Harumkan Sukabumi, Jaenal Abidin Raih Peringkat 6 Duta Petani Milenial Nasional

Sukabumiupdate.com
Kamis 21 Mei 2026, 09:45 WIB
Harumkan Sukabumi, Jaenal Abidin Raih Peringkat 6 Duta Petani Milenial Nasional

Jaenal Abidin, petani milenial asal Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, saat mengikuti Grand Final Young Ambassador Agriculture (YAA) 2026 tingkat nasional | Foto : Dok. Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com – Prestasi membanggakan diraih Jaenal Abidin (33 tahun), petani milenial asal Kampung Sukasirna, Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi. Ketua Umum komunitas Waluran Green Farmer (WGF) itu berhasil meraih peringkat keenam dalam babak Grand Final Young Ambassador Agriculture (YAA) 2026 tingkat nasional.

Ajang tersebut diinisiasi Kementerian Pertanian melalui program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS), International Fund for Agricultural Development (IFAD), dan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian.

Pengumuman pemenang dilakukan pada Rabu malam (20/5/2026) usai proses penjurian selesai, bertempat di Kompleks Surya Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) Ciawi. Acara itu turut dihadiri langsung Kepala BPPSDMP Kementan, dr. Idha Widi Arsanti.

Jaenal berhasil menyisihkan ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Dari 30 peserta yang lolos ke babak grand final, kemudian diseleksi kembali hingga menyisakan 20 besar nasional.

“Penjurian dilakukan secara offline mulai Selasa malam sampai Rabu sore. Dari lima perwakilan Jawa Barat yang lolos ke babak akhir, hanya satu yang berhasil dikukuhkan, yaitu saya dari Kabupaten Sukabumi,” ujar Jaenal kepada sukabumiupdate.com, Kamis (21/5/2026).

Baca Juga: Petani Milenial Waluran Sukabumi Tembus Grand Final Young Ambassador Agriculture 2026 Kementan

Ia mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut dan menyebut keberhasilannya tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi, Dinas Pertanian, BPP Waluran, Forkopimcam, pemerintah desa, hingga anggota Waluran Green Farmer.

“Alhamdulillah dengan dukungan semua stakeholder, kami bisa berbicara soal pertanian di level nasional. Ini tentu bukan hal mudah, perlu proses dan kerja keras, terutama bagi milenial yang ingin mengembangkan diri di bidang pertanian,” katanya.

Jaenal juga mengajak generasi muda agar tidak ragu terjun ke sektor pertanian. Menurutnya, pertanian memiliki peluang besar apabila dikelola dengan inovasi dan semangat optimisme.

“Jangan putus asa dan harus optimistis dalam pengembangan pertanian. Anak muda harus berani terjun dan berinovasi,” ungkapnya.

Diketahui, Waluran Green Farmer merupakan kelompok tani milenial yang dibentuk pada tahun 2022. Dalam perkembangannya, komunitas tersebut dikenal aktif dan produktif, khususnya dalam pengembangan bibit cabai serta berbagai inovasi pertanian lainnya di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga: Karnaval Hari Nelayan Palabuhanratu ke-66, Warga Antusias Padati Jalan Siliwangi

Kadis Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, memberikan apresiasi dan ucapan selamat atas raihan yang dicapai oleh petani muda asal Kecamatan Waluran tersebut. Ia menyebut Jaenal sebagai inspirasi muda dari sektor pertanian.

"Selamat dan sukses untuk Jaenal Abidin atas prestasinya sebagai Peringkat 6 Young Ambassador Agriculture 2026, Kementerian Pertanian Republik Indonesia," ujar Kadis Aep.

Lebih lanjut, Aep menilai beraktivitas diantara hijaunya hamparan kawasan pertanian pangan horti dan perkebunan sektor pertanian, bukan sekadar profesi, melainkan panggilan jiwa untuk menjaga masa depan pangan negeri.

"Pencapaian ini menjadi motivasi bagi petani lain untuk mewujudkan swasembada berkelanjutan dan kemandirian pangan sesuai visi misi daerah dan asta cita presiden. Semoga sukses selalu dalam mengemban amanah sebagai duta tani muda yang inspiratif, inovatif, dan unggul," tegasnya. 

Berita Terkait
Berita Terkini