SUKABUMIUPDATE.com - Musim kemarau panjang yang melanda wilayah Sukabumi Selatan memicu krisis pakan ternak. Langkanya rumput dan dedaunan di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Cikepuh memaksa para peternak menggiring keluar ratusan ekor kerbau (munding) dari habitat alaminya di dalam hutan.
Para penggembala kini memindahkan hewan ternaknya ke area perkebunan warga di perbatasan kampung dan hutan untuk memanfaatkan sisa-sisa sumber pakan yang masih tersedia.
Apeng (60), penggembala senior asal Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, mengungkapkan bahwa kekeringan tahun ini sangat berdampak pada ketersediaan pakan di dalam kawasan hutan.
Baca Juga: Jembatan Kompa Parungkuda Sukabumi Mulai Buka-Tutup, Bakal Ditutup Total 40-50 Hari
"Baru sebulan ini terpaksa digembala di perkebunan-perkebunan dekat hutan. Biasanya kalau di dalam hutan cuma diperiksa dua minggu sekali, bahkan sebulan sekali. Kami sudah hapal lokasi berkumpulnya dan pasti tahu mana kerbau milik masing-masing," ujar Apeng saat ditemui di area penggembalaan darurat kawasan Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, kepada Sukabumiupdate.com, Sabtu (03/102026).
Apeng, yang telah melakoni profesi ini sejak remaja, menceritakan dari belasan ekor kerbau yang pernah ia miliki, kini hanya tersisa enam ekor. Sisanya terpaksa ia jual untuk memenuhi kebutuhan harian. Menurutnya, seekor kerbau siap jual dengan bobot lebih dari satu kuintal biasanya dihargai sekitar Rp18 juta.
Diperkirakan ada sekitar 1.000 ekor kerbau yang selama ini dilepasliarkan di dalam kawasan SM Cikepuh. Namun, kekeringan yang meluas membuat vegetasi hutan tak lagi mampu mencukupi kebutuhan pakan.
Baca Juga: Wabup Sukabumi Tinjau SMPN 2 Cicurug Terdampak Cuaca Ekstrem, KBM Ditargetkan Kembali Senin
Demi menyelamatkan ternak, para penggembala terpaksa menarik kerbau-kerbau tersebut ke area perkebunan terdekat di wilayah Kecamatan Ciracap dan Kecamatan Ciemas.
Para peternak berencana tetap menggembalakan ternak mereka di sekitar Desa Pangumbahan hingga kondisi pakan membaik. Mereka berharap hujan segera turun agar ketersediaan rumput di dalam SM Cikepuh pulih, sehingga kerbau-kerbau tersebut dapat dikembalikan ke habitat asalnya.













