Kios Ayam Geprek di Cikembar Sukabumi Terbakar, Diduga Dipicu Ledakan Tabung Gas

Sukabumiupdate.com
Kamis 07 Mei 2026, 11:38 WIB
Kios Ayam Geprek di Cikembar Sukabumi Terbakar, Diduga Dipicu Ledakan Tabung Gas

Kondisi kios ayam geprek di Cikembar Sukabumi yang hangus terbakar pada Kamis pagi (7/5/2026). (Sumber Foto: Dok. Damkar)

SUKABUMIUPDATE.com – Sebuah kios ayam geprek di Jalan Pelabuhan II KM 13, Kampung Cibodas, Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, hangus terbakar pada Kamis (7/5/2026) pagi. Insiden ini diduga dipicu ledakan tabung gas elpiji 3 Kg bocor yang menyambar kompor saat aktivitas menggoreng ayam sedang berlangsung.

Petugas dari Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) 8 Cikembar segera diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan dari warga sekitar pukul 08.00 WIB.

"Awalnya kami menerima berita (laporan) dari warga bahwa terjadi kebakaran di dekat Klinik GMC. Kami langsung meluncur ke TKP," kata Wadanton Pos 8 Cikembar, Sutisna Agustian saat dikonfirmasi sukabumiupdate.com.

Setibanya di lokasi, lanjut Sutisna, petugas mendapati api telah membesar dan membakar kios makanan yang berada tepat di samping Klinik GMC. Petugas kemudian melakukan pemadaman bersama warga agar api tidak merembet ke bangunan lain.

Baca Juga: Tol Bocimi Seksi 2 Dibuka Kembali Pasca Longsor, TJT: Penanganan Lereng Masih Berlanjut

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara dan keterangan saksi di lapangan, api berasal dari salah satu kompor gas yang sedang digunakan untuk memasak.

“Ada salah satu kios yang sedang menggoreng chicken (daging ayam) dan meledak kompornya. Ledakan itulah yang diduga menjadi penyebab utama kebakaran,” tambah Sutisna.

Meskipun api sempat berkobar hebat, Sutisna memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Namun, pemilik kios yang diketahui bernama Herling Gunawan harus menelan kerugian material yang cukup besar.

"Untuk kerugian, tadi saya sudah komunikasi dengan pemiliknya, kurang lebih Rp100 juta," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi sudah dinyatakan kondusif dan api telah sepenuhnya padam. Pihak berwenang mengimbau kepada para pelaku usaha kuliner untuk selalu rutin mengecek kondisi regulator dan selang kompor gas guna mencegah kejadian serupa.

Berita Terkait
Berita Terkini