Sapu Lidi Sang Istri, Selamatkan Warga Padabeunghar dari Amukan Babi Hutan

Selasa 27 Des 2016, 21:20 WIB
Sapu Lidi Sang Istri, Selamatkan Warga Padabeunghar dari Amukan Babi Hutan

SUKABUMIUPDATE.COM - Ambari (49) masih terbaring di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Sekarwangi, Kecamatan Cibadak. Sesekali ia mengerang kesakitan akibat luka di sekujur tubuh setelah berduel dengan babi hutan yang masuk perkampungan.

Walaupun sepuluh bagian luka tubuhnya harus mendapatkan 50 jahitan, warga Kampung Panyindangan RT 03/06, Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi ini, merasa beruntung selamat dari amukan babi besar yang menyerangnya.

“Abdi ampir nyerah, babina nyosor tuluy, ngagigit kaki, nepi ka saya labuh, terus kana leher, perut, paha, celana jeung baju abdi nepi ka rajet,” ujar Ambari kepada sukabumiupdate.com, Selasa (27/12).

Saat itu, warga berteriak ada babi hutan mengamuk masuk kampung. Spontan Ambari berusaha menyelamatkan putra bungsunya yang berada di luar rumah.

Dengan bersusah payah, ia berusaha menyelamatkan sang anak yang sudah dihampiri hewan liar itu. Walaupun tubuhnya terus digigit babi hutan berukuran besar, upaya Ambari membuahkan hasil.

Babi hitam besar ini akhirnya kabur setelah, Rahmawati (40), istrinya, datang membawa sapu lidi. Dengan berteriak, sang istri terus memukuli babi yang tengah mengigit suaminya, hingga akhirnya hewan liar tersebut, lari menuju kebun di depan rumahnya.

“Saya spontan we pak. Pas ningali bapak digumul ku babi, saya langsung pukul ku sapu lidi, nepi ka babina kabur sorangan,” ujar Rahmawati sambil menemani suaminya yang tergolek lemas di ruang perawatan medis.

Babi hutan yang diduga turun gunung karena maraknya aksi perburuan ini, menurut Rahmawati, akhirnya bisa ditangkap warga kampung yang melakukan pengejaran.

“Babina benang dikepung ku warrga, ceunah sih gede beratna nepi ka sakwintal. Sigana dipaehan ku warga da sieun nyerang deui,” pungkasnya.

Editor :
Berita Terkini