Palagan Bojongkokosan Tanamkan Semangat Nasionalisme bagi 35 Calon Paskibra Parungkuda

Sukabumiupdate.com
Sabtu 18 Jul 2026, 14:56 WIB
Palagan Bojongkokosan Tanamkan Semangat Nasionalisme bagi 35 Calon Paskibra Parungkuda

Sebanyak 35 calon Paskibra Kecamatan Parungkuda menjalani hari keempat pemusatan latihan di kawasan bersejarah Palagan Bojongkokosan, Sabtu (18/7/2026). (Sumber Foto: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com – Kawasan bersejarah Palagan Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, menjadi tempat menumbuhkan semangat nasionalisme menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sabtu (18/7/2026), sebanyak 35 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) Kecamatan Parungkuda menjalani hari keempat pemusatan latihan di lokasi yang menjadi saksi perjuangan para pahlawan tersebut.

Pemusatan latihan ini merupakan bagian dari persiapan menghadapi upacara pengibaran bendera pada 17 Agustus 2026 mendatang. Selain mengasah kemampuan baris-berbaris, para peserta juga dibekali nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan nasionalisme melalui pembinaan yang dipusatkan di kawasan bersejarah Palagan Bojongkokosan.

Pembina Paskibra Kecamatan Parungkuda, Aipda Tisna, mengatakan latihan tidak hanya bertujuan mempersiapkan peserta agar mampu menjalankan tugas sebagai pengibar bendera, tetapi juga membentuk karakter generasi muda.

"Latihan calon Paskibra ini bukan hanya sebagai persiapan menghadapi upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga menjadi sarana menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan jiwa nasionalisme kepada para peserta," ujarnya.

Baca Juga: Jumat Bersih Gembira Pesisir, Ratusan Peserta Bersihkan Pantai Karanghawu Cisolok

Menurut Tisna, dipilihnya Palagan Bojongkokosan sebagai lokasi latihan memiliki makna tersendiri. Kawasan tersebut merupakan salah satu situs sejarah penting di Kabupaten Sukabumi yang diharapkan mampu memperkuat pemahaman peserta terhadap nilai-nilai perjuangan bangsa.

"Kami memilih kawasan Palagan Bojongkokosan karena tempat ini memiliki nilai sejarah yang sangat penting bagi perjuangan bangsa, khususnya di Sukabumi. Harapannya, para calon Paskibra tidak hanya mampu menjalankan tugas mengibarkan bendera dengan baik, tetapi juga memahami makna perjuangan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan," katanya.

Sebanyak 35 peserta yang mengikuti pemusatan latihan merupakan hasil seleksi dari total 74 pendaftar. Mereka berasal dari delapan sekolah di Kecamatan Parungkuda, yakni SMAN 1 Parungkuda, SMA Islam Miftahuss'adah, SMK Dwi Darma, SMA Plus Damar Bangsa, SMK Al Hikmah, SMK Insan Kamil, SMKS Wira Informatika Global, dan MA Al Muttaqien.

Proses seleksi diawali dengan pendaftaran pada 25–30 Juni 2026, dilanjutkan seleksi kesehatan pada 4 Juli, seleksi fisik pada 5–6 Juli yang dibagi dalam dua kloter, hingga seleksi pantukhir pada 7 Juli 2026.

Tisna menjelaskan, pemusatan latihan dilaksanakan selama empat pekan dengan fokus yang berbeda di setiap tahap. Pada pekan pertama, peserta dibekali latihan fisik, materi kepaskibraan, pembentukan kekompakan, penyesuaian gerakan, serta pengenalan gerakan dasar.

Memasuki pekan kedua, latihan difokuskan pada peningkatan kemampuan fisik dan mental, penyesuaian lintasan pasukan, kerapian barisan, hingga penentuan posisi tim inti. Sementara pada pekan ketiga dilakukan pemilihan tim inti, penyesuaian formasi, dan latihan masuk formasi.

Baca Juga: Sukabumi Siapkan Bumi Perkemahan Kapasitas 10 Ribu Peserta di Warungkiara

Adapun pada pekan terakhir, seluruh peserta akan menjalani drill atau simulasi penuh rangkaian pengibaran bendera sebagai tahap pemantapan sebelum bertugas pada upacara HUT ke-81 RI.

"Selain materi baris-berbaris, para peserta juga kami dorong untuk mengenal sejarah perjuangan di Palagan Bojongkokosan. Dengan begitu, semangat patriotisme yang mereka miliki tidak hanya tercermin saat bertugas pada 17 Agustus, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari sebagai generasi penerus bangsa," ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, pembinaan melibatkan Aiptu Iskandar, Aipda Tisna, Serma Daniel Purba, dan Serma Muhammad Fahrurozi sebagai pembina, serta Riky Firdaos dan Safira Khania sebagai instruktur.

Tisna berharap seluruh rangkaian latihan dapat berjalan lancar hingga pelaksanaan upacara peringatan kemerdekaan.

"Mudah-mudahan seluruh peserta diberikan kesehatan, kelancaran, dan kesuksesan hingga hari pelaksanaan. Kami berharap mereka dapat menjalankan tugas dengan baik sekaligus menjadi generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki rasa cinta tanah air," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terkini