Dukungan Terbuka Jelang Musda Golkar Sukabumi, Seruan Aklamasi Menggema

Sukabumiupdate.com
Senin 20 Jul 2026, 21:21 WIB
Dukungan Terbuka Jelang Musda Golkar Sukabumi, Seruan Aklamasi Menggema

Foto bersama peserta silaturahmi Plt Ketua DPD Golkar Kabupaten Sukabumi TB Mulyana Syahrudin dengan pengurus DPD dan PK Golkar se Kabupaten Sukabumi, Senin (20/7/2026) | Foto : Sukabumiupdate

SUKABUMIUPDATE.com – Desakan agar Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi segera digelar mengemuka dalam acara silaturahmi dan perkenalan jajaran pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi dengan Plt Ketua di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi, Jalan Suryakencana, Kecamatan Cikole, Senin (20/7/2026).

Tak hanya meminta percepatan pelaksanaan Musda, forum tersebut juga diwarnai seruan agar pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi dilakukan secara aklamasi dengan menetapkan Budi Azhar Budi Mutawali sebagai ketua.

Acara silaturahmi dihadiri oleh Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Budi Mutawali, mantan Plt Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi Deden Nasihin, jajaran pengurus DPD, anggota Fraksi Partai Golkar, pengurus kecamatan (PK), serta organisasi sayap Partai Golkar.

Dari pantauan sukabumiupdate.com, suasana diskusi berlangsung dinamis. Sejumlah peserta secara bergantian menyampaikan pandangan terkait agenda konsolidasi partai, termasuk mempertanyakan kepastian waktu pelaksanaan Musda yang hingga kini belum diumumkan.

Baca Juga: Api Berkobar di Pinggir Tol Bocimi Sukabumi, Tiga Titik Kebakaran Lahan di Ciambar

Beberapa perwakilan pengurus dan kader meminta agar Musda tidak berlarut-larut dan dapat segera dilaksanakan agar kepengurusan definitif segera terbentuk. Menurut mereka, percepatan Musda diperlukan untuk memperkuat konsolidasi organisasi dalam menghadapi agenda politik ke depan.

"Mohon dengan sangat musda segera di laksanakan biar lebih fokus membesarkan partai di lapangan mengingat partai lain sudah bergerak". ujar salah seorang peserta. Ia juga secara terang-terangan menyatakan mendukung Budi Azhar Mutawali menjadi Ketua DPD Golkar ke depan melalui mekanisme aklamasi.

Dalam forum tersebut, dukungan terhadap Budi Azhar Budi Mutawali juga disampaikan secara terbuka. Seruan "aklamasi" beberapa kali terdengar dari peserta yang hadir. 

Kepada sukabumiupdate.com, Ketua Plt DPD Golkar Kabupaten Sukabumi yang baru, Tb Mulyana Syahrudin menegaskan bahwa Musda dipastikan akan digelar pada tahun ini. Meski demikian, hingga saat ini DPD Partai Golkar Jawa Barat masih mempersiapkan jadwal pelaksanaan Musda di seluruh kabupaten dan kota.

"Untuk waktunya sampai saat ini belum kick off, belum ada timeline dari DPD Golkar Provinsi. Setelah timeline keluar, setiap DPD kabupaten/kota akan membentuk panitia persiapan dan mengajukan jadwal pelaksanaan Musda. Prosesnya dari pengajuan mungkin sekitar dua minggu untuk persiapan," kata Tb Mulyana.

Baca Juga: FIFA Guyur Spanyol Rp897,3 Miliar Usai Juara Piala Dunia 2026, Masih di Bawah Anggaran MBG

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD Partai Golkar Jabar itu mengungkapkan bahwa Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar sebenarnya menginginkan seluruh Musda di Jawa Barat selesai pada Agustus 2026. Namun melihat kondisi di lapangan, target tersebut diperkirakan sulit terealisasi.

"Pelaksanaan Musda dipastikan tidak lewat tahun ini. Bahkan sebenarnya sinyal dari DPP harus selesai Agustus 2026, tapi sepertinya Agustus tidak mungkin," tambahnya.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa sesuai Peraturan Organisasi (PO) Partai Golkar yang terbaru, kepengurusan tingkat kecamatan yang menjadi pemilik hak suara dalam Musda, meski masa periodesisasinya sudah habis tidak dapat diganti, kecuali terjadi pelanggaran berat.

"Sesuai PK Golkar tidak boleh ada pergantian kepengurusan, kecuali ada pelanggaran berat. Jadi seluruh pengurus yang ada saat ini tetap menjalankan tugasnya sampai Musda digelar," jelasnya.

Terkait kemungkinan aklamasi dalam Musda, TB Mulyana menyebut bahwa proses pemilihan ketua berlangsung di arena Musda dan bisa dilaksanakan melalui dua proses yaitu voting dan aklamasi. Meski demikian ia berharap aklamasi bisa diprioritaskan untuk menghindari perpecahan.

Baca Juga: Kebakaran Lahan di PT Indocement Cibadak, Petugas Cegah Api Dekati Pemukiman

"Saya sampaikan bahwa aklamasi kan itu nanti (bukan sekarang), voting itu nanti. Itu mengatur mekanisme aklamasi atau voting. Saya juga inginnya aklamasi sama dengan yang diinginkan oleh pengurus PK atau mungkin pengurus DPD, suara bulat. Sehingga tidak ada perpercahan (paska Musda)," ungkapanya.

Menghadapi waktu yang semakin dekat, TB Mulyana menegaskan pentingnya menjaga soliditas organisasi. "Harapannya semua pengurus DPD dan PK Solid sampai Musda selesai digelar," ucapnya.

Berita Terkait
Berita Terkini