SUKABUMIUPDATE.com - Latif (65 tahun) dilarikan ke rumah sakit setelah dipatuk ular saat sedang memberi makan ayam peliharaannya di Kampung Kabandungan RT 01/11 Desa Parungseah Kecamatan Sukabumi Jawa Barat, Senin pagi (25/5/2026). Beruntung reptil sepanjang 2,5 meter yang mematuk Latif adalah jenis ular tak berbisa.
Kejadian ini sempat membuat panik warga setempat. Menurut Sudrajat, Ketua RT setempat saat kejadian sekitar pukul 07.00 WIB Latif warga Warga Kabandungan RT. 01/06 kelurahan Selabatu Kecamatan Cikole Kota Sukabumi hendak memberi makan ayam peliharaannya.
“Lokasi kandang berada di seberang jalan depan rumahnya. Lokasi kandangnya itu di Kampung Kabandungan RT 01/11 Desa Parungseah,” beber Sudrajat.
Baca Juga: 30 Ucapan Idul Adha 2026 yang Penuh Doa dan Makna
Latif saat itu berdiri menghadap kandang yang berada di dekat banyak tumpukan kayu-kayu bekas bongkaran. Diduga tersebut keluar dari tumpukan kayu dan langsung menyerang, menyambar dan menggigit kaki Latif.
“Jenis sanca atau piton panjangnya kurang lebih 2,5 meter. Karena banyak darah, korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bunut,” ungkap Sudrajat.
Setelah mendapatkan penanganan, jam 09.00 WIB Latif sudah diizinkan pulang oleh pihak rumah sakit. Ular yang sempat ditangkap warga, sudah diserahkan ke petugas satwa dari DAMKAR Sukabumi.
Baca Juga: Banjir Palabuhanratu Berulang, Bupati Asjap: Sungai Dangkal, Tapi Kewenangan Provinsi
Menurut Sudrajat, kejadian ular di sekitar pemukiman sudah sering di lokasi tersebut. “Saya masyarakat untuk menjaga Kebersihan dan disarankan jangan menumpuk kayu atau barang bekas dekat rumah. Sering jadi sarang ular. Ini sudah kejadian ke 4 warga menangkap ular dengan jenis yang sama,” pungkasnya.





