SUKABUMIUPDATE.COM - Dua dari tiga mahasiswa Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung yang tenggelam di perairan Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi, Senin (26/12), akhirnya ditemukan.
Kedua jasad korban ditemukan tim search and rescue (SAR) gabungan dan warga, tidak jauh dari kawasan sekitar tempat kejadian musibah tenggelam. Kedua jasad korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jampang Kulon untuk divisum.
Dari lokasi penemuan, Ketua FKSD (Forum Kordinasi SAR Daerah) Kabupaten Sukabumi Okih Fajri, mengabarkan bahwa sekitar pukul 14.15 WIB, warga dan tim SAR menemukan jasad korban bernama Adnan Amrulloh (21).
Warga jalan Sulaksana Baru 05/07 Kiara Condong, Kota Bandung itu, ditemukan di pesisir pantai Batununggal, Kawasan Pangumbahan, atau sekitar 100 meter dari lokasi tenggelam. “Jadi yang Adnan ditemukan dipinggir pantai."
Tak lama berselang sekitar pukul 15.25 WIB, nelayan melihat jasad mengambang di sekitar perairan Cibuaya, Ujung Genteng. “Sekitar dua mili laut dari tempat kejadian. Jasadnya langsung dijemput tim Basarnas dengan perahu karet, kemudian dibawa ke pantai,†lanjut Okih.
Rendra Akbar (21), adalah rekan Adnan, ia warga Komple Cibiru Asri Blok C 8, Kota Bandung, diketahui menggunakan celana pendek hitam merah, dan menggunakan gelang ditangan kiri.
Kedua jenazah ini langsung dievakuasi ke RSUD Jampang Kulon kendaraan operasional SAR yang sudah standby sejak pagi. “Kondisi kedua jenazah masih utuh, ada luka sedikit, mungkin saat terseret arus. Sedangkan pakaian yang dikenakan sudah terlepas.,†tambah Okih.
Kedua jenazah akan divisum untuk keperluan laporan pihak terkait, dan rencananya akan langsung dibawa ke rumah duka masing masing, oleh keluarga dan rekannya yang ikut dalam proses pencarian hari kedua ini.
