikut untuk memiliki hubungan yang lebih sehat dengan anak-anak Anda dalam jangka panjang.
Ilustrasi hubungan orang tua dengan anak | Foto : Sumber : Freepik/@tim kita