Heboh Dugaan Begal di Werkip Sagaranten, Polisi Amankan Pria Bawa Samurai dan 2 Pelek Motor

Sukabumiupdate.com
Sabtu 18 Jul 2026, 11:13 WIB
Heboh Dugaan Begal di Werkip Sagaranten, Polisi Amankan Pria Bawa Samurai dan 2 Pelek Motor

Tangkapan layar video viral dugaan begal di Werkip Sagaranten Sukabumi. (Sumber Foto: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Jagat media sosial di Sukabumi dihebohkan dengan beredarnya sejumlah rekaman video berdurasi pendek yang menarasikan terjadinya aksi pembegalan di kawasan Werkip.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di area Hutan Kebun Pinus, Desa Puncak Manggis, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, tepatnya di tepian ruas Jalan Raya Provinsi Sukabumi–Sagaranten pada Sabtu pagi (18/7/2026).

Dalam potongan video yang beredar, tampak seorang pria yang diperkirakan berusia sekitar 25 hingga 26 tahun tengah tergeletak di rumput pinggir jalan sambil menangis.

Di dekat tubuh pria misterius yang dikerumuni warga tersebut, terlihat dua buah pelek roda sepeda motor serta sebuah tas selempang yang tergeletak di atas tanah.

Meski ramai disebut sebagai kasus begal di media sosial, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi maupun dugaan tindak pidana yang sebenarnya terjadi.

Baca Juga: Sergap Pria Paruh Baya di Cibeureum, Polres Sukabumi Kota Sita 29 Paket Sabu

Salah seorang warga setempat berinisial IP mengatakan informasi yang beredar di masyarakat masih simpang siur. Menurutnya, belum dapat dipastikan apakah pria tersebut merupakan korban ataupun pelaku tindak kejahatan.

"Belum bisa dipastikan apakah dia korban begal, pelaku begal, atau diduga melakukan pencurian lalu ketahuan warga. Kejadiannya sekitar pukul 04.30 WIB. Di media sosial memang ramai disebut begal, tetapi identitasnya juga masih berbeda-beda, ada yang menyebut warga Sagaranten, ada juga yang bilang warga Purabaya," ujarnya kepada sukabumiupdate.com.

Keterangan senada juga disampaikan oleh Kepala Dusun Puncak Manggis, Aden Feri. Berdasarkan informasi sementara yang diterimanya, tidak terdapat laporan adanya korban pembegalan dalam peristiwa tersebut.

"Informasinya belum jelas. Sepertinya tidak ada korban begal. Kemungkinan orang tersebut baru akan beraksi, tetapi lebih dulu diketahui warga. Jadi intinya bukan begal," kata Aden.

Baca Juga: Telusuri ASN Terlibat Judi Online, Pemkot Sukabumi Siapkan Sanksi

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat, pria yang terekam menangis dalam video tersebut diduga membawa dua pelek sepeda motor yang diduga hasil pencurian. 

"Katanya dia membawa pelek motor. Diduga hasil mencuri, mungkin dari bengkel, lalu dikejar oleh pemiliknya. Tapi ini masih simpang siur," ujarnya.

Selain pelek motor, Aden Feri juga menyebutkan bahwa pria tersebut dikabarkan membawa senjata tajam jenis katana atau samurai saat dikepung dan diamankan oleh warga di lokasi kejadian.

"Posisinya memang membawa samurai. Namun untuk kronologi pastinya masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian," tambahnya.

Saat ini pria tersebut telah diamankan oleh jajaran Polsek Sagaranten untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga berita ini diterbitkan, sukabumiupdate.com masih berupaya meminta keterangan resmi dari Polsek Sagaranten terkait identitas pria tersebut, kronologi kejadian, serta dugaan tindak pidana yang sebenarnya terjadi.

Berita Terkait
Berita Terkini