RS Bunut Sukabumi Gandeng SCCR, Wali Kota: Perkuat Layanan Stem Cell dan Penanganan Kanker

Sukabumiupdate.com
Selasa 31 Mar 2026, 08:02 WIB
RS Bunut Sukabumi Gandeng SCCR, Wali Kota: Perkuat Layanan Stem Cell dan Penanganan Kanker

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki saat menyaksikan Perjanjian kerja sama antara Direktur RS Bunut, Yanyan Rusyandi, dan Founder SCCR, Prof. Agung Putra, di Laboratorium SCCR, Jawa Tengah, Senin (30/3/2026) | Foto : Dokpim

SUKABUMIUPDATE.com - RSUD R. Syamsudin, S.H. (RS Bunut) Kota Sukabumi terus memperkuat layanan kesehatan dengan menghadirkan inovasi terbaru di bidang medis. Salah satunya melalui kerja sama penyediaan layanan stem cell (sel punca) bersama Stem Cell and Cancer Research (SCCR).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian antara Direktur RS Bunut, Yanyan Rusyandi, dan Founder SCCR, Prof. Agung Putra, di Laboratorium SCCR, Nongkosawit, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (30/3/2026).

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, yang turut menyaksikan langsung penandatanganan tersebut menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah, khususnya dalam penanganan penyakit kanker.

“Kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya RS Bunut untuk memperkuat sistem rujukan kanker yang terintegrasi, sejalan dengan peluncuran layanan kemoterapi yang resmi dimulai secara penuh pada tahun 2026,” ujar Ayep Zaki dalam keterangan tertulisnya kepada sukabumiupdate.com.

Baca Juga: RLPPD 2025: Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik Lewat 67 Inovasi

Menurutnya, kehadiran layanan stem cell di RS Bunut diharapkan mampu menghadirkan teknologi medis terkini bagi masyarakat Sukabumi, sehingga pasien tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan yang lebih kompleks.

Ayep juga menegaskan bahwa kerja sama ini mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan kapasitas layanan kesehatan berbasis inovasi, khususnya dalam pengembangan terapi regeneratif dan riset kanker.

“Kerja sama ini menunjukkan penguatan layanan berbasis terapi stem cell dan riset kanker. SCCR merupakan industri farmasi riset dan pelayanan kesehatan yang telah berizin Kementerian Kesehatan serta bersertifikat CPOB dari BPOM,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa fokus kerja sama tersebut mencakup pengembangan terapi pengobatan regeneratif serta pemanfaatan teknologi stem cell untuk mendukung penelitian kanker yang lebih komprehensif.

Sebagai informasi, stem cell atau sel punca merupakan sel induk dalam tubuh yang memiliki kemampuan berkembang menjadi berbagai jenis sel spesifik, seperti sel darah, saraf, maupun otot. Sel ini juga berperan penting dalam memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.

Baca Juga: 2 Prajurit TNI Kembali Gugur Saat Misi Perdamaian di Lebanon

Wali Kota Ayep Zaki memberikan apresiasi kepada manajemen RS Bunut dan tim SCCR atas terjalinnya kerja sama tersebut.

“Saya mengapresiasi manajemen RS Bunut dan tim ilmuwan SCCR. Ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sukabumi untuk terus mendukung inovasi yang berdampak langsung pada peningkatan harapan hidup dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terkini