SUKABUMIUPDATE.com - Komunitas Ojol Sukabumi memilih tidak ikut dalam aksi 1 September 2025. Aksi dari sejumlah elemen masyarakat di Sukabumi ini dikabarkan akan mendatangi sejumlah lokasi, yaitu Polres Sukabumi Kota, Pemkot Sukabumi dan DPRD Kota Sukabumi.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Komunitas Ojol All For One, Hendra Mulyadi kepada sukabumiupdate.com. Menurutnya di tengah situasi dan kondisi saat ini yang tidak pasti, pihaknya lebih memilih memikirkan keselamatan dan keluarga di rumah.
“Saya ingin mengajak anda semua untuk memikirkan keluarga dan keselamatan kita. Apakah kita sudah memikirkan bagaimana keluarga kita akan menyambut kita di rumah? Apakah kita sudah memikirkan bagaimana keselamatan kita akan terjamin?,” ujar Hendra pada Minggu (31/8/2025).
Baca Juga: China Sudah di Tahun 2030? 7 Teknologi Ini Bikin Ilmuwan Barat Terkejut!
Kendati demikian, dia mengimbau kepada rekan ojol di Sukabumi untuk tetap menjaga kondusifitas Kota serta tidak mengenakan atribut ojol bagi rekan ojol yang tetap ingin ikut dalam aksi.
“Mari kita berpikir panjang dan dewasa dalam menyampaikan aspirasi. Jaga kondusifitas kota Sukabumi dan martabat Ojol di Sukabumi. Jika Anda memutuskan untuk ikut serta dalam aksi demo, harap tidak menggunakan atribut Ojol,” kata dia.
“Saya berharap kita semua dapat memahami himbauan ini dan menjaga kebersamaan serta martabat kita. Salam satu aspal,” pungkasnya.
Baca Juga: Kisah Keluarga Abah Misjo, Tinggal di Tengah Kebun hingga Diperhatikan Sukabumiupdate Peduli
Rencana Aksi 1 September 2025
Sejumlah elemen masyarakat di Sukabumi merencanakan aksi demonstrasi bersama pada Senin 1 September 2025. Massa aksi akan menyuarakan sejumlah isu terkini, pasca meningkatkan eskalasi aksi-aksi kekerasan dan kerusakan yang menyertai demonstrasi massa di berbagai wilayah Indonesia.
Aris Gunawan selaku Koordinator Aksi sekaligus Ketua GMNI Sukabumi Raya tak membantah hal tersebut. Ia hanya meluruskan informasi bahwa aksi tersebut bukan atas nama mahasiswa
“Rencananya untuk titik lokasi itu di Polres Sukabumi Kota, Balai Kota dan DPRD, kita akan bergerak mulai pukul 13:00 Wib besok dengan jumlah massa masih dinamis karena kemungkinan akan ada banyak elemen yang ikut bergabung,” ujar Aris saat dihubungi sukabumiupdate.com pada Minggu (31/8/2025).
Baca Juga: Otak Indonesia di Balik Teknologi Gemini AI, Raksasa Mesin Pencari Google
“Tidak menuntut kemungkinan aksi juga akan dihadiri elemen warga lainnya. Buruh, tani, ojol dan elemen lainnya karena ini aksi rakyat bukan atas nama mahasiswa,” tambah dia.
Adapun isu yang akan disuarakan kata Aris, adalalah aksi solidaritas untuk Affan Kurniawan selaku korban represifitas aparat. Selain itu terkait banyaknya kebijakan DPR yang dianggap timbang di tengah kesulitan masyarakat saat ini.
“Tuntutannya sendiri perihal solidaritas untuk almarhum Affan, tentang aksi represifitas aparat, lalu juga perihal kebijakan DPR yang hari ini menjadi problem di tengah situasi masyarakat yang seperti ini,” pungkasnya.