Kondisi Terkini Pasca Banjir Rob di Ujunggenteng: Banyak Perahu Nelayan Rusak

Sukabumiupdate.com
Kamis 01 Jan 2026, 11:03 WIB
Kondisi Terkini Pasca Banjir Rob di Ujunggenteng: Banyak Perahu Nelayan Rusak

Warga pesisir evakuasi perahu pasca banjir rob di Ujunggenteng Sukabumi (Sumber: Sukabumiupdate)

SUKABUMIUPDATE.com - Banjir rob menerjang kawasan Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Rabu (31/12/2025) sekitar pukul 16.30 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan puluhan perahu nelayan serta sejumlah bangunan mengalami kerusakan.

Ketua Rukun Nelayan Ujunggenteng, Asep Jeka, mengatakan banjir rob terjadi akibat air laut pasang tinggi disertai gelombang besar yang langsung masuk ke daratan hingga sejauh kurang lebih 150 meter. Air laut bahkan merendam akses jalan wisata di kawasan pantai.

Baca Juga: Pornografi dan Penyebaran Konten Asusila, Kejahatan Siber Didominasi Penipuan Online

“Dampaknya cukup parah, ada 5 unit perahu pibet rusak berat, kemudian 15 unit perahu rusak ringan. Selain itu, lima unit gudang sekaligus rumah nelayan juga mengalami rusak ringan,” ujar Asep Jeka kepada Sukabumiupdate, Kamis (1/1/2026).

Menurutnya, sebagian besar perahu rusak karena tidak sempat dievakuasi ke darat saat air laut tiba-tiba naik. Kondisi ini kerap terulang setiap kali banjir rob melanda wilayah Ujunggenteng.

Baca Juga: Doa Awal Tahun 2026, Agar Diberikan Hal Baik Serta Keberkahan Hidup

Hal senada disampaikan nelayan Kalapacondong–Ujunggenteng, Bah Oten, yang berharap pemerintah segera memberikan solusi jangka panjang bagi nelayan setempat.

“Kami meminta kepada Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, juga Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat, agar bisa merealisasikan keinginan nelayan untuk dibuatkan dermaga tempat bersandar perahu,” kata Bah Oten.

Baca Juga: Dua Malam Pabrik Ekstasi di Sukabumi Produksi 400-an Pink Lady: Baru Laku 40 Biji, Rp400 Ribu Per Butir

Ia menegaskan, tanpa dermaga yang layak, nelayan selalu berada dalam kondisi rawan saat banjir rob terjadi. “Jangan sampai setiap ada banjir rob perahu harus dievakuasi ke darat. Bahkan tadi ada perahu yang tidak sempat dievakuasi sehingga tenggelam,” tambahnya.

Para nelayan berharap, kejadian banjir rob kali ini menjadi perhatian serius pemerintah agar kerugian serupa tidak terus berulang dan aktivitas melaut nelayan bisa lebih aman ke depannya.

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini