SUKABUMIUPDATE.com – Momentum libur Imlek dimanfaatkan ribuan warga untuk bepergian menggunakan moda transportasi kereta api. Selama periode 13 hingga 16 Februari 2026, sebanyak 15.588 penumpang tercatat menggunakan layanan kereta relasi Sukabumi dengan tingkat okupansi rata-rata mencapai 102 persen.
Data tersebut dirilis PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta yang mencatat tingginya minat masyarakat terhadap layanan KA Pangrango dan KA Siliwangi selama empat hari libur panjang. Secara keseluruhan, kedua kereta tersebut melayani total 23.495 pelanggan.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan tingkat okupansi dapat melebihi 100 persen karena adanya pola perjalanan penumpang jarak menengah yang naik dan turun di sejumlah stasiun antara.
“Pada periode libur Imlek ini, KA Pangrango dan KA Siliwangi mencatat total 23.495 pelanggan dengan rata-rata okupansi 102 persen. Angka tersebut dimungkinkan karena adanya pola perjalanan penumpang yang naik dan turun di beberapa stasiun antara,” ujarnya kepada sukabumiupdate.com, Selasa (17/2/2026).
Baca Juga: Viral! ART Ber-KTP Palabuhanratu Sukabumi Diduga Aniaya Anak Majikan di Bandung
Untuk keberangkatan dari relasi Sukabumi, jumlah pelanggan tercatat sebanyak 3.035 orang pada 13 Februari. Angka tersebut meningkat menjadi 4.236 pelanggan pada 14 Februari dan kembali naik menjadi 4.465 pelanggan pada 15 Februari. Sementara pada 16 Februari, jumlah pelanggan tercatat 3.852 orang, sehingga total mencapai 15.588 pelanggan selama periode tersebut.
Lonjakan penumpang juga dirasakan langsung oleh pengguna jasa. Rina (32), warga Cikole yang menggunakan KA Siliwangi dari Bandung menuju Sukabumi, mengaku memanfaatkan libur panjang untuk pulang dan berkumpul bersama keluarga.
“Iya dari Bandung. Ke Sukabumi mau munggahan, keluarga semua di sini. Jadi mumpung libur panjang juga,” ujarnya saat ditemui di Stasiun Sukabumi.
Ia menuturkan, perjalanan kali ini terasa lebih ramai dibanding hari biasa. Bahkan, ia sempat tidak mendapatkan kursi saat awal keberangkatan.
“Ya rame banget, tadi sempet nggak kebagian kursi juga tapi alhamdulillah nya pas di stasiun Bandung itu banyak yang turun. Naik kereta menurut saya lebih tepat waktu dibanding kendaraan lain, nggak macet terus harganya juga murah,” tuturnya.
Baca Juga: Urgensi PTN di Sukabumi, Prof Dede Rahmat Hidayat: Kunci Pemerataan Akses dan Kemajuan Daerah
Rina berangkat dari Stasiun Kiaracondong dan tiba di Stasiun Sukabumi bersama dua anaknya.
“Ke Sukabumi bawa anak dua. Naik di Stasiun Kiaracondong, turun di Stasiun Sukabumi,” katanya.
Sementara itu, keberangkatan dari Stasiun Bogor Paledang dalam periode yang sama tercatat sebanyak 7.907 pelanggan. Rinciannya, 1.978 pelanggan pada 13 Februari, 2.043 pelanggan pada 14 Februari, 2.031 pelanggan pada 15 Februari, dan 1.855 pelanggan pada 16 Februari.
Franoto menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi selama libur Imlek.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah memilih dan menggunakan layanan kereta api, khususnya KA Pangrango dan KA Siliwangi, sebagai moda transportasi selama periode libur Imlek. Kepercayaan masyarakat menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” tutupnya.
KAI Daop 1 Jakarta juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi lainnya guna memastikan ketersediaan tempat duduk.





