4 Faktor Penentu Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, Duel Lionel Messi, Rodri hingga Adu Taktik Pelatih

Sukabumiupdate.com
Sabtu 18 Jul 2026, 14:41 WIB
4 Faktor Penentu Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, Duel Lionel Messi, Rodri hingga Adu Taktik Pelatih

Spanyol dan Argentina akan bertemu di babak final Piala Dunia 2026. (Sumber: web/reuteus.com)

SUKABUMIUPDATE.com - Babak final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol menghadapi Argentina akan menyajikan persaingan ketat dalam sejarah pagelaran akbar tersebut pada Senin, 20 Juli 2026, di Stadion New York, pukul 02.00 WIB, menjadi saksi adu kekuatan dua tim favorit juara. 

Ada enam faktor utama, mulai dari gaya bermain Lionel Messi, Rodri dan racikan dua pelatih terbaik yang akan menentukan keluarnya satu tim juara. Spanyol melangkah ke babak final setelah mengalahkan Prancis dengan skor 2-0, sementara Argentina harus bersusah payah membungkam Inggris 2-1. Selain memperebutkan trofi, laga ini disinyalir menjadi ajang pembuktian bagi masing-masing tim untuk menjadi yang terbaik. 

Baca Juga: Tak Hanya Trofi, Juara Piala Dunia 2026 Bakal Dapat Cincin Emas Bernilai Fantastis

4 Faktor Kunci di Laga Final Piala Dunia 2026

1. Lionel Messi menghadapi benteng kokoh La Roja

Salah satu faktor kunci Argentina lolos ke babak final adalah kegemilangan Lionel Messi sepanjang turnamen yang mampu menjadi pahlawan kemenangan tim. Namun, kini tantangan akan ada di pundak pemain berusia 39 tahun tersebut. Messi saat ini mengoleksi 8 gol dan menduduki pemuncak klasemen pencetak gol terbanyak bersama Kylian Mbappe. 

Lini pertahanan Spanyol sempat menuai sorotan setelah berhasil meredam serangan trio maut Prancis, Kylian Mbappe, Ousmane Dembele dan Michael Olise. Tak hanya itu, Unai Simon menjadi aset penting bagi Spanyol, Ia telah menorehkan enam kali nirbobol, suatu pencapaian yang belum pernah diraih oleh tim manapun di edisi Piala Dunia. 

Baca Juga: Tak Hanya Trofi, Juara Piala Dunia 2026 Bakal Dapat Cincin Emas Bernilai Fantastis

2. Duel Jenderal Lini Tengah 

Spanyol memiliki Rodri yang tampil apik di laga menghadapi Prancis, Ia kembali pasca cedera yang menghinggapinya dengan penampilan ciamik. Tak hanya itu, Rodri memiliki kans untuk meraih trofi pemain terbaik jika mampu membawa Spanyol menjadi juara. Gelandang Manchester City itu memecahkan rekor operan sukses terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia dengan total 655 operan. 

Argentina menunjukkan kekuatan kolektif lewat penampilan gemilang Alexis Mac Allister yang sukses memenangi 33 duel serta mencatatkan 10 intersep krusial sepanjang pertandingan. Di sisi lain, Enzo Fernandez juga tampil dominan ketika menghadapi Inggris dengan membukukan 104 sentuhan bola dan 82 umpan sukses yang membantu mengendalikan jalannya permainan.

Baca Juga: Prancis vs Inggris Perebutan Juara 3 Piala Dunia 2026: Jadwal, Prediksi Skor dan Line Up

3. Strategi Pelatih

Laga final Piala Dunia 2026 akan diperebutkan oleh dua pelatih lokal yang memiliki ikatan psikologis. Luis de la Fuente dari Spanyol merupakan mentor Lionel Scaloni yang melatih Argentina merupakan seorang murid dari pelatih berkepala plontos tersebut. 

Luis de la Fuente dan Lionel Scaloni membuktikan bahwa kepercayaan terhadap pelatih lokal masih mampu menghasilkan prestasi besar di level internasional. Keberhasilan keduanya menjadi kontras dengan sejumlah tim nasional yang memilih menggunakan pelatih asing, seperti Inggris yang ditangani Thomas Tuchel dan Brasil bersama Carlo Ancelotti. De la Fuente sukses mengantarkan Spanyol meraih gelar Euro 2024, sementara Scaloni membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022.

Baca Juga: Profil Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pernah Terseret Kasus Kontroversial

4. Duel Raja Dua Benua

Final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Spanyol sebagai juara Euro 2024 menghadapi Argentina yang merupakan peraih Piala Copa America 2024. Jika Argentina berhasil mengalahkan Spanyol di partai final, jumlah gelar Piala Dunia yang diraih wakil Amerika Selatan akan bertambah menjadi 11 trofi, hanya terpaut satu gelar dari koleksi negara-negara Eropa. 

Tim berjuluk La Albiceleste juga datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah sebelumnya sukses menjuarai Copa America 2024 yang digelar di Amerika Serikat. Selain itu, dukungan besar suporter Argentina di wilayah New York dan sekitarnya diperkirakan akan menciptakan atmosfer yang lebih berpihak kepada pasukan Lionel Scaloni.

Sumber: dari berbagai sumber

Berita Terkait
Berita Terkini