Prabowo Ingin RI Bikin Bensin dari Batu Bara, Bahlil Siap Tindaklanjuti

Sukabumiupdate.com
Senin 21 Sep 2026, 19:37 WIB
Prabowo Ingin RI Bikin Bensin dari Batu Bara, Bahlil Siap Tindaklanjuti

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (Sumber Foto: IG melangkahdaritimur.id)

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah akan menindaklanjuti rencana Presiden Prabowo Subianto untuk memproduksi bensin dari batu bara.

Bahlil menyebut teknologi pengolahan batu bara menjadi gas maupun bahan bakar cair telah berkembang. Menurut dia, Indonesia juga memiliki potensi batu bara berkalori rendah yang dapat dikembangkan sebagai sumber energi.

“Sekarang teknologinya itu sudah canggih, di mana batubara yang low calorie (kalori rendah) itu bisa menghasilkan gas maupun minyak. Nah, ini kan kita akan menindaklanjuti terus apa yang disampaikan oleh Pak Presiden,” kata Bahlil seusai menghadiri kegiatan donor darah dalam rangka HUT ke-81 Kementerian ESDM di Jakarta, Senin (21/9/2026).

Bahlil mengatakan teknologi pengolahan batu bara menjadi gas telah diterapkan di sejumlah negara, termasuk China.

Ia juga menyebut sudah ada sejumlah perusahaan yang menawarkan kerja sama kepada pemerintah untuk mengembangkan teknologi pengolahan batu bara tersebut.

“Dan beberapa perusahaan sudah melakukan penawaran kepada kami untuk melakukan kerja sama,” ujarnya.

Menurut Bahlil, pengembangan bahan bakar berbasis batu bara merupakan bagian dari upaya pemerintah mengoptimalkan sumber energi dalam negeri.

Pemerintah berharap pemanfaatan sumber energi domestik tersebut dapat memperkuat ketahanan energi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak.

“Karena itu, kami sebagai Menteri ESDM akan menindaklanjuti setiap perintah dan arahan Bapak Presiden terkait dengan optimalisasi dalam rangka meningkatkan ketahanan energi dengan memakai sumber energi dalam negeri,” kata Bahlil.

Prabowo Ingin Produksi Bensin dari Batu Bara

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rencana pemerintah memproduksi bensin dari batu bara sebagai salah satu upaya mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Syukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

Prabowo mengatakan pengembangan bahan bakar dari sumber daya dalam negeri diperlukan untuk memperkuat ketahanan energi di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian.

Selain batu bara, Prabowo menyinggung pengembangan bahan bakar berbasis minyak kelapa sawit. Ia mengatakan para profesor dari sejumlah fakultas teknik di Indonesia telah mengembangkan bahan bakar berbasis crude palm oil (CPO), termasuk solar dan bensin.

“Nanti kita juga akan bikin bensin dari batu bara,” kata Prabowo dalam acara tersebut.

Prabowo juga menyebut Indonesia telah menghentikan impor solar sejak 1 Juli 2026 karena kebutuhan solar telah dipenuhi dari produksi dalam negeri.

Rencana produksi bensin dari batu bara tersebut kini akan ditindaklanjuti Kementerian ESDM, termasuk dengan melihat perkembangan teknologi dan peluang kerja sama dengan perusahaan yang telah menawarkan pengembangan teknologi terkait.

Sumber: Tempo.co

Berita Terkini