SUKABUMIUPDATE.com – Sepekan setelah dinyatakan meninggal dunia di Jeddah, Arab Saudi, jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Evi Mentari (37), belum juga dipulangkan ke tanah air.
Kondisi tersebut membuat suaminya, Erwin Susman (43), meminta bantuan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) agar proses pemulangan jenazah istrinya dapat segera terealisasi.
Dalam video yang diterima dan dilihat sukabumiupdate.com pada Jumat malam (17/7/2026), Erwin menyampaikan permohonan secara langsung kepada orang nomor satu di Jawa Barat tersebut. Ia berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat membantu mempercepat proses pemulangan jenazah istrinya yang hingga kini masih berada di Jeddah.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Perkenalkan nama saya Erwin Susman dari Kota Sukabumi. Saya mau minta tolong sama Bapak Gubernur, Bapak KDM, untuk membantu pemulangan istri saya yang berada di Jeddah, yang sekarang sudah meninggal dan jenazahnya masih ada di Jeddah. Sekarang sudah tujuh hari masih di Jeddah. Saya mohon bantuan Bapak Gubernur untuk membantu memulangkan jenazah istri saya ke Kota Sukabumi. Terima kasih," ujar Erwin dalam video tersebut.
Baca Juga: Dua Kali Operasi Tumor Otak, PMI Asal Cikole Sukabumi Tutup Usia di Rumah Sakit Jeddah
Sebelumnya, Evi Mentari meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Jeddah setelah menjalani perawatan intensif akibat penyakit yang dideritanya. Kabar duka tersebut diterima keluarga pada Sabtu (11/7/2026) dini hari waktu Indonesia.
Erwin mengatakan, sebelum dinyatakan meninggal dunia, istrinya sempat menjalani perawatan selama kurang lebih dua pekan di rumah sakit. Berdasarkan informasi yang diterimanya dari pihak rumah sakit dan rekan-rekan almarhumah, Evi diduga meninggal akibat tumor otak yang telah lama dideritanya.
"Kayaknya karena tumor otak. Soalnya dia sudah dua kali menjalani operasi," kata Erwin saat dihubungi sukabumiupdate.com beberapa waktu lalu.
Suami PMI asal Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, menunjukkan foto Evi Mentari (37) yang kini terbaring koma di sebuah rumah sakit di Jeddah, Arab Saudi.
Menurut Erwin, hingga saat ini keluarga masih menunggu perkembangan proses administrasi yang diperlukan untuk pemulangan jenazah ke Indonesia. Ia mengaku terus berkoordinasi dengan pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah guna memperoleh kepastian terkait tahapan yang harus dilalui.
"Kami berharap ada bantuan dan perhatian dari pemerintah agar proses pemulangan jenazah bisa segera dilakukan. Keluarga ingin almarhumah dimakamkan di kampung halamannya di Kota Sukabumi," ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai perkembangan terbaru proses pemulangan jenazah Evi Mentari ke Indonesia. Keluarga berharap seluruh proses administrasi dapat segera rampung sehingga almarhumah dapat dimakamkan di tanah kelahirannya.












