Sehari Dua Kali Beraksi, Damkar Cibadak Padamkan Kebakaran Lahan di Cikembar dan Ciambar

Sukabumiupdate.com
Rabu 22 Jul 2026, 23:15 WIB
Sehari Dua Kali Beraksi, Damkar Cibadak Padamkan Kebakaran Lahan di Cikembar dan Ciambar

Petugas Posko V Damkar Cibadak padamkan kebakaran alang-alang di lahan kosong Kampung Babakan, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Rabu (22/7/2026) malam. (Sumber : Istimewa.)

SUKABUMIUPDATE.com - Posko V Damkar Cibadak, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi, menangani dua kejadian kebakaran lahan di wilayah Kecamatan Cikembar dan Kecamatan Ciambar pada Rabu (22/7/2026).

Wakil Komandan Posko V Damkar Cibadak, Heri Hermawan, mengatakan kebakaran pertama terjadi di Kampung Ciangsana, kawasan Industri Cijambe Indah, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar.

Laporan diterima petugas pada pukul 14.13 WIB dan satu unit pemadam tiba di lokasi pada pukul 14.27 WIB.

"Objek yang terbakar berupa lahan alang-alang. Dugaan penyebabnya berasal dari pembakaran jerami di bagian bawah yang kemudian merembet ke alang-alang di atas," ujar Heri.

Pada malam harinya, Damkar kembali menerima laporan kebakaran lahan di Kampung Babakan RT 03/RW 01, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar.

Baca Juga: Kebakaran di Sundawenang Parungkuda, Pemilik Warung Kelontong Alami Luka Bakar Ringan

"Laporan kami terima pukul 19.20 WIB dan petugas tiba di lokasi pukul 19.37 WIB," katanya.

Heri menjelaskan, objek yang terbakar merupakan alang-alang di lahan kosong. Saat petugas tiba, terdapat tiga titik api yang sedang menyala.

Menurutnya, api sempat dipadamkan secara manual oleh petugas P2BK BPBD sebelum kembali membesar sehingga meminta bantuan Damkar.

"Awalnya memang besar, sempat dipadamkan manual oleh P2BK, kemudian membesar lagi sehingga menghubungi Damkar," jelasnya.

Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi kendala karena lokasi titik api berada sekitar 200 meter dari akses kendaraan pemadam sehingga peralatan harus dibawa menuju lokasi kebakaran.

Baca Juga: Menang Sengketa, PT KAI Bakal Optimalisasi Lahan 7.820 Meter Persegi di Stasiun Cicurug

Meski demikian, kebakaran tidak mengancam permukiman warga karena lokasi api berada cukup jauh dari kawasan hunian. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.50 WIB.

Heri menyebut lokasi kebakaran di Ciambar merupakan area yang sama dengan kejadian kebakaran sebelumnya, yakni lahan milik PT Wonokoyo.

Terkait penyebab kebakaran di Ciambar, pihaknya masih belum dapat memastikan. Namun dugaan sementara mengarah pada adanya aktivitas pembakaran oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara ada orang yang tidak bertanggung jawab melakukan pembakaran," ujarnya.

Heri menambahkan, memasuki musim kemarau, kondisi cuaca panas disertai angin membuat api lebih mudah membesar dan merambat ke lahan kering.

Baca Juga: Hotman Paris Undur Diri Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie, Ini Alasannya

"Cuaca panas, kemarau, dan angin membuat api cepat membesar. Puntung rokok yang dibuang sembarangan juga bisa memicu kebakaran jika mengenai alang-alang kering," katanya.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan maupun melakukan pembakaran terbuka yang berpotensi memicu kebakaran lahan selama musim kemarau.

 

Berita Terkait
Berita Terkini