SUKABUMIUPDATE.com - 7 Teknologi China ini seharusnya baru ada di 2030, namun apa yang terjadi negara China yang kemajuannya sangat pesat? Sementara banyak negara masih merencanakan, China sudah menerapkan.
Inovasi-inovasi berikut tidak hanya mengesankan, tetapi juga mengubah hidup warga sehari-hari. Bersiaplah untuk tercengang!
1. Taksi Terbang yang Sudah Beroperasi
Perusahaan China EHang telah menjadi yang pertama di dunia yang mengoperasikan taksi udara otonom secara komersial. Dengan 300+ tes penerbangan berhasil, layanan ini sudah tersedia di Guangzhou dan Shenzhen. Civil Aviation Administration of China (CAAC) telah menyetujui operasionalnya sejak 2024.
2. Jalan Tol yang Mengisi Daya Mobil Listrik Secara Nirkabel
China membangun jalan tol pertama di dunia yang dapat mengisi daya mobil listrik saat melintas. Teknologi wireless charging embedded di jalur khusus ini sudah diuji di Jinan, Shandong. Ministry of Transport of China melaporkan efisiensi pengisian mencapai 85%!
Baca Juga: Rahasia di Balik Kesuksesan China yang Bikin Negara Barat Iri, No 4 Paling Hebat!
3. Kota Bawah Tanah Pertama di Dunia
Beijing tidak hanya berkembang ke atas, tetapi juga ke bawah! Distrik bawah tanah Xiong'an memiliki mal, taman, dan transportasi vertikal terintegrasi. Dibangun dengan kedalaman 30-50 meter, ini adalah solusi atas kepadatan populasi. China Architecture Design & Research Group memproyeksikan 500.000 warga akan tinggal di sana pada 2035.
4. Jaringan AI untuk Diagnosis Medis Lebih Cepat dari Dokter
Rumah sakit di China menggunakan jaringan AI yang dapat menganalisis CT Scan dan MRI hanya dalam 15 detik dengan akurasi 98%. Sistem ini telah mengurangi waktu diagnosis stroke dari 30 menit menjadi hanya 2 menit. National Health Commission of China menyatakan teknologi ini sudah digunakan di 2.000+ rumah sakit.
5. Robot Konstruksi yang Membangun Seluruh Gedung
Perusahaan China Broad Group membangun gedung 10 lantai hanya dalam 28 jam menggunakan robot konstruksi dan modul prefabrikasi. Teknologi ini mengurangi limbah konstruksi hingga 80% dan biaya tenaga kerja hingga 70%. China Construction Engineering Corporation mengungkap akan menggunakan teknologi serupa untuk proyek perumahan nasional.
6. Pengelolaan Sampah dengan AI dan Facial Recognition
Di Shanghai, warga wajib memisahkan sampah dan membuangnya pada tempat yang telah dilengkapi sensor AI. Sistem ini memberi reward poin untuk pembuangan yang benar dan denda via facial recognition untuk pelanggar. World Bank melaporkan China mencapai recycling rate 40% pada 2024, tertinggi di antara negara berkembang.
7. Jaringan Komunikasi Kuantum Anti-Hack
China meluncurkan jaringan komunikasi kuantum terpanjang di dunia (2.000 km) antara Beijing dan Shanghai. Jaringan ini secara fisik tidak bisa diretas, mengamankan komunikasi pemerintah dan perbankan. Chinese Academy of Sciences mengonfirmasi China adalah satu-satunya negara yang mengoperasikan jaringan kuantum skala nasional.
Dari langit sampai bawah tanah, China tidak hanya mengejar teknologi tetapi mendefinisikan ulang kemungkinan. Inovasi-inovasi ini menunjukkan bahwa masa depan tidak lagi sesuatu yang ditunggu, tetapi sesuatu yang dibangun dan China melakukannya dengan kecepatan dan skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Sementara China sudah meluncurkan taksi terbang dan membangun kota bawah tanah, Indonesia masih berkutat dengan banjir tahunan dan proyek kereta cepat yang molor bertahun-tahun.
Mungkin sudah waktunya kita tidak hanya mengejar, tetapi belajar bagaimana China membangun tidak hanya infrastruktur, tetapi juga disiplin dan visi yang konsisten. Jangan sampai kita hanya jadi penonton di sebuah era di mana negara lain sudah menulis masa depan.
(Sumber: World Bank, Chinese Academy of Sciences - Jaringan Komunikasi Kuantum Nasional)
Penulis: Danang Hamid